SOPA/ PIPA threatens me and YOU

diambil dari Tempo

Isu besar bulan Januari ini berasal dari Rancangan Undang-Undang Amerika Serikat terkait perlindungan kekayaan intelektual dan hak cipta, SOPA (Stop Online Piracy Act) dan PIPA (Protectiong IP Act). Undang-undang ini digagasi oleh anggota kongress partai Republik Lamar S Smith. Pada hakikatnya, SOPA/ PIPA dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan penegakan hukum di AS demi memerangi pembajakan online dan pelanggaran hak cipta.

Reaksi keras muncul dari berbagai pihak. Situs populer seperti Wikipedia (see here http://wikimediafoundation.org/wiki/English_Wikipedia_anti-SOPA_blackout), mesin pencari seperti Google dan Mozilla, melakukan kampanye untuk menolak SOPA/ PIPA. Wikipedia berpendapat bahwa SOPA/ PIPA menciptakan pembatasan terhadap kekayaan ilmu pengetahuan. Wikipedia bahkan berkampanye untuk membangitkan kesadaran publik tentang implikasi SOPA/PIPA dalam jargonnya, “Imagine the World without free knowledge.” Google, Mozilla, Facebook, Reddit dan  kelompok organisasi lainnya juga menolak SOPA/PIPA (http://id.berita.yahoo.com/bos-facebook-ikut-tolak-sopa-dan-pipa-034511472.html). Mereka berpendapat undang-undang tersebut hanya akan mengancam kebebasan berpendapat, inovasi, dan memungkinkan aparat hukum untuk menutup akses seluruh domain internet situs-situs populer. Pada 21 Januari 2012, saya terkejut membaca berita bahwa situs sharing files terkenal megaupload.com telah ditutup oleh pemerintah AS. Ketika saya mengaksesnya, tiba-tiba muncul gambar seperti di bawah ini. Para pendiri Megaupload dituduh atas pencurian hak cipta sebesar $ 500 juta dolar atau senilah 4.5 triliun rupiah. Pengadilannya di gelar di Selandia Baru, dan tuntutan terbesarnya berasal dari Amerika Serikat. (http://www.tempo.co/read/news/2012/01/20/072378624/Hacker-Anonymous-Sikat-Situs-Pemerintah)’. Penutupan situs megaupload ini  menciptakan kontroversi baru. Seniman dan pembuat film mengakui dan menganggap situs tersebut sah, di saat yang bersamaan menghargai RUU SOPA/ PIPA. dan hal ini menjadi semakin menarik, ketika pemerintah Amerika Serikat justru mendapat serangan balik dari komunitas hacker yang menamakan dirinya Anonymous”. Komunitas Hacker ini menyerang situs-situs departemen kehakiman Amerika Serikat sehingga tidak dapat diakses. Tidak hanya itu, “anonymous” juga menyerang situs-situs pendukung SOPA/ PIPA seperti perusahaan rekaman RIAA, BMI, Universal, dan Warner, dan perusahaan pembuat film MPAA.

(wah ini bagian yang menyenangkan, seandainya saja saya bisa menjadi hacker fufufufufuffu). Komunitas hacker ini memiliki akun twitter “yourAnonNews” (ayo rame2 follow kawan) dan meninggal tweet sebagai berikut:

Melalui akun Twitter @YourAnonNews, Anonymous mengkonfirmasi aksi pembajakan ini. “@YourAnonNews Word has it that FBI.govt is next to go down…will report when it is”.

Satu menit kemudian, tweet kedua muncul,

“@YourAnonNews And hadopi.fr is TANGO DOWN!”.

Hadopi yang dimaksud di sini adalah beleid Prancis untuk mengatur akses Internet, pelanggaran hak cipta, dan pembajakan.

Pada menit yang sama, muncul tweet ketiga,

“@YourAnonNews HACK THE PLANET”.

“@YourAnonNews Riaa.com isn’t loading…oops #expectus.

Riaa yang dimaksud adaah situs www.riaa.com milik perusahaan rekaman Recording Industry Association of America (RIAA). Hingga siang ini, Jumat, 20 Januari 2012, situs RIAA belum bisa dibuka.

Tiga menit kemudian,

“@YourAnonNews Copyright govt.is tango down #expectus”.

Empat menit kemudian, tweet konfirmasi terakhir mereka muncul,

“@YourAnonNews Looks like justice gov. is having some issues loading….oops”.

(http://www.tempo.co/read/news/2012/01/20/072378624/Hacker-Anonymous-Sikat-Situs-Pemerintah)

KEREN KHAN.

Megaupload BanningItu sungguh mengejutkan, saya tidak bisa membayangkan apabila situs bermanfaat lainnya bakal terancam juga seperti library.nu, 4shared.com, wordpress files, youtube. Saya mengira beberapa situs serupa juga sedang menjadi incaran aparat hukum AS, padahal SOPA/PIPA ini masih dalam tahap “discuss” belum “passed” di Senat. Reaksi paling rame berasal dari twitter, facebook, dan orang-orang non-AS. Mereka koar-koar paling keras daripada orang Amerika Sendiri (beberapa sahabat Amerika saya juga menyumpah2). Tetapi, pihak yang paling mampu untuk menghindari pengesahan RUU tersebut ialah orang-orang Amerika Sendiri. Oleh karena itu, situs wikipedia mengajak mereka untuk menghubungi perwakilan kongres masing-masing. Kalo saya sih, cuma bisa mengumpulkan pendapat melalui bebeerapa aksi menolak SOPA/ PIPA dengan memasukkan kode tempat tinggal saya ketika di Amerika Serikat dulu. Setidaknya, saya melakukan sesuatu lah.

Para pendukung SOPA/ PIPA, berpendapat Undang-undang tersebut memungkinkan perlindungan terhadap pasar dan industri-industri (perfilman Hollywood dan musik), pekerjaan, dan pendapatan dari sektor-sektor penting lainnya. Meskipun demikian, banyak juga yang berpendapat bahwa SOPA/ PIPA sebenarnya digunakan untuk melindungi (pemerintah) Amerika Serikat terhadap serangan situs-situs asing. Terkait dengan serangan situs-situs asing, dapat dilihat lebih detail pada tags “Operasi Aurora”. Seingat penulis, beberapa kali database pemerintah Amerika Serikat diserang oleh situs asing utamanya pada tahn 2009. Penyedotan besar-besaran terjadi, sayangnya saya lupa detail beritanya.

[continued]

tulisan ini dibuat untuk intro sementara, analisisnya menunggu deh. hohoho

About JurnalPhobia

Student of International Relations of Airlangga Unversity, a Senior year (semester 7)

Posted on January 21, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 117 other followers