Blog Archives

MENCIPTAKAN KEPUTUSAN ETIS DAN MENATA TANGGUNG JAWAB BISNIS SOSIAL

 

Devania Anesya/ 070810535

 

British Pretoleum adalah perusahaan pertama yang pertama kali mengimplementasikan tanggung jawab sosial dengan cara membangun komitmen untuk menyelamatkan lingkungan hidup. Lord Jon Browne, sebagai pemimpin perusahaan terbesar di dunia nomor dua, masuk ke dalam jajaran 100 orang paling berpengaruh versi majalah Times Inggris.

Jadi, apakah yang dimaksud dengan CSR? Adalah singkatan dari Corporate Social Responsibility yang mana merupakan salah satu bentuk tanggung jawab perusahaan dengan cara melayani lingkungan hidup walau seringkali diartikan sebagai salah satu bentuk sarana promosi baru di abad 21.

Tanggung jawab sosial adalah kepedulian perusahaan terhadap suatu isu sosial atau lingkungan. Jika pada dasarnya perusahaan hanya berdasar pada tanggung jawab ekonomi dan hukum, ada tanggung jawab lain di atas itu semua, yakni tanggung jawab etis (perusahaan diharapkan mampu menentukan mana yang patut dan tidak patut dikerjakan) dan philanthropic responsibiliter/ tanggung jawab kemanusiaan (yakni tanggung jawab perusahaan terhadap isu-isu kemanusiaan, misalnya bencana alam).

Dalam tanggung jawab sosial, terdapat tiga hasil: illegal dan tidak bertanggung jawab, tidak bertanggung jawab namun legal, dan legal sekaligus bertanggung jawab. Dalam illegal dan bertanggung jawab, adalah ketika suatu tindakan melanggar hukum serta merugikan lingkungan sekitar, misalnya tower telkomsel yang dibangun di tengah-tengah pemukiman dan menyebabkan beberapa penduduk sekitar mengalami kerusakan fisik/ mental adalah contoh dari tindakan ini. Pemerintah lah yang menentukan apa tindakannya masuk dalam kategori legal atau tidak, dan kemudian mengusut permasalahan. Dalam kategori kedua, tidak bertanggung jawab namun legal, contohnya dapat kita lihat dalam sponsor-sponsor rokok di Indonesia yang menyeponsori banyak acara penting di Indonesia seperti olahraga, konser, dan lain sebagainya, bahkan sponsor ditayangkan melalui pesawat televisi di jam umumnya anak-anak melihat televisi. Dan yang terakhir, legal dan bertanggung jawab, adalah apa yang diharapkan, contoh realnya adalaha Aqua yang sengaja menjual produknya lebih mahal namun konsumen diberitahu bahwa dalam setiap botol produk yang dibelinya ia turut menyumbang satu liter air bersih bagi penduduk yang kesusahan.

Kemudian apa saja pertanggung jawaban yang harus diberikan oleh stakeholder (adalah kepada siapa perusahaan harus bertanggung jawab, termasuk di dalamnya pegawai, konsumen, general public, dan investor)? Pertanggung jawab kepada pegawainya adalah dengan cara memastikan mereka mendapatkan pekerjaan dan menikmati hasilnya, di beberapa firma yang baik, mereka bahkan dibebaskan untuk mengembangkan diri dengan memberikan inovatif-inovatif kepada perusahaan. Yang kedua adalah pertanggung jawaban ke kostumer, yakni dengan cara memuaskan mereka dengan produk dan jasa layanan perusahaan, menepati janji dan bersikap jujur. Yang ketiga adalah pertanggungjawaban ke masyarakat. Ada beberapa cara dalam menjalani tingkah laku ini, misal dengan membayar pajak tepat waktu sebagai warga negara yang baik, turut dalam perlindungan lingkungan, (misal Toyota yang mengembangkan renewable energy dalam produk terbarunya agar lebih ramah lingkungan), serta turut berkontribusi dalam berbagai isu kemanusiaan melalui dana, bantuan, produk, dan sukarelawan. Pada Agustus 2005 ketika Badai Katrina mengamuk, Abbot, Alcoa, british Petroleum, Dell, Disney, Intel, Motorolla, UPS, Walgreens, dll berkontribusi $100 juta.

Yang terakhir adalah bentuk pertanggungjawaban perusahaan ke investor. Adanya investasi sosial yang mana membatasi investasi keamanan pada perusahaan yang diyakini investor terkait tanggung jawab etis dan sosial mereka. Biasanya mereka mengurangi dana investasi pada perusahaan yang memiliki sejarah penyebab polutan, tembakau, persenjataan, dan lain sebagainya terkait masalah etika. Beberapa batasan juga diberikan pada pemerintah, biasanya ketika pemerintah melakukan pendanaan pada perusahaan persenjataan. Namun beberapa investor lainnya merasa bebas membeli keamanan negaranya.

Akhir kata, CSR adalah sesuatu yang memiliki berbagai pemahaman dalam menjalankan dan mencapai tujuannya. Beberapa mengatakan itu adalah suatu bentuk kepedulian, beberapa itu adalah suatu bentuk pengembalian, dan sisanya menganggap CSR tak lebih dari salah satu bentuk ajang promosi yang efektif. Di luar itu semua, penulis berfikir cukup sederhana bahwasanya CSR adalah apa yang harus dan seharusnya diberikkan perusahaan kepada lingkungan karena perusahaan (dalam tindakan pertanggungjawaban ekonominya) turut menyumbang dalam berbagai masalah kerusakaan lingkungan yang merugikan masyarakat pada umumnya.

 

Sumber:

McDaniels, et.al. 2008. Making Ethical Decisions and Managing a Socially Responsible Business. Mason: Thomson South Western

 

IMF

 

Devania Anesya/ 070810535

 

I

MF adalah satu dari institusi yang diciptakan Bretton Woods, New Hampshire, 1944, untuk menciptkan sistem moneter internasional setelah Perang Dunia II. Jika Bank  Dunia didesain untuk memberi dana pada proyek tertentu pada negara pascaperang demi rekontruksi dan perkembangan, IMF didesain untuk mengasistensi permasalahan stabilitas makroekonomi dan memperbaiki pertukaran mata uang (dikenal dengan sebutan sistem Bretton Wood) dengan cara meminjami uang agar keluar dari masalah balance of payments. Sistem BW runtuh di awal 1970 namun IMF masih tetap beroperasi hingga sekarang.

IMF termasuk dalam golongan International Financial Institutions (IFIs). Mereka hampir memiliki banyak kesamaan dengan Organisasi intergovernmental namun juga memiliki banyak perbedaan. IFI adalah hibrida dari model standar OI, keanggotaan mereka adalah negara-negara, dan diperuntukkan pada beberapa masalah spesifik kooperasi internasional namun kondisi infrastruktur dibutuhkan dalam IFI (dalam kasus ini, khusunya IMF). Dalam cara kerja dan pengaturannya ia lebih kepada institusi untuk mencari profit/ keuntungan. Mereka memberi bunga pada setiap pinjaman, dan bunga ini lebih dari cukup untuk memenuhi biaya operasi dan kerugian pinjaman dari keduanya (Anon, buku ijo: 94). Hasilnya pemerintahan-pemerintahan tidak perlu berkonstribusi dalam mengoperasikan organisasi tersebut tiap tahunnya, tidak seperti kebanyakan OI. Namun mereka diminta untuk berkontribusi sewaktu-waktu dalam sistem kapital IFI.

Ide kerja IFI berdasarkan stuktur voting yang mana seperti kooperasi shareholding daripada kebanyakan OI. Proporsi total vote dari tiap negara anggota sama dengan proporsi kontribusi kerja kapital dari total kinerja organisasi. Dengan kata lain, semakin banyak bagian yang kau beli, semakin besar kontrol yang kamu miliki, negara industri yang besar tidak hanya berkuasa secara de facto tetapi juga secara de jure dalam segala aktivitas IFI. AS sendiri memilik 17.14% vote, dan jika dijumlahkan bersama, AS, Jepang, dan EU merupakan mayoritas. Banyak keputusan yang dapat diputuskan dengan mudah berdasar vote mayoritas namun kebanyakan keputusan fundamental membutuhkan 70% vote, dan untuk perubahan mayor struktur IMF membutuhkan 85%. Tujuh puluh persen vote itu harus terdiri dari 21 negara dengan ketiga negara dengan vote terbesar. Namun untuk mencapai 85% sendiri, AS bisa menjatuhkannya sendiri sementara kalaupun semua negara di Afrika, dan Amerika tengah dan selatan voting bersamaan pun tetap tidak akan mencukupi untuk menjatuhkan kebijakan (Anon, buku ijo).

Struktur voting ini mempengaruhi sebagian besar keputusan IFI sebab otoritas dipegang oleh sebagian besar negara peminjam yang didelegasikan sebagai managing director dan staff eksekutif. Level tertinggi managemen IFI adalah pada Dewan Kewenangan (Boards of Governors/ BOG) yang mana terdiri dari departemen finansial atau direktur bank pusat dari segala negara di dunia. BOG bertemu setiap setahun sekali di pertemuan IMF dan Bank Dunia di Washington. Managemen keseharian berada di tangan kedua puluh empat direktur eksekutif. AS, Jepang, Jerman, Prancis, Inggris, Cina, Rusia, dan Arab Saudi, sebagai delapan pemegang terbesar, mereka memiliki direktur eksekutif masing-masing (Anon, buku ijo). Keenam belas lainnya dipilih dari grup-grup negara walau seringkali yang terpilih adalah mereka dengan jumlah vote terbesar di antara anggota grup tersebut (Anon, buku ijo). Laporan pada BOD dilakukan oleh Managing Director. Walau pada prinsipnya MD dipilih oleh anggota, ada kesepakatan tidak resmi bahwa MD Bank Dunia selalu seorang Amerika dan IMF seorang Eropa.

MD IMF memiliki staf mencapai 2.650 orang dan budget operasi tahunan (tidak termasuk bunga pinjaman) sekitar $740juta (Anon, buku ijo). Staf diatur secara regional dan fungsional (Anon, buku ijo). Nilai total pinjaman dan kredit oleh IMF mencapai $90miliar (Anon, buku ijo). IMF melakukan tiga aktivitas utama: pengawasan (mengusahakan dialog antarnegara anggota dalam skala nasional dan internasional terkait kebijakan ekonomi dan finansial mereka), asisten finansial (peminjaman dan perpanjangan kredit), dan asisten teknikal (dalam praktiknya, pinjaman IMF akan membantu negara mengembangkan kebijakan fiskal dan finansial mereka).

Referensi:

Anon.–. “Money, Trade, and Multilateralism” dalam Buku Ijo. Surabaya: Peduli Mera Pink Press

 

 

 

SISTEM KEUANGAN INTERNASIONAL (2)

 

Devania Anesya/ 070810535

 

P

asar finansial yang berfungsi dengan baik adalah elemen esensial dari lingkungan bisnis internasional. Mereka mengarahkan uang dari organisasi dan ekonomi dengan excess funds kepada shortages. Pasar finansial juga memperbolehkan perusahaan untuk menukar mata uang ke mata uang lainnya. Pertukaran mata uang penting adanya dakan bisnis internasional.

Misalnya ketika kita membeli MP3 yang dibuat oleh Filipina maka kita membayar harga MP3 sesuai dengan pertukaran mata uang kita dengan peso Filipina saat itu. Dengan demikian keuntungan yang diterima oleh perusahaan MP3 Filipna tersebut sangat dipengaruhi oleh tingkat pertukaran mata uang peso dengan mata uang lainnya maka di sini manager diharuskan untuk memahami pertukaran mata uang demi keuntungan aktivitas bisnis internasional mereka.

Dua sistem yang berhubungan terkait bisnis internasional adalah pasar kapital internasional dan pasar pertukaran mata uang asing. Pasar kapital adalah sistem yang mengalokasikan sumber finansial dalam bentuk debt – pinjaman yang mana peminjam berjanji untuk membayar sejumlah pinjamannya disertai sejumlah bunga pinjamannya – dan persamaan – bagian dari kepemilikan sebuah perusahaan yang mana pemegang equity berpartisipasi dengan bagian lain dalam kepemilikan di untung rugi finansial perusahaan – berdasar penggunaan mereka yang paling efisien. Tujuan utamanya adalah untk menyediakan sebuah mekanisme melalui siapa yang akan meminjam atau menginvestasikan uang dapat dilakukan secara efisien.

Sementara dalam pasar petukaran mata uang asing, sebagaimana dalam transaksi domestik, transaksi internasional terkait dengan mata uang dari dua negara atau lebih. Apa yang dimaksud dengan pasar pertukaran mata uang adalah pasar di mana mata uang diperjualbelikan dan harga-harga mereka telah ditentukan dalam tingkat pertukaran yang spesifik. Tingkat pertukaran tersebut berdasar pada seberapa besar transaksi, penjual yang melakukannya, kondisi ekonomi pada umumnya, dan kadang, mandate dari pemerintahan.

Pasar pertukaran mata uang bukanlah sumber sebenarnya dari finansial perusahaan melainkan memfasilitasi kegiatan finansial korporasu dan transaksi internasional. Investor menggunakan mata uang asing dengan empat alasan utama. Konversi mata uang penting ketika perusahaan ingin membawa keuntungan dari perdagangan internasional, ia harus mengubahnya dalam mata uang negara asal perusahaan itu berdiri.

Diriview dari:

Daniels, John D. 2007. International Business: Environment and Operations. New Jersey: Pearson Prentice Hall

 

UTS KISI-KISI BERDASAR SILABUS


1. Memahami Bisnis Internasional

- Pengertian binal dan ruang lingkupnya : Bisnis Internasional adalah bisnis yang kegiatan-kegiatannya melewati batas-batas negara. Ketika pasar domestik mengalami kejenuhan dan pertumbuhan penjualan mulai melambat, → mengembangkan bisnis di negara lain→ contoh, McDonald di Rusia, Nike merancang sepatu sepak bola untuk Brasil → memperluas pasarnya, mencari peluang untuk berkembang di negara lain, mengurangi ketergantungan ekonomi di negara asalnya serta mencapai produksi dan distribusi yang ekonomis → missal: General Motor Corp, seiring dengan penurunan pangsa pasar kendaran ringan di Amerika telah mengalihkan penjualannya ke Argentina, Polandia, Cina dan Thailand untuk model-model seperti Opel Corsa.

2. Lingkungan Eksternal Binal

- Pada tahun 1990, negara demi negara mulai mengadopsi mekanisme pasar yang mereduksi peran negara dalam perekonomian, meningkatkan stabilitas makroekonomi, dan meningkatkan pendapatan personal.

- Meningkatnya kekuatan beli konsumen membawa kesuksesan bagi banyak perusahaan multinasional→ misalnya McDonald → pembukaan cabang di Rusia 1990→ lima pasar paling menguntungkan di dunia setelah Inggris, Prancis, Jerman, dan Spanyol→ McDonald memecahkan tantangan lingkungan ekonomi USSR → dengan melakukan skoring suplai negara, mengkontrak beberapa item seperti susu, keju chedar, dan daging. Untuk meyakinkan bahwa kualitas suplai cukup memadai, mereka melakukan bantuan dan pendidikan bagi petani dan peternak agar mendapatkan produk sesuai standar mereka. Bagaimanapun seseuai dengan berjalannya waktu McDonald telah membantu mengembangkan pelayanan makanan di Rusia → menarik minat konsumen: dalam perayaan pembukaannya, McDonald tak hanya merefleksikan kentang goreng dan hamburger tetapi juga dipenuhi oleh simbol-simbol politis Soviet, yang kemudian teridentifikasi sebagai usaha Mikhail Gorbachev yang berusaha menggerakkan negaranya dari negara yang state-controlled menuju sebuah ekonomi pasar. → Mendapatkan tenaga kerja di Rusia sangatlah mudah karena dipengaruhi oleh angka pengangguran yang tinggi→          Saat pembukaan pertama McDonald di Rusia, Pengunjung terus menerus berdatangan walaupun harga dari sebuah Big Mac, kentang goreng, dan soft drink sebesar dengan rata-rata penghasilan orang Rusia per 4 jam! → pada perjalanannya McDonald masih terus betahan dalam beberapa krisis Rusia, misalnya pada keruntuhan Uni Soviet di tahun 1991 → Dari sini dapat kita pahami bahwa ketika sebuah perusahaan berencana untuk membuka bisnisnya ke negara lain, ia harus memperhatikan kesejahteraan, pendapatan, stabilitas, kemiskinan, dan lain sebagainya→ dengan menemukan jalan untuk beradaptasi, memahami, dan mengintrepetasikan perubahan dalam ekonomi pasar akan membawa perusahaan multinasional pada kesuksesan besar sebab Perubahan dalam lingkungan ekonomi dapat memberi efek terhadap perubahan beberapa karakteristik. Beberapa bersifat langsung dan beberapa berhubungan dengan lingkungan, perusahaan, dan kompetitor.

- manager memperhatikan dan mengukur kemakmuran suatu negara, pendapatannya, stabilitas sosio politik dan kulturnya, sekaligus tingkat kemiskinan dan sejenisnya[1] → Salah satu indikator pertumbuhan ekonomi ialah

1. Gross National Income (GNI). GNI mengukur pendapatan berasal dari total produksti domesti dan kegiatan produktsi internasional oleh perushaan nasional. Salah satu bagian penting GNI ialah Gross National Product (GDP). GDP adalah nilai dari semua barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu batas wilayah negara dalam satu tahun, meliputi sejumlah yang dihasilkan oleh perusahaan nasional maupun perusahaan asing beroperasi lokal.

2. tingkat perubahan. Perubahan pertumbuhan ekonomi dalam kurun waktu tertentu dalam tahun menjadi indikator potensial menarik investasi asing

3. kekuatan daya beli

4. tingkat kualitas pertumbuhan manusia. Apabila perkiraan pertumbuhan manusia dinilai negatif, maka kemungkinan perusahaan itu hanya berinvestasi jangka pendek saja. Apabila sebaliknya, maka kemungkinan besar perusahaan tersebut berinvestasi jangka panjang.

- Fitur-fitur ekonomi ekonomi yang mempengarauhi investor asing dalam berinvestasi di negara tujuan.

1. inflasi. Hiperinflasi menyebabkan kecenderungan investasi jangka pendek dan mempengaruhi kemampuan daya beli konsumen

2. pengangguran. Pengangguran apabila tidak diatasi dengan insentif kebijakan yang tepat, pengguran menciptakan tekanan sosial, instabilitas politik, sekaligus menekan pertumbuhan ekonomi.

3. hutang. Hutang dideskripsikan sebagai kewajiban keuangan pemeirntah meliputi pinjaman dari warganegaranya, amaupun organsiasi asing dan pemerintah asing dan atau institusi internasional. Semakin besar kewajiban tersebut maka perekonomiannya makin tidak stabil.

4. Pertumbuhan ekonomi juga sangat ditentukan oleh pemerataan pendapatan (distribusi pendapatan). mereka berasumsi bahwa pemerataan pendapatan mencerminkan kesuksesan dan sustainbilitas pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, investor lebih positif berinvestasi di suatu negara yang mana tingkat perbedaan distribusi pendapatannya tidak terlalu signifikan.

5. kemiskinan. kemiskinan dinilai menimbulkan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Kemiskinan dapat menciptakan tindak kriminalitas sekaligus cermin berbagai dampak negatif ekonomi yang tidak bisa diantisipasi oleh negara.

6. keseimbangan pembayaran. Keseimbangan pembayaran umumnya berisi rekaman transaksi internasional suatu negara yang dilakukan oleh pemerintah, perusahaan maupun individu-individu. Balance of Payments (BOP) terdiri dari dua hal yakni current account dan capital account.

Diriview dari:

Wild, John J, Wild, Kenneth L., & Han, Jerry C.Y. 2008. International Business: The Challenges of Globalization. New Jersey: Pearson Practice Hall

3 & 4 PERDAGANGAN INTERNASIONAL I DAN II

-         Perdagangan internasional merupakan tempat di mana konsumen membeli barang dari produsen dari satu negara ke negara lain.

-         Aktivitas perdagangan internasional meliputi sekluruh kegiatan ekonomi global → Pelaku: aktor negara hingga nonegara.

-          Negara mendapatkan keuntungan berupa kenaikan pendapatan perkapita sekaligus pendapatan produk domestik (GDP)

-          Perdagangan internasional memperkenankan negara melakukan spesialisasi industri→  mengefektifkan, mengefisienkan sumber daya alamnya.

-          Bagi liberalisme: perdagangan bebas merupakan momen penting untuk pertumbuhan ekonomi. Akan tetapi, beberapa negara melihat konteks perdagangan internasional dengan konsep sebaliknya: cenderung membatasi perdagangan internasional dengan proteksionisme terhadap banjir impor, termasuk tarif import, kuota impor, antidumping, dan lainnya.

-          Globalisasi diyakini menguntungkan untuk meningkatkan ekonomi suatu negara.

-          apa yang membuat negara berkenan untuk melakukan perdagangan? Berikut penjelasannya → Perdagangan antar negara sudah merupakan bagian sejarah dunia → pertukaran kuda, teh dan budak antara China dan beebrapa daerah di Asia dan Eropa → Orang-orang ekonomi beranggapan bahwa perdangan terjadi secara natural ketika negara-negara menspesialisasikan industrinya.

-          Teori ekonomi menyatakan bahwa keuntungan komparatif di masing-masing era spesialisasi membuat negara semakin untung→ teori keuntungan komparatif, James Harrigan dan Egon Zakrajsek.

-          Apa itu perdagangan internasional: Transaksi perdagangan produsen-konsumen antarnegara (Jeff Borland, 2008), “Trading accross borders” (Donald E Ball, 2004)

-          Mengapa butuh Perdagangan?

  1. Produsen membutuhkan konsumen untuk membeli barang produksinya.
  2. Konsumen membutuhkan produsen untuk memenuhi kebutuhannya.
  3. Perbedaan endowment resourches
  4. Karena proses saling membutuhkan
  5. Perdagangan Internasional terjadi karena suatu negara tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakatnya sendiri
  6. Alasan Hubungan Antar Negara Dalam Pola Perdagangan (klasik): memperoleh strategi atau tujuan militer, mendapatkan tanah baru, dan bahkan dalam upaya menyebarkan pengaruh agama. (Jeff Borland, 2008)

-          Dasar Perkembangan Free Trade

  1. absolute advantage atau keuntungan absolut, efisiensi produksi melalui spesialisasi atas barang atau jasa akan menghasilkan harga produksi yang lebih murah dari pada kompetitor, sehingga keuntungan yang dapat diperoleh secara maksimal. (Adam Smith)
  2. keuntungan komparatif atau comparative advantage, yaitu negara masih dapat memperoleh keuntungan meskipun kompetitor mampu menghasilkan harga yang lebih murah. (David Ricardo )

-          Manfaat Fair Trade:

  1. Fair and stable prices
  2. Extra income
  3. Environmental stuff
  4. Stronger position in world markets
  5. Closer links between consumers and producers

-          Peran Negara dalam Perdagangan Internasional:

  1. Liberalis (Adam Smith) à tidak ada. Pasar sebebas-bebasnya! → Contoh kebijakan: monetaris model
  2. Neoliberalis (Keynes) à regulator, kontrol, pengawasan →  ISI (Import substitution industrialization)

REFERENSI

Borland, Jeff. 2008. ‘Internasional Trade’ dalam Microeconomics Case Studies and Application. Melbourne: Cengage Learning Australia

5. SISTEM KEUANGAN INTERNASIONAL (1)

- Fungsi Uang: 1 alat tukar, 2 sebagai store of value, dan 3 sebagai unit dalam akuntansi (Sobel, 2009: 263).

- beberapa cara dalam pengukuran suplai uang yaitu pertama,

1. M1 Money Supply (Sobel, 2009: 265), di mana dalam suatu pasar, uang tidak selalu digunakan sebagai alat tukar langsung untuk membeli barang atau jasa. Cek deposit adalah bentuk lain dari uang yang bisa digunakan untuk melakukan transaksi. Cek deposit adalah suatu alat pengganti sementara dari uang. Terdapat dua macam cek deposit yaitu unlimited deposit dan limited deposit. Jadi dalam pengukuran M1 terkait dalam tiga hal: suplai uang yang tersirkulasi saat ini, cek deposit, dan traveler’s check.

2. broader M2 money supply, yang terdiri M1 ditambah dengan saving deposit, time deposit kurang dari $100,000, dan money market mutual fund. Kemudian satu lagi inovasi yang ditemukan dalam mempermudah transaksi adalah kartu kredit – ketersediaan uang berdasarkan pinjaman.

- pentingnya Bisnis perbankan: Alokasi yang efisien yang dilakukan oleh bank untuk dana investasi merupakan sumber penting dalam pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, pengawasan terhadap para peminjam dana harus dilakukan dengan benar oleh pihak bank, agar tidak terjadi kerugian yang akan ditanggung oleh bank tersebut.

- Sistem perbankan saat ini hampir sama dengan sistem goldsmith – yang memperluas penyebaran mata uangnya melalui pinjaman. Di Amerika misalnya, saat ini ia menggunakan sistem fractional reserve bank yang memperbolehkan bank menyimpan kurang dari 100% deposit mereka untuk digunakan dalam bentuk required reserve – vault cash dan lainnya.

- Industri perbankan juga memiliki perbedaan dengan sistem goldsmiths, diantaranya adalah aksi bank-bank individual itu, saat ini, diatur oleh bank sentral. Bank sentral diharuskan untuk mengikuti kebijakan yang dibuat untuk memajukan ekonomi yang sehat. Jika suatu bank gagal dalam melaksanakan kegiatannya, maka yang dirugikan tidak hanya pemilik bank dan pegawainya saja, namun juga para debitor yang terlibat dalam kegiatan bank tersebut. Untuk mengatasi kegagalan bank tersebut, pada tahun 1930an dibentuk FDIC (Federal Deposit Insurance Corporation), di mana para nasabah akan mendapatkan garansi dari transaksi yang dilakukan apabila bank tersebut mengalami kegagalan. Akhirnya, kegagalan bank pun jarang ditemui lagi.

- Keberadaan jumlah uang di sebagian besar negara biasanya dikontrol terutama oleh pemerintah lewat bank pusat. Tujuan utamanya adalah untuk meregulasi suplai uang dan menyediakan kebijakan iklim moneter yang terbaik bagi seluruh perekonomian. Pusat dari penciptaan kebijakan adalah – biasa disebut dengan – board of governors. Ia menyediakan aturan dan regulasi yang mempengaruhi di segala insttusi deposit. Diciptakan pula federal reserve district bank yang bertanggung jawab dalam memonitori bank komersial di daerah masing-masing.

- Salah satu fungsi bank sentral khususnya di Amerika Serikat adalah meregulasi arus uang di dalam negeri, karena itu, The Fed memiliki The Federal Open Market Committee sebagai komite pelaksana tata regulasi tersebut. Komite ini yang merumuskan kebijakan yang diambil bank sentral, apakah menjual atau membeli obligasi negara sebagai upaya mengatur arus uang. Karena besarnya pengaruh kebijakan yang diambil, komite ini terdiri dari 7 anggota Board of Governors, presiden dari bank sentral di distrik New York, dan 4 dari 11 presiden di distrik lain.

- Bank sentral ini harus bebas dari kepentingan, misalnya di AS, dengan cara: pertama, panjangnya masa tugas pejabat bank yang mengharuskan pejabat bebas dari tekanan politik. Kedua, setiap pejabat baru ditunjuk dalam masa 2 tahunan dan melampaui masa kepresidenan, sehingga The Fed memiliki wewenang sendiri dalam memutuskan. Ketiga, The Fed mampu menghasilkan aset sendiri tanpa bergantung alokasi dari budget pemerintah. Keempat, The Fed terbebas dari pemeriksaan audit dari General Accounting Office. Di Jepang, Inggris, dan Kanada, peran bank sentral juga terbebas dari pengaruh eksekutif dan legislatif di dalamnya. Akan tetapi, di negara-negara seperti Amerika Latin bahkan Indonesia sendiri, kebijakan politis elit seringkali mempengaruhi secara langsung kebijakan yang diambil bank sentral.

- Bagaimanakan Fed megatur suplai uang? Ada tiga cara: pertama melalui reserve requirement, open market operations – jual beli obligasi, dan yang ketiga adalah discount rate and federal fund ratepembayaran bunga pinjaman serta pengaturan jumlah uang yang beredar dengan memainkan tingkat bunga bank sentral terhadap bank umum. Bank umum terkadang mengalami kekurangan uang sehingga harus meminjam ke bank sentral. Untuk membuat jumlah uang bertambah, pemerintah menurunkan tingkat bunga bank sentral, serta sebaliknya menaikkan tingkat bunga demi membuat uang yang beredar berkurang. Peminjaman uang kepada bank sentral sifatnya hanyalah sementara.

- Perubahan nature of money saat ini bergerak menuju kepada penggunaan mata uang yang lebih sedikit. Beberapa negara Amerika mulai mengadopsi mata uang dollar AS, beberapa negara Eropa mulai mengadopsi Euro, dan negara-negara Asia semakin bergerak ke mata uang dominan Yen Jepang dan Yuan milik Cina. Dengan demikian perlahan-lahan dunia akan menciptakan harga yang lebih stabil, dan semakin mereduksi cost transaksi. Namun keburukannya, ia juga mereduksi reliabilitas terhadap beragam pengukuran suplai uang dan juga mengaburkan meaning of money.

Diriview dari:

Sobel, Russell S. 2009. Understandng Economic: Money and Banking System. Mason: South Western Cengage Learning

Keyword:

APA ITU UANG?

ž  Uang sebagai medium of exchange

ž  Uang sebagai store of value

ž  uang sebagai unit of account

BAGAIMANA SUPLAI UANG MEMPENGARUHI VALUE-NYA?

Keberadaan jumlah uang dikontrol terutama oleh pemerintah lewat bank pusat.

BAGAIMANA SUPLAI UANG DIUKUR

ž  Suplai uang M1

  1. Sirkulasi sekarang
  2. Deposit yang tersedia dalam institusi deposit
  3. Traveler’s check

ž  Suplai uang Broader M2

  1. Deposit yang disimpan
  2. Time deposit dalam institusi
  3. Money market mutual fund shares

ž  Kartu Kredit vs Uang à uang yg didapat dari pinjaman

BISNIS PERBANKAN

ž  Sistem perbankan merupakan komponen penting dalam pasar modal.

ž  Kegiatan yang dilakukan : membantu orang- orang yang ingin menyimpan uangnya ataupun membantu orang yang ingin meminjam dana untuk melakukan investasi pada suatu perusahaan.

ž  Sumber utama pendapatan bank berasal dari pinjaman yang mereka lakukan.

ž  Alokasi yang efisien yang dilakukan oleh bank untuk dana investasi merupakan sumber penting dalam pertumbuhan ekonomi.

FRACTINAL RESERVE BANKING

ž  Secara prinsip sistem perbankan saat ini sama dengan sistem goldsmith

ž  US saat ini menggunakan sistem fractional reserve banking à sistem yang memperbolehkan bank untuk menyimpan kurang dari 100% deposit mereka dalam bentuk vault cash dan lainnya à required reserved

BANK RUNS, BANK FAILURES & INSURANSI DEPOSIT

ž  Bank runs à kepanikan nasabah menarik uangnya karena kehilangan kepercayaan à sementara dalam fractional reserve, jumlah uang tidak memadai à Bank Failure

ž   Bank Failure di AS 1920-1930 à federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) 1934 à menjamin deposit nasabah bank sampai batas 100.000 $ per akun à menambah kepercayaan

ž  Bank Failure sekarang jarang terjadi

FEDERAL RESERVE SYSTEM

ž  Structure of the Fed

ž  The Board of Governos

ž  The Federal Reserve District Banks

ž  The Federal Open market Committee

ž  The independence of the Fed

BAGAIMANA FED MENGKONTROL SUPLAI UANG

ž  Mengadakan reserve requirement

ž  Membeli dan menjual U.S Security di Open market

ž  Mengatur suku bunga  à discount rate dan federal funds rate

PERUBAHAN NATURE OF MONEY DI SELURUH DUNIA

ž  Euro à januari 2002, terdapat satu pertukaran mata uang antarnegara (12 negara) Eropa yang disebut Euro à diatur oleh bak sentral European Central Bank (ECB) à ECB juga mengatur kebijakan antar12 negara tersebut à tujuannya untuk mereduksi cost transaksi antarnegara, memciptakan harga yang stabil, dan men-challenge penggunaan dollar dan yen

ž  Pergerakan menuju currencies yang lebih sedikit à sepertinya dollar AS akan menjadi mata uang dominan di Amerika, Euro di Eropa, yen jepang dan yuan cina di Asia

Sobel, Russel S. 2009. Understanding Economic. Mason: South Western Cengage Learning

SISTEM KEUANGAN INTERNASIONAL (2)

-          Pasar uang bekerja dalam menyediakan mekanisme bagi mereka yang hendak meminjam atau mengivestasikan uang secara efisien[2]. Pasar uang bekerja dengan membantu individual maupun institusi untuk meminjam uang yang individual dan institusi lain berkenan meminjamkan[3]. Institusi tersebut dapat berbentuk bank komersial dan bank investasi.

-          Pasar uang bekerja sebagai gabungan peminjam dan pemberi pinjaman dalam pasar keuangan nasional yang berbeda.

-          Pebisnis umumnya tertarik mencermati nilai tukar dalam kurun waktu tertentu karena perubahan nilai tukar mempengaruhi secara langsung transaksi internasional[4].

-          Pasar finansial bergerak secara fenomenal sejak 1980 yang mana ideologi dominan yang berkembang saat itu berasal dari pemikiran Adam Smith tentang “invisible hand”

-          Wallstreet, Nasdaq, dan The City di London menjadi sentralisasi bursa saham dunia yang bergerak sangat dinamis. Angka transaksi uang yang beredar di pasar modal jauh lebih besar ketimbang yang berputar di masyarakat. Padahal, aset finansial hanya klaim di atas kertas atas aset riil dan aset produktif.

-          Pergerakannya yang sangat dinamis dengan ekuitas yang melebihi suplai uang yang beredar di masyarakat mengakibatkan transaksi antara konsumen dan produsen dalam dunia investasi mustahil terkontrol. Baik negara maupun organisasi internasional institusi moneter tidak memiliki kuasa dan wewenang untuk mengendalikan fluktuasi bursa saham → Greenspan (2007): terdapat keterbatasan regulasi karena regulator sering tidak mengetahui sumber krisis dan tidak tahu menahu. Bahkan bank Sentral Amerika, The Fed, tidak mampu menjelaskan apabila terjadi anomali pasar. Upaya mengatasi problema yang melanda sering dilakukan dengan data tidak lengkap, tidak akurat, tidak logis, dan tidak kuat secara hukum[5].

-          Kerja sama regulasi global dibutuhkan sebagai upaya antisipasi dampak negatif lalu lintas pasar global. Di sinilah urgensi peran pemerintah dan otoritas moneter guna memonitor dan mengendalikan pasar finansial global—seperti menetapkan capital control—untuk mendukung kebijakan ekonomi global[6].

Cahyono, Imam. 2008. Misteri Globalisasi Finansial. Kompas. [Online] 02 Januari 2008. [Dikutip: 25 Oktober 2010.] http://www.kompas.com/kompascetak/read.php?cnt=.kompascetak.xml.2008.02.01..

John D. Daniels, Lee H. radebaugh,, and Daniel P. Sullivan. 2007. International Business: environment and Operations. New Jersey : Pearson Prentice Hall, 2007.

 

7. PENANAMAN MODAL ASING LANGSUNG

Apakah FDI itu?

-       FDI (Foreign Direct Investment) atau investasi langsung luar negeri → sebuah perusahaan dari satu negara menanamkan modalnya dalam jangka panjang ke sebuah perusahaan di negara lain → perusahaan yang ada di negara asal (biasa disebut ‘home country’) bisa mengendalikan perusahaan yang ada di negara tujuan investasi (biasa disebut ‘host country’) baik sebagian atau seluruhnya→ Caranya dengan si penanam modal membeli perusahaan di luar negeri yang sudah ada atau menyediakan modal untuk membangun perusahaan baru di sana atau membeli sahamnya sekurangnya 10%.

-       FDI terkait dengan investasi aset-aset produktif, misalnya pembelian atau konstruksi sebuah pabrik, pembelian tanah, peralatan atau bangunan; atau konstruksi peralatan atau bangunan yang baru yang dilakukan oleh perusahaan asing. Penanaman kembali modal (reinvestment) dari pendapatan perusahaan dan penyediaan pinjaman jangka pendek dan panjang antara perusahaan induk dan perusahaan anak atau afiliasinya juga dikategorikan sebagai investasi langsung. Kini mulai muncul corak-corak baru dalam FDI seperti pemberian lisensi atas penggunaan teknologi tinggi.

-       Sebagian besar FDI ini merupakan kepemilikan penuh atau hampir penuh dari sebuah perusahaan. Termasuk juga perusahaan-perusahaan yang dimiliki bersama (joint ventures) dan aliansi strategis dengan perusahaan-perusahaan lokal. Joint ventures yang melibatkan tiga pihak atau lebih biasanya disebut sindikasi (atau ‘syndicates’) dan biasanya dibentuk untuk proyek tertentu seperti konstruksi skala luas atau proyek pekerjaan umum yang melibatkan dan membutuhkan berbagai jenis keahlian dan sumberdaya. Istilah FDI biasanya tidak mencakup investasi asing di bursa saham.

-       FDI memainkan peran penting dalam proses internasionalisasi bisnis. Perubahan yang sangat besar telah terjadi baik dari segi ukuran, cakupan, dan metode FDI dalam dekade terakhir. Perubahan-perubahan ini terjadi karena perkembangan teknologi, pengurangan pembatasan bagi investasi asing dan akuisisi di banyak negara, serta deregulasi dan privatisasi di berbagai industri. Berkembangnya sistem teknologi informasi serta komunikasi global yang makin murah memungkinkan manajemen investasi asing dilakukan dengan jauh lebih mudah.

-       Pengaruh terbesar FDI ini ada di negara-negara berkembang, dimana aliran FDI telah meningkat pesat dari rata-rata di bawah $10 milyar pada tahun 1970an menjadi lebih dari $200 milyar pada tahun 1999. Jumlah FDI di ‘Dunia Ketiga’ kini mencapai hampir seperempat FDI global. Di antara negara-negara lainnya, Cina adalah negara tuan rumah terbesar bagi FDI. Perusahaan-perusahaan multinasional besar dan konglomerat-konglomerat masih menjadi bagian terbesar dari FDI (sumber: UNCTAD). Negara-negara ASEAN dengan penghasilan menengah seperti Malaysia, Thailand, Indonesia, dan Filipina kini tengah menghadapi tantangan utama untuk meningkatkan daya saing dan daya tarik mereka sebagai tuan rumah bagi FDI dalam lingkungan ekonomi yang berubah dengan pesat.

-       Patut dicatat pula bahwa dana Bantuan Pembangunan Luar Negeri atau ODA (Overseas Development Assistance) dulunya adalah sumber utama dana pembangunan di banyak negara berkembang. Namun, pada tahun 2000 total ODA hanya tinggal setengah dari jumlahnya sebelum tahun 1990an. Pembiayaan swasta (privat), melalui FDI, telah menjadi sumber terbesar dari dana ‘pembangunan’. Peningkatan luarbiasa FDI ini adalah akibat dari pertumbuhan pesat perusahaan-perusahaan transnasional dalam ekonomi global. Dari hanya sekitar 7.000 perusahaan multinasional di tahun 1960, angka itu melejit melampaui 63.000 dengan sekitar 690.000 afiliasi atau cabang menjelang akhir tahun 1990an. Lebih dari 75% dari perusahaan-perusahaan ini berasal dari negara maju di Eropa Barat dan Amerika Utara, sementara perusahaan-perusahaan subsider(cabang)nya beroperasi di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Inilah gambaran sektor privat yang diperkirakan menguasai lebih dari duapertiga perdagangan internasional.

-       Pemerintah sangat memberi perhatiaan pada FDI karena aliran investasi masuk dan keluar dari negara mereka bisa mempunyai akibat yang signifikan. Para ekonom menganggap FDI sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi karena memberi kontribusi pada ukuran-ukuran ekonomi nasional seperti Produk Domestik Bruto (PDB/GDP), Gross Fixed Capital Formation (GFCF, total investasi dalam ekonomi negara tuan rumah) dan saldo pembayaran. Mereka juga berpendapat bahwa FDI mendorong pembangunan karena-bagi negara tuan rumah atau perusahaan lokal yang menerima investasi itu-FDI menjadi sumber tumbuhnya teknologi, proses, produk sistem organisasi, dan ketrampilan manajemen yang baru. Lebih lanjut, FDI juga membuka pasar dan jalur pemasaran yang baru bagi perusahaan, fasilitas produksi yang lebih murah dan akses pada teknologi, produk, ketrampilan, dan pendanaan yang baru.

-       Mereka yang menentang mencatat bahwa FDI memberi makna lain pada ungkapan “Berpikir global, bertindak lokal” (‘Think globally, act locally’). Mereka berpendapat bahwa FDI lebih menguntungkan negara asal (negara dari mana investasi itu ditanamkan) daripada negara tuan rumah (negara tujuan dimana investasi itu ditanamkan). Konglomerat-konglomerat multinasional dapat menggunakan kekuasaan mereka yang besar terhadap ekonomi-ekonomi yang lebih kecil dan lebih lemah. Mereka bisa menghabisi kompetisi lokal. FDI bisa membuat sebuah pabrik meningkatkan kapasitas produksi totalnya (seringkali juga dengan biaya yang jauh lebih rendah daripada di negara asalnya); membawa produknya lebih dekat ke pasar-pasar luar negeri; membuka kantor-kantor penjualan lokal di negara tuan rumah; berkelit dari berbagai ‘hambatan dagang’ (trade barriers) dan menghindari tekanan pemerintah luar negeri pada produksi lokal.

-       Lobi melawan FDI bisa dilakukan para pengkampanye dengan membuat perusahaan-perusahaan tersebut tahu risiko finansial atas investasi mereka dalam produksi yang tidak berkelanjutan secara sosial maupun lingkungan. Sejarah konflik atau catatan buruk pelanggaran hak asasi manusia di daerah tertentu negara tuan rumah dimana investasi asing hendak ditujukan membuat perusahaan lebih sulit mendapatkan jaminan atas risiko politik. Perusahaan multinasional seharusnya juga ditekan untuk mengadaptasi standar internasional tertinggi atas hak-hak masyarakat adat, dampak lingkungan, dan syarat-syarat kesehatan dan keselamatan kerja. Inisiatif-inisiatif PBB seperti Global Compact, Equator Principles, dan prinsip-prinsip tatakelola korporasi dari OECD bisa digunakan untuk membuat bank dan agen pembiayaan lain menghentikan pembiayaan investasi yang secara sosial atau lingkungan merusak. Banyak perusahaan lain kini mempunyai panduan tanggung jawab sosial korporasi-nya masing-masing. Aksi langsung di dalam dan di seputar berlangsungnya RUT (Rapat Umum Tahunan) pemegang saham perusahaan-perusahaan internasional juga terbukti menjadi alat yang efektif untuk menghasilkan publisitas.

-       Salah satu kemungkinan mempengaruhi investasi asing adalah dengan mendorong investasi etis atau investasi yang bertanggungjawab secara sosial, yang biasa disebut SRI (Socially Responsible Investment). Walaupun belum menjadi arus utama, pasar SRI telah meningkat secara berarti. Di Inggris, SRI telah mencapai £7,1 milyar. Di AS, skema investasi etis telah mencapai US$153 milyar menjelang tahun 2000, sebuah peningkatan pesat dari US$12 milyar pada tahun 1995. Menurut laporan, sekitar 12% dari investasi total yang dikelola di AS adalah bagian dari skema SRI.

Sumber:
www.going-global.com/articles/understanding_foreign_direct_investment.htm dan

www.jubileedebtcampaign.org.uk/

 


[1] Anonim. Environmental Economic. (unknown: unknown, 2010), p.xx.

[2] John D Daniels, et.al, (2007), International Business: Environment and Operations, Prentice hall, New Jersey, p. 248

[3] Ibid., p. 248

[4] Ibid., p. 269

[5] Ibid., Imam, (2008), Misteri Globalisasi Finansial

[6] Ibid., Imam, (2008), Misteri Globalisasi Finansial

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 151 other followers