Blog Archives

KISI KISI UTS METAN/ ANALISIS HUBUNGAN INTERNASIONAL

KISI2 UTS

SELUK BELUK RISET

Blaxter, Loraine, et. al. 2001. How to Research (terj.). Jakarta: Indeks

-          Blaxter (2001: 6) riset adalah cara yang terencana, yang penuh kehati-hatian, yang sistematis, dan dapat diandalkan untuk menemukan atau mendalami suatu pemahaman.

-          riset pada esensinya bersifat siklis sehingga dapat dimasuki dalam titik manapun dan oleh karenanya merupakan proses yang tiada akhir.

-          beberapa jenis riset, meliputi:

  1. Riset yang murni, terapan, dan strategis
  2. Riset yang deskriptif, penuh penjelasan, serta evaluasi
  3. Riset pasar dan akademis
  4. Riset yang menelusuri, mencoba, dan menyelesaikan permasalahan
  5. Riset yang samar-samar, adversarial, dan berkolaborasi
  6. Riset yang mendasar, terapan, instrumental. Bersifat partisipatif dan juga tindakan.

-          Metode merupakan cara tertata guna mencapai suatu maksud yang diinginkan. Metode penelitian adalah ilmu yang mempelajari cara yang digunakan untuk menyelidiki masalah yang memerlukan pemecahan.

-          Metodologi penelitian menuntun dan mengarahkan pelaksanaan penelitian agar hasil penelitian sesuai dengan realitas yang terjadi selama riset dilakukan.

-          Motivasi…

DASAR2 FILOSOFI RISET

Walliman, Nicholas. 2006. Your Graduate Dissertation. London: Sage

-          positivisme, relativisme, atau rekonsiliasisme

-          Dalam positivisme terdapat pula beberapa asumsi yang mengikutinya, yakni:

  1. Order: terdapat banyak pendapat bahwa jagad raya ini adalah sejenis order dan karenanya mungkin bagi kita untuk mencapai sebuah pemahaman dan mengijinkan kita untuk memprediksi. Namun harus diakui pula bahwa suatu fenomena seringkali terlalu rumit untuk dicari informasi yang cukup dan dipahami.
  2. Realitas eksternal: bahwa setiap orang berbagi realitas yang sama dan bahwa kita semua tidak hidup di dunia yang berbeda yang mengikuti aturan yang berbeda pula. Meskipun banyak yang memperdebatkan nature of reality ini, positivis percaya bahwa ilmu pengetahuan selalu dapat diverifikasi dan dibagikan.
  3. Reliabelitas: bahwa intelek manusia dan persepsinya bersifat reliable. Masing-masing dapat bergantung pada perasaan dan metode berpikir mereka.
  4. 4. Parsimony: bahwa penjelasan probability tersederhana adalah yang terbaik. Formula Einstein E= mc2 adalah contoh teori yang bagus.
  5. 5. Generalitas: bahwa hasilnya harus relevan tidak hanya satu kasus tertentu dalam satu waktu namun juga merupakan generalisasi dari lainnya.

-          Relativisme berpendapat bahwa manusia terikat dengan kejadian-kejadian di dunia dan itu membuatnya mungkin bagi setiap orang untuk berdiri di suatu sisi dan mengamati sebagian “dari kejauhan”.

-          parsimoni, relativis percaya hidup dan masyarakat tidak sesederhana dan seragam yang membuat penjelasan sederhana menjadi mungkin sebab simplikasi biasanya menyiratkan oversimplikasi. Sebab keunikan dari masing-masing manusia sangat sulit untuk memprediksikan masa depan dengan kondisi serupa.

-          rekonsiliasionisme mencoba menemukan jalan tengah. Mereka menegaskan bahwa kita dapat mengetahui sesuatu tertentu yang membuat prediksi menjadi mungkin, misalnya teknologi dan subjek sains, namun mereka masih tidak dapat mengelak bahwa manusia–dengan segala komplikasi dan kegagalan inherensinya–begitu banyak subjek yang masih perlu diperdebatkan dan dipandang dengan intrepretasi yang berbeda pula.

-          induksi dan deduksi

ETIKA DALAM RISET

Walliman, Nicholas. 2006. “What’s All This About Ethics?” dalam Your Undrgraduate Dissertation. London: Sage

common sense atau tindakan yang sopan, Beberapa memiliki karakter yang lebih formal dan membutuhkan usaha organisasional yang nyata untuk memenuhi requirement-nya

  1. Berterima kasih atas karya orang lain → sistem referensi dan acknowledgment → paraphrase dan plagiarism?
  2. Menghargai orang lain → 1alasan memewawancara, 2perizinan, 3anonimitas, 4perizinan 5pencantuman identitas, 6cek draft, 7keadilan, bias gender, 8tepat waktu, 9hidari 10perselisihan, 11terima kasih
  3. Kejujuran dan subyektivitas ilmuwan→ kesalahan atau mungkin “tindakan yang harus dihindari” oleh periset lain

 

 

 

PENELITIAN KUANTITATIF

Silalahi, Ulber. 2006. “Paradigma Penelitian” dalam Metode Penelitian Sosial. Bandung: Unpar Press

Blaxter, Loraine, et.al. 2001. “Tentang Metode-Metode” dalam How to Research : Seluk Beluk Melakukan Riset. Jakarta: Gramedia

-          metode riset kuantitatif digunakan dalam upaya untuk membangun hukum-hukum atau prinsip-prinsip umum. (Burns, 2002: 3).

-          Riset kuantitatif merupakan riset empiris di mana data adalah dalam bentuk sesuatu yang dapat dihitung/ angka (Punch, 1988: 4).

-          Paradigma kuantitatif terdapat dalam:

1. mencari fakta-fakta atau sebab-sebab dari fenomena nasional,

2. menggunakan cara-cara yang menonjol dan terkendali,

3. berjarak dengan data/ objek/ perspektif “orang luar”,

4. tidak mendasar dalam arti berorientasi untuk memverifikasi,

5. cenderung “mengurangi” minoritas, sebab berasal dari paradigma deduktif-hipotesis.

6. Paradigma kuantitatif berorientasi pada hasil,

7. dapat dipercaya sebab diikuti oleh data yang kuat dan dapat ditiru,

8. dapat digeneralisasikan – terkait dengan studi-studi multimasalah –,

9. partikularistik, dan

10. mengasumsikan realitas sebagai sesuatu yang stabil (Oakley, 1999: 156).

- kuantitatif: paradigma positivis ; penelitian kualitatif : paradigma fenomologis atau naturalistis.

- Paradigma postivis dinyatakan sebagai paradigma tradisional, eksperimental, atau paradigma empirisistis yang dikembangkan oleh para ahli sosiologi seperti Comte, Durkheim, dan Mill.

- Sementara paradigma naturalistik/ fenomologis → pendekatan konstruktivis, interpretatif, atau pasca-positivisme atau pasca-modern→ dianggap sebagai paradigma countermovement terhadap tradisi positivis pada abad ke-19 yang dikembangkan ahli sosiologi seperti Weber dan Kant (Creswell, 1994 : 49-50).

-          fenomena sosial itu memiliki pola dan tunduk pada hukum-hukum determinis seperti layaknya hukum-hukum yang mengatur ilmu alam

-          Proses penelitian kuantitatif menurut Bryman (2005: 63) : 1dari teori, 2hipotesis, 3research design, 4memilih research site(s), 5memilih subjek/ responden riset, 6mengumpulkan data, hipotesis, 7memproses data, 8menganalisa data, dan 9menuliskan kesimpulan – 10untuk kemudian kembali menjadi awal dari segalanya, teori.

-          Menurut Creswell memilih paradigma penelitian → peeliti merasa cocok dengan fokus masalah dan masalah penelitian (Hussey dan Hussey, 1977: 115) → jika sifat masalah yang diteliti oleh periset pernah diteliti oleh peneliti lain sehingga tersedia banyak bahan bacaan, variabel diketahui, dan tersedia teori-teori, maka paradigma kuantitatif jauh lebih cocok digunakan.

-          Sementara bagi sifat permasalahan yang bersifat eksploratif, variabel tidak diketahui, konteks penting, dan kurang teori dasar, paradigma kualitatif akan menjadi pilihan sangat tepat bagi periset.

 

 

 

 

 

PENELITIAN KUALITATIF

Blaxter, Loraine, et.al. 2001. “Tentang Metode-Metode” dalam How to Research : Seluk Beluk Melakukan Riset. Jakarta: Gramedia

-          kualitatif dapat diartikan sebagai penelitian yang menghasilkan data deskriptif menganai kata-kata lisan maupun tertulis, dan tingkah laku yang dapat diamati dari orang-orang yang diteliti (Taylor dan Bogdan, 1984: 5).

-          metode riset kualitatif menggunakan pendekatan naturalistik yang menekankan pentingnya pengalaman subjektif individu→ Fokus yang tertuju pada kasus individual dan bukan pada pembuatan hukum umum  (Burns, 2002: 3).

-          Paradigma kualitatif terdapat dalam:1 melihat pada perilaku pemahaman dari kerangka referensi milik para aktor-aktornya sendiri, 2observasi yang bersifat alamiah dan tidak terkendali, 3subjektif, dekat dengan data perspektif “orang dalam”, mendasar, 4beriorientasi terhadap penemuan, 5berhubungan dengan penyelidikan, 6cenderung melakukan ekspansi, deskriptif, dan induktif, 7berorientasi lebih pada prosesnya ketimbang hasil, data bersifat syah (nyata, kaya, dan mendalam), 8tidak dapat digeneralisasikan, 9bersifat holistik, dan 10mengasumsikan realitas yang dinamis (Oakley, 1999: 156).

MEMBANGUN KERANGKA TEORITIS

Silalahi, Ulber. 2006. “Paradigma Penelitian” dalam Metode Penelitian Sosial. Bandung: Unpar Press

-          kerangka teoritis adalah penjelasan teoritis atas maslah empiris dalam rumusan masalah penelitian.

-          Teori adalah suatu set proposisi yang menyatakan secara logis saling hubungan antara dua atau lebih konsep (variabel) untuk tujuan menjelaskan suatu fenomena atau hubungan antara satu fenomena tertentu untuk menjelaskan atau bahkan memprediksi gejala-gejala tersebut (Kerlinger, 1994).

-          Karakteristik teori menurut Creswell (1994) adalah : pertama, berisi konsep atau konstruk dan variabel ; kedua, dinyatakan dalam satu bentuk pernyataan hubungan yang secara umum dikenal sebagai proposisi ; ketiga, secara sistematis menunjukkan pola, sifat, arah, dan bentuk hubungan antarkonsep atau variabel ; dan keempat, bertujuan menjelaskan dan memprediksi suatu fenomena sosial tertentu.

-          peran teori:

1. memberi kerangka pemikiran

2. mengkonstruksi hipotesis penelitian,

3. sebagai dasar atau landasan dalam menjelaskan dan memaknai data atau fakta yang telah dikumpulkan,

4. dalam perumusan masalah penelitian, teori akan membantu mendudukkan permasalahan penelitian secara nalar dan runtut.

5. membantu mengkonstruksi ide-ide yang diperoleh dari hasil penelitian, sehingga konsep dan wawasannya menjadi lebih mendalam dan bermakna.

6. teori memberikan acuan dan menunjukkan jalan berdasarkan pengalaman-pengalaman yang telah dilakukan para ahli

7. teori memberikan dasar-dasar konseptual dalam menyusun definisi operasional. Dari definisi operasional tersebut akan melahirkan indikator-indikator, dan dari indikator-indikator tersebut akan menghasilkan deskriptor-deskriptor, sampai pada akhirnya menghasilkan butir-butir pertanyaan atau pernyataan yang dipakai sebagai alat pengumpul data.

-          Teori yang ditulis oleh peneliti untuk menjelaskan gejala atau hubungan antara gejala yang menadi perhatian dinamakan kerangka teoritis atau kerangka pemikiran teoritis (Hussey dan Hussey, 1997)

-          Variabel independen dinamakan pula dengan variabel yang diduga sebagai sebab (presumed couse variabel) dari variabel dependen

-          Variabel dependen adalah tipe variabel yang dijelaskan atau dipengaruhi oleh variabel independen.

 

 

UAS KISI KISI BISNIS INTERNASIONAL UNAIR

EVALUASI DAN PEMILIHAN MODUS OPERANDI: CARREFOUR

@ Carrefour yang pertama kali dibuka pada 1960 kini adalah retailer terbesar di Eropa dan Amerika Latin serta kedua terbesar di dunia.

@ Carrefour meningkatkan pertumbuhannya selang 2006-2008: menentukan arah negara ekspansi dan di mana letak toko baru di setiap negara. Termasuk di dalamnya menentukan toko mana yang bekerja di bawah rata-rata dan menutupnya untuk mengalihkan keuntungan potensial di tempat lainnya. misalnya di tahun 2004, 7 toko di Spanyol, Argentina, dan Brazil ditutup.

@ Salah satu kunci dari keberhasilan Carrefour adalah pemilihan lokasi toko-toko mereka dan waktu yang tepat.

@ Operasi hypermarket Carrefour menuai sukses dari awal dan di tahun 2004 ia sudah mengoperasikan 178 hypermarket di seluruh Prancis. Waktu untuk memperkenalkan konsep hypermarket sangat lah sempurna. Operasi supermarket pada mulanya tidak terlalu berkembang di Prancis dan konsumen Prancis sering berbelanja berpindah-pindah outlet. Sedikit agen pengecer yang punya tempat parkir gratis sehingga mereka harus berbelanja lama dan berpindah-pindah toko. Di tahun 1963 banyak keluarga Prancis memiliki mobil, kulkas yang cukup besar untuk suplai mingguan, dan pemasukan tambahan untuk dibelanjakan ke barang non-food. Kemudian wanita-wanita Prancis mulai bekerja dan mereka menginginkan toko dengan satu pemberhentian saja. Itu sebabnya konsumen Prancis memilih hypermarket Carrefour yang menyediakan parkir gratis, dan harga diskon serta pilihan barang yang sangat beragam.

@ Carrefour dan operator hypermarket lainnya sempat menghadapi masalah terhadap ekpansi otoritas pemerintahan Prancis kala itu terkait pembatasan hypermarket baru untuk melindungi bisnis kecil, dan kesenjangan dengan daerah pinggiran → kemudian Carrefour memutuskan untuk beroperasi di luar negara secara internasional.

@ Saat Carrefour memasuki Spanyol dan Belgia, kedua negara tersebut tengah mengalami perubahan gaya hidup serupa dan mereka pun menuai sukses serupa seperti halnya di Prancis.

Sumber:

Wild, J; Wild, Kenneth L.; & Han, Jerry C.Y. 2008. International Business: The Challenges of Globalizations. New Jersey: Parson Prentice Hall

 

BAURAN PEMASARAN

@ menurut Kotler (1997:92) bauran pemasaran adalah sejumlah alat-alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk menyakinkan obyek pemasaran atau target pasar yang dituju.

@ Menurut McCarthy dalam bauran pemasaran (marketing mix) terdapat pembagian kiat pemasaran ke dalam 4 faktor yang disebut 4P (Kotler, 1992:92).

  1. Product (produk): sesuatu yang ditawarkan kepada masyarakat untuk dilihat, dipegang, dibeli atau dikonsumsi. Produk dapat terdiri dari product variety, quality, design, feature, brand name, packaging, sizes, services, warranties, and returns.
  2. 2. Price (harga): sejumlah uang yang konsumen bayar untuk membeli produk atau mengganti hal milik produk. Harga meliputi last price, discount, allowance, payment period, credit terms, and retail price.
  3. Place (tempat): berbagai kegiatan perusahaan untuk membuat produk yang dihasilkan/dijual terjangkau dan tersedia bagi pasar sasaran. Tempat meliputi antara lain channels, coverage, assortments, locations, inventory, dan transport.
  4. Promotion (promosi), yaitu berbagai kegiatan perusahaan untuk mengkomunikasikan dan memperkenalkan produk pada pasar sasaran. Variabel promosi meliputi antara lain sales promotion, advertising, sales force, public relation, and direct marketing. variabel promosi atau yang lazim disebut bauran komunikasi pemasaran (Kotler, 1997:604):
    1. Advertising, presentasi nonpersonal dan promosi ide, barang, atau jasa oleh sponsor yang ditunjuk dengan mendapat bayaran.
    2. Sales promotion, yaitu insentif jangka pendek untuk mendorong keinginan mencoba atau pembelian produk dan jasa.
    3. Public relations and publicity, yaitu berbagai program yang dirancang untuk mempromosikan dan/atau melindungi citra perusahaan atau produk individual yang dihasilkan.
    4. Personal selling, yaitu interaksi langsung antara satu atau lebih calon pembeli dengan tujuan melakukan penjualan.
    5. Direct marketing, yaitu melakukan komunikasi pemasaran secara langsung untuk mendapatkan respon dari pelanggan dan calon tertentu, yang dapat dilakukan dengan menggunakan surat, telepon, dan alat penghubung nonpersonal lain.

 

Sumber:

Daniels, et.al. 2007. International Business: Environment and operations. New Jersey: Pearson Prentice Hall

 

ORGANISASI DAN MANAJEMEN KORPORASI

@ Tipe kepemimpinan-manajerial (McDaniels & Gitman)

  1. Autokratik
  2. Partisipatif (Konsensus, consultatif)
  3. Free Rain (high tech firms, labs, colleges, and university)

@ Tipe tersebut kemudian diterjemahkan dalam suatu budaya yang berbeda di tiap negara: AS: Fordism, Jepang: Kaizen/ Lean Industry/manufacturing, Korea: Chaebolism.

@ Kaizen:Penyempurnaanberkesinambungan yang melibatkan semua anggota dalam hirarkhi perusaahaan, baik manajemen maupun karyawan (Dr. AB Susanto, Jakarta Consulting Group)

@ Fordism: Budaya bisnis yang menginspirasi untuk produktifitas tinggi dengan standarisasi output, serta spesifikasi kerja dari yang tertinggi sampai yg tidak terlatih. Hal ini dimaksudkan untuk mencapai efisiensi daripada pemaksimalan keuntungan. Reward material tinggi, tapi tidak pengambilan keputusan (Prof. Fred Thompson, Willametter University).

Sumber: Mbak Irfa ppt

@ Peran manajerial:

  1. Interpersonal: figurehead/ simbol, leader/ pemimpin, laiaison/ penghubung antara internal-eksternal,
  2. Informasi: memonitori/ pemantau/ pengawas, disseminator/ penyebar info, spokeperson/ juru bicara dan
  3. pengambilan keputusan: entrepreneur/ kreatif membuat ide dan kreasi, Disturbance Handler/ mencari solusi, Resource Allocator/ mengalokasikan sumber daya, Negotiator/ bernegosiasi

@ Manajemen→ proses mengarahkan pada perkembangan, perbaikan, dan alokasi sumber daya untuk mencapai tujuan organisasi.

@ Manajer→ orang-orang yang bertanggung jawab bagi perkembangan dan dalam melaksanakan proses manajemen.

@ fungsi manajer adalah merencanakan, mengorganisasi, memimpin, dan mengontrol (Pengukuran performa standart (target), Pengukuran performa, Membandingkan performa aktual dengan standart performa yang dikembangkan , Melakukan evaluasi, Menggunakan informasi)

@ Perencanaan: menentukan apa yang butuh untuk dilakukan, mengidentifikasi kapan dan bagaimana rencana dijalankan, dan menentukan siapa yang harus melakukannya→ strategis, taktikal, operasional, dan perencanaan berkelanjutan.

-          Perencanaan strategis terkait penciptaan perencanaan jangka panjang (1-5 tahun), tujuan ke luar, dan menentukan kebutuhan-kebutuhan sumber daya untuk mencapai tujuan.

-          Perencanaan taktikal adalah memiliki jangka waktu yang lebih pendek (kurang dari setahun) dan tujuannya lebih objektif yang mendukung tujuan strategis yang lebih strategis.

-          Perencanaan operasionalmenciptakan standar spesifik, metode, kebijakan, dan prosedur yang digunakan dalam area fungsional yang spesifik organisasi.

-          Perencanaan berkelanjutan mengidentifikasi tindakan alternatif dari situasi yang tidak biasa atau krisis.

@ Keahlian dalam manajerial dapat dipisahkan dalam tiga kategori dasar: teknikal, hubungan antarmanusia, dan keahlian konseptual.

  1. Teknikal:pengetahuan yang terspesialisasi, terkuasai, dan kemampuan untuk mengetahui bagaimana suatu berjalan
  2. Keahlian hubungan antarmanusia di dalamnya termasuk keahlian untuk memahami tingkah laku manusia, berkomunikasi secara efektif, dan memotivasi orang lain agar berhasil mencapai tujuan tertentu.
  3. Keahlian konseptual adalah kemampuan untuk melihat organisasi secara keseluruhan, memahami bagaimana setiap bagian dalam perusahaan saling bergantung satu sama lainnya, dan mengerti bagaimana organisasi berhubungan dengan lingkungan eksteralnya.

@ Top manejerial diharapkan lebih mampu menguasai kemampuan konseptual dan semakin ke bawah, low manejerial diharapkan  mampu menguasai teknikal

@ Peran manajerial dalam organisasi

  1. Merancang kelangsungan operasi perusahaan di masa mendatang
  2. Memberdayakan sumber daya semaksimal mungkin

@ Mengatasi permasalahan yang bersifat kritikal dan emergensi,

@ Sumber: McDaniels, et.al. 2008. The Future of Business. Mason: Thomson South Western

MANAJEMEN SDMANUSIA

@ Mengapa menggunakan ekspatriat: adanya tujuan yang ingin dicapai atau adanya masalah urgensi/ penting

@ Kelebihan ekspatriat:

  1. Lebih sesuai dengan perusahaan home krn sebelumnya mendapat pelatihan
  2. pengendalian dan koordinasi yang baik dalm DMP
  3. Untuk menghimpun kelompok eksekutif berpengalaman internasional

@ Kelemahan ekspatriat:

  1. Urusan perpindahan yang lama dan memakan banyak dana
  2. Pembiayaan keluarga ekspa yang mahal
  3. Tidak memahami betul budaya dan lingkungan host country

@ Kelebihan manajerial local

  1. biaya lebih terjangkau dalam masalah pengangkatan
  2. adanya promosi terhadap para manager lokal→ pengakuan lebih dari masyarakat
  3. lebih memahami budaya dan lingkungan host country

@ kelemahan manajer local

  1. pengendalian koordnisasi & DMP tidak sebaik ekspatriat
  2. cenderung tidak memiliki pengalaman secara internasional

@ gaji ekspatriat:

  1. Host based
  2. Homebased → gaji sesuai negara asal ekspatriat. Misal: ekspatriat AS mendapat bonus dan gaji lebih dari biasanya
  3. Headquarter

@ Hubungan Labour Union dan MNC

1. positif: semakin kuat LU semakin bagus bagi MNC karena dengan demikian ketersedian TK memadai dan mengetahui apa yang diinginkan TK negara tersebut → jepang berjalan harmonis

2. negative; semakin lemah LU semakin lemah tuntutan TK terhadap MNC, gaji lebih rendah: Irlandia (Daniels, 2007)

@ tiga tipe kebijakan penetapan staff dalam perusahaan internasional:

  1. Tipe etnosentrik (negara home perusahaan)
  2. Tipe polisentrik (host country native)
  3. Tipe geosentrik  (banyak negara yang penting pinter ekspatriatnya)

 

 

E-COMMERCE

@ Fungsi internet:

  1. sebagai alat strategi bisnis pemasaran.
  2. perusahaan menjadi lebih hemat dan semakin efektif.
  3. alat untuk meraih pasar baru.

@ Lebih terjangkau dalam masalah penyewaan tempat, pendanaan (produk bisa by demand), dan tenaga kerja

@ Implementasi internet-strategi

  1. Internet Product à meliputi kegunaan web-site sebagai elemen utama dalam promosi produk
  2. Channel Consideration with Internet Marketing à peningkatan efisiensi komunikasi antara seller dan purchaser → pembuatan catalog
  3. marketing tools à memungkinkan penjangkauan target market dengan lebih efisien dan dengan budget yang lebih kecil → memperhatikan jaringan yang digunakan untuk memasarkan barang tersebut di dunia maya
  4. Pricing

 

 

MANAJEMEN SDM

ETIKA BISNIS DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY

@ British Pretoleum adalah perusahaan pertama yang pertama kali mengimplementasikan tanggung jawab sosial dengan cara membangun komitmen untuk menyelamatkan lingkungan hidup → Lord Jon Browne

@ CSR? Adalah singkatan dari Corporate Social Responsibility yang mana merupakan salah satu bentuk tanggung jawab perusahaan dengan cara melayani lingkungan hidup walau seringkali diartikan sebagai salah satu bentuk ajang marketing baru di abad 21.

@ pada dasarnya perusahaan hanya berdasar pada tanggung jawab ekonomi dan hukum

@ Tanggung jawab sosial adalah kepedulian perusahaan terhadap suatu isu sosial atau lingkungan.

  1. tanggung jawab etis (menentukan mana yang patut dan tidak patut dikerjakan)
  2. philanthropic responsibility/ kemanusiaan (tanggung jawab terhadap isu-isu kemanusiaan, misalnya bencana alam)

@  Dalam tanggung jawab sosial, terdapat tiga hasil:

  1. illegal dan bertanggung jawab, adalah ketika suatu tindakan melanggar hukum serta merugikan lingkungan sekitar, misalnya tower telkomsel yang dibangun di tengah-tengah pemukiman. Pemerintah lah yang menentukan apa tindakannya masuk dalam kategori legal atau tidak, dan kemudian mengusut permasalahan.
  2. tidak bertanggung jawab namun legal, contohnya sponsor-sponsor rokok di Indonesia yang menyeponsori banyak acara penting di Indonesia seperti olahraga, konser, dan lain sebagainya, bahkan sponsor ditayangkan melalui pesawat televisi di jam umumnya anak-anak melihat televisi.
  3. legal dan bertanggung jawab, adalah apa yang diharapkan, contoh realnya adalah Lifebouy yang sengaja menjual produknya lebih mahal namun konsumen diberitahu bahwa dalam setiap produk yang dibelinya ia turut menyumbang usaha kebersihan bagi toilet SD

@ stakeholder (adalah kepada siapa perusahaan harus bertanggung jawab, termasuk di dalamnya pegawai, konsumen, general public, dan investor)

@  1.Pertanggung jawab kepada pegawainya:

-       cara memastikan mereka mendapatkan pekerjaan dan menikmati hasilnya,

-       di beberapa firma yang baik, mereka bahkan dibebaskan untuk mengembangkan diri dengan memberikan inovatif-inovatif kepada perusahaan.

@ 2. pertanggung jawaban ke kostumer→  memuaskan mereka dengan produk dan jasa layanan perusahaan, menepati janji dan bersikap jujur.

@  3. pertanggungjawaban ke masyarakat → misal dengan membayar pajak tepat waktu sebagai warga negara yang baik, turut dalam perlindungan lingkungan, (misal Toyota yang mengembangkan renewable energy dalam produk terbarunya agar lebih ramah lingkungan), serta turut berkontribusi dalam berbagai isu kemanusiaan melalui dana, bantuan, produk, dan sukarelawan. Pada Agustus 2005 ketika Badai Katrina mengamuk, Abbot, Alcoa, british Petroleum, Dell, Disney, Intel, Motorolla, UPS, Walgreens, dll berkontribusi $100 juta.

@ 4. pertanggungjawaban perusahaan ke investor → Biasanya mereka mengurangi dana investasi pada perusahaan yang memiliki sejarah penyebab polutan, tembakau, persenjataan, dan lain sebagainya terkait masalah etika.

Sumber:

McDaniels, et.al. 2008. Making Ethical Decisions and Managing a Socially Responsible Business. Mason: Thomson South Western

 

 

 

UTS KISI-KISI BERDASAR SILABUS


1. Memahami Bisnis Internasional

- Pengertian binal dan ruang lingkupnya : Bisnis Internasional adalah bisnis yang kegiatan-kegiatannya melewati batas-batas negara. Ketika pasar domestik mengalami kejenuhan dan pertumbuhan penjualan mulai melambat, → mengembangkan bisnis di negara lain→ contoh, McDonald di Rusia, Nike merancang sepatu sepak bola untuk Brasil → memperluas pasarnya, mencari peluang untuk berkembang di negara lain, mengurangi ketergantungan ekonomi di negara asalnya serta mencapai produksi dan distribusi yang ekonomis → missal: General Motor Corp, seiring dengan penurunan pangsa pasar kendaran ringan di Amerika telah mengalihkan penjualannya ke Argentina, Polandia, Cina dan Thailand untuk model-model seperti Opel Corsa.

2. Lingkungan Eksternal Binal

- Pada tahun 1990, negara demi negara mulai mengadopsi mekanisme pasar yang mereduksi peran negara dalam perekonomian, meningkatkan stabilitas makroekonomi, dan meningkatkan pendapatan personal.

- Meningkatnya kekuatan beli konsumen membawa kesuksesan bagi banyak perusahaan multinasional→ misalnya McDonald → pembukaan cabang di Rusia 1990→ lima pasar paling menguntungkan di dunia setelah Inggris, Prancis, Jerman, dan Spanyol→ McDonald memecahkan tantangan lingkungan ekonomi USSR → dengan melakukan skoring suplai negara, mengkontrak beberapa item seperti susu, keju chedar, dan daging. Untuk meyakinkan bahwa kualitas suplai cukup memadai, mereka melakukan bantuan dan pendidikan bagi petani dan peternak agar mendapatkan produk sesuai standar mereka. Bagaimanapun seseuai dengan berjalannya waktu McDonald telah membantu mengembangkan pelayanan makanan di Rusia → menarik minat konsumen: dalam perayaan pembukaannya, McDonald tak hanya merefleksikan kentang goreng dan hamburger tetapi juga dipenuhi oleh simbol-simbol politis Soviet, yang kemudian teridentifikasi sebagai usaha Mikhail Gorbachev yang berusaha menggerakkan negaranya dari negara yang state-controlled menuju sebuah ekonomi pasar. → Mendapatkan tenaga kerja di Rusia sangatlah mudah karena dipengaruhi oleh angka pengangguran yang tinggi→          Saat pembukaan pertama McDonald di Rusia, Pengunjung terus menerus berdatangan walaupun harga dari sebuah Big Mac, kentang goreng, dan soft drink sebesar dengan rata-rata penghasilan orang Rusia per 4 jam! → pada perjalanannya McDonald masih terus betahan dalam beberapa krisis Rusia, misalnya pada keruntuhan Uni Soviet di tahun 1991 → Dari sini dapat kita pahami bahwa ketika sebuah perusahaan berencana untuk membuka bisnisnya ke negara lain, ia harus memperhatikan kesejahteraan, pendapatan, stabilitas, kemiskinan, dan lain sebagainya→ dengan menemukan jalan untuk beradaptasi, memahami, dan mengintrepetasikan perubahan dalam ekonomi pasar akan membawa perusahaan multinasional pada kesuksesan besar sebab Perubahan dalam lingkungan ekonomi dapat memberi efek terhadap perubahan beberapa karakteristik. Beberapa bersifat langsung dan beberapa berhubungan dengan lingkungan, perusahaan, dan kompetitor.

- manager memperhatikan dan mengukur kemakmuran suatu negara, pendapatannya, stabilitas sosio politik dan kulturnya, sekaligus tingkat kemiskinan dan sejenisnya[1] → Salah satu indikator pertumbuhan ekonomi ialah

1. Gross National Income (GNI). GNI mengukur pendapatan berasal dari total produksti domesti dan kegiatan produktsi internasional oleh perushaan nasional. Salah satu bagian penting GNI ialah Gross National Product (GDP). GDP adalah nilai dari semua barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu batas wilayah negara dalam satu tahun, meliputi sejumlah yang dihasilkan oleh perusahaan nasional maupun perusahaan asing beroperasi lokal.

2. tingkat perubahan. Perubahan pertumbuhan ekonomi dalam kurun waktu tertentu dalam tahun menjadi indikator potensial menarik investasi asing

3. kekuatan daya beli

4. tingkat kualitas pertumbuhan manusia. Apabila perkiraan pertumbuhan manusia dinilai negatif, maka kemungkinan perusahaan itu hanya berinvestasi jangka pendek saja. Apabila sebaliknya, maka kemungkinan besar perusahaan tersebut berinvestasi jangka panjang.

- Fitur-fitur ekonomi ekonomi yang mempengarauhi investor asing dalam berinvestasi di negara tujuan.

1. inflasi. Hiperinflasi menyebabkan kecenderungan investasi jangka pendek dan mempengaruhi kemampuan daya beli konsumen

2. pengangguran. Pengangguran apabila tidak diatasi dengan insentif kebijakan yang tepat, pengguran menciptakan tekanan sosial, instabilitas politik, sekaligus menekan pertumbuhan ekonomi.

3. hutang. Hutang dideskripsikan sebagai kewajiban keuangan pemeirntah meliputi pinjaman dari warganegaranya, amaupun organsiasi asing dan pemerintah asing dan atau institusi internasional. Semakin besar kewajiban tersebut maka perekonomiannya makin tidak stabil.

4. Pertumbuhan ekonomi juga sangat ditentukan oleh pemerataan pendapatan (distribusi pendapatan). mereka berasumsi bahwa pemerataan pendapatan mencerminkan kesuksesan dan sustainbilitas pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, investor lebih positif berinvestasi di suatu negara yang mana tingkat perbedaan distribusi pendapatannya tidak terlalu signifikan.

5. kemiskinan. kemiskinan dinilai menimbulkan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Kemiskinan dapat menciptakan tindak kriminalitas sekaligus cermin berbagai dampak negatif ekonomi yang tidak bisa diantisipasi oleh negara.

6. keseimbangan pembayaran. Keseimbangan pembayaran umumnya berisi rekaman transaksi internasional suatu negara yang dilakukan oleh pemerintah, perusahaan maupun individu-individu. Balance of Payments (BOP) terdiri dari dua hal yakni current account dan capital account.

Diriview dari:

Wild, John J, Wild, Kenneth L., & Han, Jerry C.Y. 2008. International Business: The Challenges of Globalization. New Jersey: Pearson Practice Hall

3 & 4 PERDAGANGAN INTERNASIONAL I DAN II

-         Perdagangan internasional merupakan tempat di mana konsumen membeli barang dari produsen dari satu negara ke negara lain.

-         Aktivitas perdagangan internasional meliputi sekluruh kegiatan ekonomi global → Pelaku: aktor negara hingga nonegara.

-          Negara mendapatkan keuntungan berupa kenaikan pendapatan perkapita sekaligus pendapatan produk domestik (GDP)

-          Perdagangan internasional memperkenankan negara melakukan spesialisasi industri→  mengefektifkan, mengefisienkan sumber daya alamnya.

-          Bagi liberalisme: perdagangan bebas merupakan momen penting untuk pertumbuhan ekonomi. Akan tetapi, beberapa negara melihat konteks perdagangan internasional dengan konsep sebaliknya: cenderung membatasi perdagangan internasional dengan proteksionisme terhadap banjir impor, termasuk tarif import, kuota impor, antidumping, dan lainnya.

-          Globalisasi diyakini menguntungkan untuk meningkatkan ekonomi suatu negara.

-          apa yang membuat negara berkenan untuk melakukan perdagangan? Berikut penjelasannya → Perdagangan antar negara sudah merupakan bagian sejarah dunia → pertukaran kuda, teh dan budak antara China dan beebrapa daerah di Asia dan Eropa → Orang-orang ekonomi beranggapan bahwa perdangan terjadi secara natural ketika negara-negara menspesialisasikan industrinya.

-          Teori ekonomi menyatakan bahwa keuntungan komparatif di masing-masing era spesialisasi membuat negara semakin untung→ teori keuntungan komparatif, James Harrigan dan Egon Zakrajsek.

-          Apa itu perdagangan internasional: Transaksi perdagangan produsen-konsumen antarnegara (Jeff Borland, 2008), “Trading accross borders” (Donald E Ball, 2004)

-          Mengapa butuh Perdagangan?

  1. Produsen membutuhkan konsumen untuk membeli barang produksinya.
  2. Konsumen membutuhkan produsen untuk memenuhi kebutuhannya.
  3. Perbedaan endowment resourches
  4. Karena proses saling membutuhkan
  5. Perdagangan Internasional terjadi karena suatu negara tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakatnya sendiri
  6. Alasan Hubungan Antar Negara Dalam Pola Perdagangan (klasik): memperoleh strategi atau tujuan militer, mendapatkan tanah baru, dan bahkan dalam upaya menyebarkan pengaruh agama. (Jeff Borland, 2008)

-          Dasar Perkembangan Free Trade

  1. absolute advantage atau keuntungan absolut, efisiensi produksi melalui spesialisasi atas barang atau jasa akan menghasilkan harga produksi yang lebih murah dari pada kompetitor, sehingga keuntungan yang dapat diperoleh secara maksimal. (Adam Smith)
  2. keuntungan komparatif atau comparative advantage, yaitu negara masih dapat memperoleh keuntungan meskipun kompetitor mampu menghasilkan harga yang lebih murah. (David Ricardo )

-          Manfaat Fair Trade:

  1. Fair and stable prices
  2. Extra income
  3. Environmental stuff
  4. Stronger position in world markets
  5. Closer links between consumers and producers

-          Peran Negara dalam Perdagangan Internasional:

  1. Liberalis (Adam Smith) à tidak ada. Pasar sebebas-bebasnya! → Contoh kebijakan: monetaris model
  2. Neoliberalis (Keynes) à regulator, kontrol, pengawasan →  ISI (Import substitution industrialization)

REFERENSI

Borland, Jeff. 2008. ‘Internasional Trade’ dalam Microeconomics Case Studies and Application. Melbourne: Cengage Learning Australia

5. SISTEM KEUANGAN INTERNASIONAL (1)

- Fungsi Uang: 1 alat tukar, 2 sebagai store of value, dan 3 sebagai unit dalam akuntansi (Sobel, 2009: 263).

- beberapa cara dalam pengukuran suplai uang yaitu pertama,

1. M1 Money Supply (Sobel, 2009: 265), di mana dalam suatu pasar, uang tidak selalu digunakan sebagai alat tukar langsung untuk membeli barang atau jasa. Cek deposit adalah bentuk lain dari uang yang bisa digunakan untuk melakukan transaksi. Cek deposit adalah suatu alat pengganti sementara dari uang. Terdapat dua macam cek deposit yaitu unlimited deposit dan limited deposit. Jadi dalam pengukuran M1 terkait dalam tiga hal: suplai uang yang tersirkulasi saat ini, cek deposit, dan traveler’s check.

2. broader M2 money supply, yang terdiri M1 ditambah dengan saving deposit, time deposit kurang dari $100,000, dan money market mutual fund. Kemudian satu lagi inovasi yang ditemukan dalam mempermudah transaksi adalah kartu kredit – ketersediaan uang berdasarkan pinjaman.

- pentingnya Bisnis perbankan: Alokasi yang efisien yang dilakukan oleh bank untuk dana investasi merupakan sumber penting dalam pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, pengawasan terhadap para peminjam dana harus dilakukan dengan benar oleh pihak bank, agar tidak terjadi kerugian yang akan ditanggung oleh bank tersebut.

- Sistem perbankan saat ini hampir sama dengan sistem goldsmith – yang memperluas penyebaran mata uangnya melalui pinjaman. Di Amerika misalnya, saat ini ia menggunakan sistem fractional reserve bank yang memperbolehkan bank menyimpan kurang dari 100% deposit mereka untuk digunakan dalam bentuk required reserve – vault cash dan lainnya.

- Industri perbankan juga memiliki perbedaan dengan sistem goldsmiths, diantaranya adalah aksi bank-bank individual itu, saat ini, diatur oleh bank sentral. Bank sentral diharuskan untuk mengikuti kebijakan yang dibuat untuk memajukan ekonomi yang sehat. Jika suatu bank gagal dalam melaksanakan kegiatannya, maka yang dirugikan tidak hanya pemilik bank dan pegawainya saja, namun juga para debitor yang terlibat dalam kegiatan bank tersebut. Untuk mengatasi kegagalan bank tersebut, pada tahun 1930an dibentuk FDIC (Federal Deposit Insurance Corporation), di mana para nasabah akan mendapatkan garansi dari transaksi yang dilakukan apabila bank tersebut mengalami kegagalan. Akhirnya, kegagalan bank pun jarang ditemui lagi.

- Keberadaan jumlah uang di sebagian besar negara biasanya dikontrol terutama oleh pemerintah lewat bank pusat. Tujuan utamanya adalah untuk meregulasi suplai uang dan menyediakan kebijakan iklim moneter yang terbaik bagi seluruh perekonomian. Pusat dari penciptaan kebijakan adalah – biasa disebut dengan – board of governors. Ia menyediakan aturan dan regulasi yang mempengaruhi di segala insttusi deposit. Diciptakan pula federal reserve district bank yang bertanggung jawab dalam memonitori bank komersial di daerah masing-masing.

- Salah satu fungsi bank sentral khususnya di Amerika Serikat adalah meregulasi arus uang di dalam negeri, karena itu, The Fed memiliki The Federal Open Market Committee sebagai komite pelaksana tata regulasi tersebut. Komite ini yang merumuskan kebijakan yang diambil bank sentral, apakah menjual atau membeli obligasi negara sebagai upaya mengatur arus uang. Karena besarnya pengaruh kebijakan yang diambil, komite ini terdiri dari 7 anggota Board of Governors, presiden dari bank sentral di distrik New York, dan 4 dari 11 presiden di distrik lain.

- Bank sentral ini harus bebas dari kepentingan, misalnya di AS, dengan cara: pertama, panjangnya masa tugas pejabat bank yang mengharuskan pejabat bebas dari tekanan politik. Kedua, setiap pejabat baru ditunjuk dalam masa 2 tahunan dan melampaui masa kepresidenan, sehingga The Fed memiliki wewenang sendiri dalam memutuskan. Ketiga, The Fed mampu menghasilkan aset sendiri tanpa bergantung alokasi dari budget pemerintah. Keempat, The Fed terbebas dari pemeriksaan audit dari General Accounting Office. Di Jepang, Inggris, dan Kanada, peran bank sentral juga terbebas dari pengaruh eksekutif dan legislatif di dalamnya. Akan tetapi, di negara-negara seperti Amerika Latin bahkan Indonesia sendiri, kebijakan politis elit seringkali mempengaruhi secara langsung kebijakan yang diambil bank sentral.

- Bagaimanakan Fed megatur suplai uang? Ada tiga cara: pertama melalui reserve requirement, open market operations – jual beli obligasi, dan yang ketiga adalah discount rate and federal fund ratepembayaran bunga pinjaman serta pengaturan jumlah uang yang beredar dengan memainkan tingkat bunga bank sentral terhadap bank umum. Bank umum terkadang mengalami kekurangan uang sehingga harus meminjam ke bank sentral. Untuk membuat jumlah uang bertambah, pemerintah menurunkan tingkat bunga bank sentral, serta sebaliknya menaikkan tingkat bunga demi membuat uang yang beredar berkurang. Peminjaman uang kepada bank sentral sifatnya hanyalah sementara.

- Perubahan nature of money saat ini bergerak menuju kepada penggunaan mata uang yang lebih sedikit. Beberapa negara Amerika mulai mengadopsi mata uang dollar AS, beberapa negara Eropa mulai mengadopsi Euro, dan negara-negara Asia semakin bergerak ke mata uang dominan Yen Jepang dan Yuan milik Cina. Dengan demikian perlahan-lahan dunia akan menciptakan harga yang lebih stabil, dan semakin mereduksi cost transaksi. Namun keburukannya, ia juga mereduksi reliabilitas terhadap beragam pengukuran suplai uang dan juga mengaburkan meaning of money.

Diriview dari:

Sobel, Russell S. 2009. Understandng Economic: Money and Banking System. Mason: South Western Cengage Learning

Keyword:

APA ITU UANG?

ž  Uang sebagai medium of exchange

ž  Uang sebagai store of value

ž  uang sebagai unit of account

BAGAIMANA SUPLAI UANG MEMPENGARUHI VALUE-NYA?

Keberadaan jumlah uang dikontrol terutama oleh pemerintah lewat bank pusat.

BAGAIMANA SUPLAI UANG DIUKUR

ž  Suplai uang M1

  1. Sirkulasi sekarang
  2. Deposit yang tersedia dalam institusi deposit
  3. Traveler’s check

ž  Suplai uang Broader M2

  1. Deposit yang disimpan
  2. Time deposit dalam institusi
  3. Money market mutual fund shares

ž  Kartu Kredit vs Uang à uang yg didapat dari pinjaman

BISNIS PERBANKAN

ž  Sistem perbankan merupakan komponen penting dalam pasar modal.

ž  Kegiatan yang dilakukan : membantu orang- orang yang ingin menyimpan uangnya ataupun membantu orang yang ingin meminjam dana untuk melakukan investasi pada suatu perusahaan.

ž  Sumber utama pendapatan bank berasal dari pinjaman yang mereka lakukan.

ž  Alokasi yang efisien yang dilakukan oleh bank untuk dana investasi merupakan sumber penting dalam pertumbuhan ekonomi.

FRACTINAL RESERVE BANKING

ž  Secara prinsip sistem perbankan saat ini sama dengan sistem goldsmith

ž  US saat ini menggunakan sistem fractional reserve banking à sistem yang memperbolehkan bank untuk menyimpan kurang dari 100% deposit mereka dalam bentuk vault cash dan lainnya à required reserved

BANK RUNS, BANK FAILURES & INSURANSI DEPOSIT

ž  Bank runs à kepanikan nasabah menarik uangnya karena kehilangan kepercayaan à sementara dalam fractional reserve, jumlah uang tidak memadai à Bank Failure

ž   Bank Failure di AS 1920-1930 à federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) 1934 à menjamin deposit nasabah bank sampai batas 100.000 $ per akun à menambah kepercayaan

ž  Bank Failure sekarang jarang terjadi

FEDERAL RESERVE SYSTEM

ž  Structure of the Fed

ž  The Board of Governos

ž  The Federal Reserve District Banks

ž  The Federal Open market Committee

ž  The independence of the Fed

BAGAIMANA FED MENGKONTROL SUPLAI UANG

ž  Mengadakan reserve requirement

ž  Membeli dan menjual U.S Security di Open market

ž  Mengatur suku bunga  à discount rate dan federal funds rate

PERUBAHAN NATURE OF MONEY DI SELURUH DUNIA

ž  Euro à januari 2002, terdapat satu pertukaran mata uang antarnegara (12 negara) Eropa yang disebut Euro à diatur oleh bak sentral European Central Bank (ECB) à ECB juga mengatur kebijakan antar12 negara tersebut à tujuannya untuk mereduksi cost transaksi antarnegara, memciptakan harga yang stabil, dan men-challenge penggunaan dollar dan yen

ž  Pergerakan menuju currencies yang lebih sedikit à sepertinya dollar AS akan menjadi mata uang dominan di Amerika, Euro di Eropa, yen jepang dan yuan cina di Asia

Sobel, Russel S. 2009. Understanding Economic. Mason: South Western Cengage Learning

SISTEM KEUANGAN INTERNASIONAL (2)

-          Pasar uang bekerja dalam menyediakan mekanisme bagi mereka yang hendak meminjam atau mengivestasikan uang secara efisien[2]. Pasar uang bekerja dengan membantu individual maupun institusi untuk meminjam uang yang individual dan institusi lain berkenan meminjamkan[3]. Institusi tersebut dapat berbentuk bank komersial dan bank investasi.

-          Pasar uang bekerja sebagai gabungan peminjam dan pemberi pinjaman dalam pasar keuangan nasional yang berbeda.

-          Pebisnis umumnya tertarik mencermati nilai tukar dalam kurun waktu tertentu karena perubahan nilai tukar mempengaruhi secara langsung transaksi internasional[4].

-          Pasar finansial bergerak secara fenomenal sejak 1980 yang mana ideologi dominan yang berkembang saat itu berasal dari pemikiran Adam Smith tentang “invisible hand”

-          Wallstreet, Nasdaq, dan The City di London menjadi sentralisasi bursa saham dunia yang bergerak sangat dinamis. Angka transaksi uang yang beredar di pasar modal jauh lebih besar ketimbang yang berputar di masyarakat. Padahal, aset finansial hanya klaim di atas kertas atas aset riil dan aset produktif.

-          Pergerakannya yang sangat dinamis dengan ekuitas yang melebihi suplai uang yang beredar di masyarakat mengakibatkan transaksi antara konsumen dan produsen dalam dunia investasi mustahil terkontrol. Baik negara maupun organisasi internasional institusi moneter tidak memiliki kuasa dan wewenang untuk mengendalikan fluktuasi bursa saham → Greenspan (2007): terdapat keterbatasan regulasi karena regulator sering tidak mengetahui sumber krisis dan tidak tahu menahu. Bahkan bank Sentral Amerika, The Fed, tidak mampu menjelaskan apabila terjadi anomali pasar. Upaya mengatasi problema yang melanda sering dilakukan dengan data tidak lengkap, tidak akurat, tidak logis, dan tidak kuat secara hukum[5].

-          Kerja sama regulasi global dibutuhkan sebagai upaya antisipasi dampak negatif lalu lintas pasar global. Di sinilah urgensi peran pemerintah dan otoritas moneter guna memonitor dan mengendalikan pasar finansial global—seperti menetapkan capital control—untuk mendukung kebijakan ekonomi global[6].

Cahyono, Imam. 2008. Misteri Globalisasi Finansial. Kompas. [Online] 02 Januari 2008. [Dikutip: 25 Oktober 2010.] http://www.kompas.com/kompascetak/read.php?cnt=.kompascetak.xml.2008.02.01..

John D. Daniels, Lee H. radebaugh,, and Daniel P. Sullivan. 2007. International Business: environment and Operations. New Jersey : Pearson Prentice Hall, 2007.

 

7. PENANAMAN MODAL ASING LANGSUNG

Apakah FDI itu?

-       FDI (Foreign Direct Investment) atau investasi langsung luar negeri → sebuah perusahaan dari satu negara menanamkan modalnya dalam jangka panjang ke sebuah perusahaan di negara lain → perusahaan yang ada di negara asal (biasa disebut ‘home country’) bisa mengendalikan perusahaan yang ada di negara tujuan investasi (biasa disebut ‘host country’) baik sebagian atau seluruhnya→ Caranya dengan si penanam modal membeli perusahaan di luar negeri yang sudah ada atau menyediakan modal untuk membangun perusahaan baru di sana atau membeli sahamnya sekurangnya 10%.

-       FDI terkait dengan investasi aset-aset produktif, misalnya pembelian atau konstruksi sebuah pabrik, pembelian tanah, peralatan atau bangunan; atau konstruksi peralatan atau bangunan yang baru yang dilakukan oleh perusahaan asing. Penanaman kembali modal (reinvestment) dari pendapatan perusahaan dan penyediaan pinjaman jangka pendek dan panjang antara perusahaan induk dan perusahaan anak atau afiliasinya juga dikategorikan sebagai investasi langsung. Kini mulai muncul corak-corak baru dalam FDI seperti pemberian lisensi atas penggunaan teknologi tinggi.

-       Sebagian besar FDI ini merupakan kepemilikan penuh atau hampir penuh dari sebuah perusahaan. Termasuk juga perusahaan-perusahaan yang dimiliki bersama (joint ventures) dan aliansi strategis dengan perusahaan-perusahaan lokal. Joint ventures yang melibatkan tiga pihak atau lebih biasanya disebut sindikasi (atau ‘syndicates’) dan biasanya dibentuk untuk proyek tertentu seperti konstruksi skala luas atau proyek pekerjaan umum yang melibatkan dan membutuhkan berbagai jenis keahlian dan sumberdaya. Istilah FDI biasanya tidak mencakup investasi asing di bursa saham.

-       FDI memainkan peran penting dalam proses internasionalisasi bisnis. Perubahan yang sangat besar telah terjadi baik dari segi ukuran, cakupan, dan metode FDI dalam dekade terakhir. Perubahan-perubahan ini terjadi karena perkembangan teknologi, pengurangan pembatasan bagi investasi asing dan akuisisi di banyak negara, serta deregulasi dan privatisasi di berbagai industri. Berkembangnya sistem teknologi informasi serta komunikasi global yang makin murah memungkinkan manajemen investasi asing dilakukan dengan jauh lebih mudah.

-       Pengaruh terbesar FDI ini ada di negara-negara berkembang, dimana aliran FDI telah meningkat pesat dari rata-rata di bawah $10 milyar pada tahun 1970an menjadi lebih dari $200 milyar pada tahun 1999. Jumlah FDI di ‘Dunia Ketiga’ kini mencapai hampir seperempat FDI global. Di antara negara-negara lainnya, Cina adalah negara tuan rumah terbesar bagi FDI. Perusahaan-perusahaan multinasional besar dan konglomerat-konglomerat masih menjadi bagian terbesar dari FDI (sumber: UNCTAD). Negara-negara ASEAN dengan penghasilan menengah seperti Malaysia, Thailand, Indonesia, dan Filipina kini tengah menghadapi tantangan utama untuk meningkatkan daya saing dan daya tarik mereka sebagai tuan rumah bagi FDI dalam lingkungan ekonomi yang berubah dengan pesat.

-       Patut dicatat pula bahwa dana Bantuan Pembangunan Luar Negeri atau ODA (Overseas Development Assistance) dulunya adalah sumber utama dana pembangunan di banyak negara berkembang. Namun, pada tahun 2000 total ODA hanya tinggal setengah dari jumlahnya sebelum tahun 1990an. Pembiayaan swasta (privat), melalui FDI, telah menjadi sumber terbesar dari dana ‘pembangunan’. Peningkatan luarbiasa FDI ini adalah akibat dari pertumbuhan pesat perusahaan-perusahaan transnasional dalam ekonomi global. Dari hanya sekitar 7.000 perusahaan multinasional di tahun 1960, angka itu melejit melampaui 63.000 dengan sekitar 690.000 afiliasi atau cabang menjelang akhir tahun 1990an. Lebih dari 75% dari perusahaan-perusahaan ini berasal dari negara maju di Eropa Barat dan Amerika Utara, sementara perusahaan-perusahaan subsider(cabang)nya beroperasi di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Inilah gambaran sektor privat yang diperkirakan menguasai lebih dari duapertiga perdagangan internasional.

-       Pemerintah sangat memberi perhatiaan pada FDI karena aliran investasi masuk dan keluar dari negara mereka bisa mempunyai akibat yang signifikan. Para ekonom menganggap FDI sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi karena memberi kontribusi pada ukuran-ukuran ekonomi nasional seperti Produk Domestik Bruto (PDB/GDP), Gross Fixed Capital Formation (GFCF, total investasi dalam ekonomi negara tuan rumah) dan saldo pembayaran. Mereka juga berpendapat bahwa FDI mendorong pembangunan karena-bagi negara tuan rumah atau perusahaan lokal yang menerima investasi itu-FDI menjadi sumber tumbuhnya teknologi, proses, produk sistem organisasi, dan ketrampilan manajemen yang baru. Lebih lanjut, FDI juga membuka pasar dan jalur pemasaran yang baru bagi perusahaan, fasilitas produksi yang lebih murah dan akses pada teknologi, produk, ketrampilan, dan pendanaan yang baru.

-       Mereka yang menentang mencatat bahwa FDI memberi makna lain pada ungkapan “Berpikir global, bertindak lokal” (‘Think globally, act locally’). Mereka berpendapat bahwa FDI lebih menguntungkan negara asal (negara dari mana investasi itu ditanamkan) daripada negara tuan rumah (negara tujuan dimana investasi itu ditanamkan). Konglomerat-konglomerat multinasional dapat menggunakan kekuasaan mereka yang besar terhadap ekonomi-ekonomi yang lebih kecil dan lebih lemah. Mereka bisa menghabisi kompetisi lokal. FDI bisa membuat sebuah pabrik meningkatkan kapasitas produksi totalnya (seringkali juga dengan biaya yang jauh lebih rendah daripada di negara asalnya); membawa produknya lebih dekat ke pasar-pasar luar negeri; membuka kantor-kantor penjualan lokal di negara tuan rumah; berkelit dari berbagai ‘hambatan dagang’ (trade barriers) dan menghindari tekanan pemerintah luar negeri pada produksi lokal.

-       Lobi melawan FDI bisa dilakukan para pengkampanye dengan membuat perusahaan-perusahaan tersebut tahu risiko finansial atas investasi mereka dalam produksi yang tidak berkelanjutan secara sosial maupun lingkungan. Sejarah konflik atau catatan buruk pelanggaran hak asasi manusia di daerah tertentu negara tuan rumah dimana investasi asing hendak ditujukan membuat perusahaan lebih sulit mendapatkan jaminan atas risiko politik. Perusahaan multinasional seharusnya juga ditekan untuk mengadaptasi standar internasional tertinggi atas hak-hak masyarakat adat, dampak lingkungan, dan syarat-syarat kesehatan dan keselamatan kerja. Inisiatif-inisiatif PBB seperti Global Compact, Equator Principles, dan prinsip-prinsip tatakelola korporasi dari OECD bisa digunakan untuk membuat bank dan agen pembiayaan lain menghentikan pembiayaan investasi yang secara sosial atau lingkungan merusak. Banyak perusahaan lain kini mempunyai panduan tanggung jawab sosial korporasi-nya masing-masing. Aksi langsung di dalam dan di seputar berlangsungnya RUT (Rapat Umum Tahunan) pemegang saham perusahaan-perusahaan internasional juga terbukti menjadi alat yang efektif untuk menghasilkan publisitas.

-       Salah satu kemungkinan mempengaruhi investasi asing adalah dengan mendorong investasi etis atau investasi yang bertanggungjawab secara sosial, yang biasa disebut SRI (Socially Responsible Investment). Walaupun belum menjadi arus utama, pasar SRI telah meningkat secara berarti. Di Inggris, SRI telah mencapai £7,1 milyar. Di AS, skema investasi etis telah mencapai US$153 milyar menjelang tahun 2000, sebuah peningkatan pesat dari US$12 milyar pada tahun 1995. Menurut laporan, sekitar 12% dari investasi total yang dikelola di AS adalah bagian dari skema SRI.

Sumber:
www.going-global.com/articles/understanding_foreign_direct_investment.htm dan

www.jubileedebtcampaign.org.uk/

 


[1] Anonim. Environmental Economic. (unknown: unknown, 2010), p.xx.

[2] John D Daniels, et.al, (2007), International Business: Environment and Operations, Prentice hall, New Jersey, p. 248

[3] Ibid., p. 248

[4] Ibid., p. 269

[5] Ibid., Imam, (2008), Misteri Globalisasi Finansial

[6] Ibid., Imam, (2008), Misteri Globalisasi Finansial

 

ORGANISASI DAN MANAJEMEN KORPORASI

 

Devania Anesya/ 070810535

 

Manajemen adalah proses mengarahkan pada perkembangan, perbaikan, dan alokasi sumber daya untuk mencapai tujuan organisasi. Manajer adalah orang-orang yang bertanggung jawab bagi perkembangan dan dalam melaksanakan proses manajemen. Ketakutan utama fungsi manajer adalah merencanakan, mengorganisasi, memimpin, dan mengontrol. Dengan menggunakan empat fungsi tersebut, manajer akan bekerja untuk meningkatkan efisiensi dan keefektifan pegawai mereka, proses, proyek, dan organisasi secara keseluruhan.

Perencanaan adalah menentukan apa yang butuh untuk dilakukan, mengidentifikasi kapan dan bagaimana rencana dijalankan, dan menentukan siapa yang harus melakukannya. Manajer menggunakan empat macam tipe perencanaan: strategis, taktikal, operasional, dan perencanaan berkelanjutan. Perencanaan strategis terkait penciptaan perencanaan jangka panjang (1-5 tahun), tujuan ke luar, dan menentukan kebutuhan-kebutuhan sumber daya untuk mencapai tujuan. Perencanaan taktikal adalah memiliki jangka waktu yang lebih pendek (kurang dari setahun) dan tujuannya lebih objektif yang mendukung tujuan strategis yang lebih strategis. Perencanaan operasional menciptakan standar spesifik, metode, kebijakan, dan prosedur yang digunakan dalam area fungsional yang spesifik organisasi. Perencanaan berkelanjutan mengidentifikasi tindakan alternatif dari situasi yang tidak biasa atau krisis.

Lalu apakah fungsi utama manajer dalam sebuah organisasi? Organisasi terkait mengkoordinasi dan mengalokasi sebuah sumber daya firma untuk melaksanakan perencanaan. Di dalamnya meliputi pengembangan sturktur bagi orang-orang, posisi, departemen, dan aktivitas firma. Fungsi ini terpenuhi dengan memisahkan/ menentukan tugas divisi pekerja, mengelompokkan kerja, dan pegawai.

Manajer memiliki beberapa tipe kepemimpinan dalam sebuah organisasi yang mana sikapnya berisi nilai, dan standar perilaku yang mana bisa dibedakan dari satu organisasi dengan organisasi lainnya. dalam peran sebagai informal, manajer juga berperan sebagai pengumpul informasi, distributor informasi, atau juru bicara perusahaan. Sebuah peran interpersonal manajer adalah berdasar pada beragam interaksi dengan orang-orang. Pada beberapa situasi, manajer bahkan dibutuhkan untuk berperan sebagai sosok pemimpin dalam sebuah perusahaan.

Keahlian dalam manajerial dapat dipisahkan dalam tiga kategori dasar: teknikal, hubungan antarmanusia, dan keahlian konseptual. Area pengetahuan yang terspesialisasi, terkuasai, dan kemampuan untuk mengetahui bagaimana suatu berjalan adalah keahlian teknikal. Keahlian hubungan antarmanusia di dalamnya termasuk keahlian untuk memahami tingkah laku manusia, berkomunikasi secara efektif, dan memotivasi orang lain agar berhasil mencapai tujuan tertentu. Keahlian konseptual adalah kemampuan untuk melihat organisasi secara keseluruhan, memahami bagaimana setiap bagian dalam perusahaan saling bergantung satu sama lainnya, dan mengerti bagaimana organisasi berhubungan dengan lingkungan eksteralnya.

 

 

Sumber:

McDaniels, et.al. 2008. The Future of Business. Mason: Thomson South Western

 

AUSTRALIA HUMAN RIGHTS

 

Devania Anesya/ 070810535

Human rights are about equality and fairness for everyone—no matter where people come from, their racial or cultural background, age, gender, disability or what they earn. Protecting and promoting human rights is about making sure that basic safeguards for equality and fairness are in place so that we can prevent the violation of rights, and provide remedies when a violation does occur.

Australia’s human rights obligations derive, in large part, from the international treaties to which Australia has become a party. For this reason, all Australian Governments (Commonwealth, State, Territory and local governments) have a special role in protecting and promoting human rights. The main kinds of human rights are: Civil and political rights – which protect the individual from the misuse of political power and recognise every individual’s right to participate in their country’s political process. They include rights such as the right to be free from discrimination and the right to equality before the law – and Economic, social and cultural rights which protect an individual’s right to access economic, social and cultural aspects of their country. They include rights such as the right to education and the right to adequate health services.

Australia has ratified the two major international treaties which set out these rights: the International Covenant on Civil and Political Rights and the International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights. This means that the Government is already responsible for respecting and ensuring rights under these treaties.

Australia has had a very racist past in which apartheid has been practiced and where indigenous Aboriginal people have lost almost all their land and suffered many prejudices. Aborigines are the poorest group in Australia and suffer from very much preventable diseases. For more about these issues, you can start at these harrowing reports from John Pilger (2000) a prominent Australian journalist who has been critical of many western policies.

 

“In 1987, a sensational “discovery” was made by a Sydney University team, led by Australia’s most celebrated pre-historian, Professor D J Mulvaney. They reported that the Australian population in 1788 was 750,000, or three times the previous estimate. They concluded that more than 600,000 people had died as result of white settlement.”

 

Recently, people have started thinking about emerging human rights principles. These human rights principles include things like the right to a healthy environment. These rights remain largely unofficial and their status is yet to be settled at international law.

Australia has a strong existing human rights framework. Human rights are currently protected in a range of ways including our democratic institutions, legal safeguards, and a culture that values human rights. Protecting and promoting human rights requires balancing the interests of individuals and groups with the interests of society including security, public health and public order.

Australian Constitution

The Australian Constitution provides for certain human rights protections. These specific rights include:

  • prohibiting the Commonwealth from making any law establishing any religion or imposing any religious observance
  • the right to a trial by jury, and
  • the right to fair compensation when the Commonwealth acquires the property of a person or a State.

 

The High Court of Australia has also found that some rights can be implied from the Australian Constitution such as the implied right to freedom of political communication. The extent of the protection offered by these implied rights remains unclear.

A number of human rights are recognised and protected by the common (or judge-made) law. These include, for example, the right to be presumed innocent until proven guilty, the right to silence and the requirement that evidence of confessions obtained by force be excluded at trials. These rights may be restricted or removed by legislation at any time.

Australia’s anti-discrimination laws are integral to the protection of human rights. Under Federal discrimination laws you are not allowed to be treated less favourably in public life because of your sex, marital status, race, age or because you have a disability. States and Territories also have anti-discrimination laws which, although similar to the Federal laws, vary in the grounds of discrimination they cover, the processes used to make complaints and the remedies available. Human rights in Australia are protected by a variety of others laws in addition to anti-discrimination legislation. These include Australia’s criminal laws which embody human rights principles such as the right to a fair trial.

 

In addition to their anti-discrimination legislation, two jurisdictions in Australia have enacted human rights legislation. In 2004 the ACT Government passed the Human Rights Act 2004. Victoria followed with its Charter of Human Rights and Responsibilities Act 2006. The main features of these laws are that:

  • they both set out the human rights that are protected in these jurisdictions
  • do not enable courts to invalidate legislation, but instead enable them to tell Government if legislation is not able to be interpreted consistently with human rights, and
  • in the ACT (although not in Victoria) the legislation, from 1 January 2009, provides for a direct right of action to the courts for individuals who believe their human rights have been breached.

States and Territories also have a range of human rights, anti-discrimination and equal opportunity commissions.

The Australian administrative law system provides for a number of rights and protections. For example, in some cases a person affected by a decision made by a government agency may have the merits of that decision reviewed. Other safeguards include: being able to access documents which might be relevant to an administrative decision made about you under the Freedom of Information Act 1982 (Cth); and privacy protections under the Privacy Act 1988 (Cth).

In International law Australia has ratified the two major treaties which set out civil and political rights and economic, social and cultural rights (the International Covenant on Civil and Political Rights and the International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights) as well as a number of other major international human rights treaties.

When Australia becomes party to an international human rights treaty, it does not automatically become part of Australian law and is therefore not automatically enforceable in Australia. Rather, the rights have to be specifically incorporated into domestic legislation. Australia has a broad range of domestic legislation that recognises the human rights instruments to which Australia is a party.

The Human Rights and Equal Opportunity Commission Act 1986 (Cth) also helps to ensure that the rights contained in the International Covenant on Civil and Political Rights and other international declarations such as the Declaration of the Rights of the Child, the Declaration on the Rights of Disabled Persons and are recognised in Australia.

Under some international treaties that Australia has ratified, individuals can submit a complaint to a United Nations treaty committee concerning alleged human rights violation by an Australian government. For example, the committee can consider the complaint and make a non-binding recommendation.

 

 

References:

John Pilger, New Statesman, July 10, 2000 available at http://www.globalissues.org/article/148/australia-and-human-rights [retrieved 15 Desember 2010]

http://www.humanrightsact.com.au/2008/ [retrieved 15 Desember 2010]

http://www.hrw.org/en/news/2010/12/08/australia-make-rights-foreign-policy-priority [retrieved 15 Desember 2010]

http://www.globalissues.org/article/138/human-rights-for-all [retrieved 15 Desember 2010]

www.humanrightsconsultation.gov.au [retrieved 15 Desember 2010]

 

 

AUSTRALIAN EXTERNAL RELATIONS: RELATIONS WITH INDONESIA, CHINA, AND ITS POSITION IN ASIA

 

Devania Anesya/ 070810535

Australia has always been a frightened country (Renouf, 1979 and Pons, 1994) by the constant fear of attack or conquest by external and predominantly Asian countries. Australia beliefs that she cannot defend herself against these perceived threats, that’s why she led Australia’s policy makers to look to great and powerful friend for reassurance and protection.  As a consequence, Australia has become a dependent ally (Bell, 1988), borrowing from and ever supportive of the policies and practices of its principal benefactors, and ready to dispatch military forces overseas in support of their imperial objectives (Andrews, 1979; Millar, 1991; and Watt, 1968). The notion of keeping Australia safe created by maintaining its surrounding region as an Anglo-Australian and later United States-Australian.

Racial and ethnocentric concerns have informed most of the perceived threats to Australia’s security: initially invasion by ‘yellow hordes’, followed by the fear of communist ‘reds’, and then following the collapse of the Soviet Union, Arab, and Muslim terrorist and religious fanatics. As Jan Pettman has argued, these external fears have been fostered by a process of racialization which predisposes many Australians to associate threat with difference’ and continues to inform dominant assumptions of alliance/ affiliation/ allegiance with the west, and defines our regions against us (Pettman, 1992). Pettman further argues that Australia’s continued fear of invasion may also stem from a sense of guilt that white settlers come with superior military power and seize the land by force, claiming that its occupants were not really using the land productively, might not the more populous and pressured of Asia likewise (Pettman, 1992).

Australia Relations with Indonesia

Australian governments have developed a defense strategy predicated on a threat from and a need for stability in the north, giving observers the impression that Indonesia is a major concern that has loomed large in Australia’s strategic vision (rather than vice versa) (Smith, 2008).

In the past, officials in Australia have worked hard to build a special relationship with Indonesia, which included generous Australian aid, and—in Canberra’s view—tacit support for Indonesia’s acquisition of East Timor. Indonesia has also valued its relationship with Australia. Indonesia even gave Australia a sweetheart deal in divvying up the oil in the Timor Gap, most likely in exchange for Australia’s acquiescence to Indonesia’s controversial absorption of East Timor.

However, because of Australia’s role in the independence of East Timor, Indonesia ended a defense agreement with Australia and relations grew sour (Smith, 2008). In fact, Indonesian leaders have cited Australia as the primary threat to its cohesion, particularly in relation to the troubled province of Papua. Indonesia blamed Australia for the territory’s secession from the Republic. Today, Indonesians believe that Australia is the primary threat to national cohesion.

After September 11 and, especially, the October 12, 2002 Bali bombings that killed eighty-eight Australians, Indonesia figured prominently in Australian security. Australia believes conditions there may pose a threat to its citizens and Australian assets overseas. Australian officials have worked hard to revitalize the relationship. At the functional level there is substantial cooperation. Australia has maintained its aid program and has assisted the Indonesian police in their Bali blast investigations. Restoration of military-tomilitary ties is in the works. Yet Australia has struggled to establish high-level visits. Both Indonesian presidents Wahid and Megawati have cancelled planned trips to Australia, most likely because of nationalist pressures emanating from the Indonesian Parliament and the general public.

In the wake of difficulties to the bilateral relations, both Canberra and Jakarta are trying to restore elements of past cooperation. For example, in the aftermath of the Bali blast, Australian police were instrumental in assisting their Indonesian counterparts in dismantling the culpable Jemaah Islamiyah cells.

For the United States, Australia’s links with Indonesia have always been useful because they helped shore up Indonesia’s security and stability. However, today in the wake of East Timor and Bali, Canberra-Jakarta links are shaken, and the United States needs to be realistic about the limitations of the Australia-Indonesia relationship. Furthermore, Australia’s close alliance with the United States has proven to be a millstone in normalizing Australia- Indonesia relations; many Indonesians see the Untied States as having negative designs on their country for which Australia is a willing partner.

Australia Relations with China

Australia’s first diplomatic mission in China opened in 1941, but closed again only eight years later after the Communist victory over the Nationalist Kuomintang and the subsequent establishment of the People’s Republic of China (PRC) in 1949. Cold War fears of Communism characterised Australia’s relations with China over the next two decades, with Australia refusing to recognise either the Communist government of the PRC in Peking (Beijing) or the Nationalists in the Republic of China (Taiwan) (http://www.naa.gov.au/about-us/publications/fact-sheets/fs247.aspx ).

In 1966, under Prime Minister Harold Holt, a diplomatic mission was established in Taipei. Seven years later, when the Whitlam government established diplomatic relations with the PRC, the Taipei embassy closed and an embassy was opened in Peking (http://www.naa.gov.au/about-us/publications/fact-sheets/fs247.aspx ).

Australia’s relationship with China is documented in records created by the Department of Trade, the Prime Minister Department and within the papers of individual prime ministers including Gough Whitlam and Malcolm Fraser (http://www.naa.gov.au/about-us/publications/fact-sheets/fs247.aspx ).

According to her White Paper, Australia perceive china as the new state with rapid growing economy that must be addressed by Australia elites at the most considerable level. Australia cannot neglect China capabilities and how this will open to a new trade agreement that would benefit Australia. Cooperation between China and Australia is enhanced in the mining and energy sectors. he agreements cover projects worth more than $10 billion in total.Seven of the ten agreements relate to resources and energy. This demonstrates the dynamic relations between the two countries in this sector, and the strong complementarity of the two economies  (Downer, 2005).

 

References:

Cheeseman, Graeme. –. Australia: the White Experience of fear and Dependence.

Smith, Anthony L. 2008. Australia_indonesia Relations: Getting Beyond East Timor. Hawaii: Asia-Pacific Center for Security Studies (www.apcss.org )

Fact sheet 247 – Australia’s diplomatic relations with China. National Archives of Australia. [Online] n/a n/a, n/a. [Cited: November 23, 2010.] http://www.naa.gov.au/about-us/publications/fact-sheets/fs247.aspx

 

 

TEKNIK ANALISIS DATA

 

Devania Anesya/ 070810535

 

Data dalam penelitian kuantitatif merupakan hasil pengukuran terhadap keberadaan suatu variabel. Variabel yang diukur merupakan gejala yang menjadi sasaran pengamatan penelitian. Data yang diperoleh melalui pengukuran variabel dapat berupa data nominal, ordinal, interval atau rasio. Pengolahan data adalah suatu proses untuk mendapatkan data dari setiap variabel penelitian yang siap dianalisis. Pengolahan data meliputi kegiatan pengeditan data, tranformasi data (coding), serta penyajian data sehingga diperoleh data yang lengkap dari masing-masing obyek untuk setiap variabel yang diteliti.

Pengeditan adalah pemeriksaan atau koreksi data yang telah dikumpulkan. Pengeditan dilakukan karena kemungkinan data yang masuk (raw data) tidak memenuhi syarat atau tidak sesuai dengan kebutuhan. Contoh kegiatan dalam pengeditan data adalah pemeriksaaan kuesioner yang telah diisi oleh responden. Aspek-aspek yang perlu diperiksa antara lain kelengkapan responden dalam mengisi setiap pertanyaan yang diajukan dalam kuesioner. Jika pengisian belum lengkap, peneliti dapat meminta responden untuk mengisinya kembali. Jika hal itu tidak dapat dilakukan, sebaiknya kuesioner tersebut tidak digunakan untuk kepentingan analisis data.

Coding (pengkodean) data adalah pemberian kode-kode tertentu pada tiap-tiap data termasuk memberikan kategori untuk jenis data yang sama. Kode adalah simbol tertertu dalam bentuk huruf atau angka untuk memberikan identitas data. Kode yang diberikan dapat memiliki makna sebagai data kuantitatif (berbentuk skor). Kuantikasi atau transformasi data menjadi data kuantitatif dapat dilakukan dengan memberikan skor terhadap setiap jenis data dengan mengikuti kaidah-kaidah dalam skala pengukuran

Tabulasi adalah proses menempatkan data dalam bentuk tabel dengan cara membuat tabel yang berisikan data sesuai dengan kebutuhan analisis. Tabel yang dibuat sebaiknya mampu meringkas semua data yang akan dianalisis.

Sementara itu dalam penelitian kualitatif adalah proses mencari serta menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan lainnya sehingga mudah dipahami agar dapat diinformasikan kepada orang lain (Bogdan, 1984).

Proses analisis data dalam penelitian kualitatif dimulai sejak sebelum peneliti memasuki lapangan yang mana dilanjutkan pada saat peneliti berada di lapangan sampai peneliti menyelesaikan kegiatan di lapangan. Sebelum peneliti memasuki lapangan, analisis dilakukan terhadap data hasil studi pendahuluan atau data sekunder. Analisis data diarahkan untuk menentukan fokus penelitian. Namun demikian fokus penelitian yang ditentukan sebelum peneliti memasuki lapangan masih bersifat sementara. Fokus penelitian ada kemungkinan mengalami perubahan atau berkembang setelah peneliti berada di lapangan.

Ketika peneliti mulai memasuki kegiatan lapangan untuk mengumpulkan data, peneliti melanjutkan analisis data. Misalnya, ketika peneliti melakukan wawancara analisis dilakukan terhadap informasi hasil wawancara. Apabila jawaban tersebut dirasakan belum memuaskan, peneliti melanjutkan wawancara dengan mengajukan pertanyaan lanjutan sampai diperoleh data yang memuaskan. Miles and Huberman (1984), mengemukakan bahwa aktivitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus-menerus sampai tuntas, sehingga datanya jenuh. Ukuran kejenuhan data ditandai dengan tidak diperolehnya lagi data atau informasi baru. Aktivitas dalam analisis meliputi reduksi data (data reduc tion), penyajian data (data display), serta penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing/ verification).

Reduksi data adalah proses analisis untuk memilih, memusatkan perhatian, meyederhanakan, mengabstraksikan serta mentransformasikan data yang muncul dari catatan-catatan lapangan (Patilima, 2005). Mereduksi data berarti membuat rangkuman, memilih hal-hal pokok, memfokuskan pada hal-hal penting, mencari tema dan pola, serta membuang yang dianggap tidak perlu. Reduksi data dilakukan dengan pertimbangan bahwa data yang diperoleh dari lapangan jumlahnya cukup banyak, untuk itu perlu dipilih dan dipilah sesuai dengan kebutuhan dalam pemecahan masalah penelitian. Dalam mereduksi data setiap peneliti dipandu oleh pertanyaan penelitian yang harus dijawab berdasarkan data. Bagi peneliti pemula, reduksi data dapat dilakukan melalui diskusi dengan teman sejawat atau orang yang dipandang ahli dalam bidangnya.

Setelah data direduksi, langkah analisis selanjutnya adalah penyajian (display) data. Penyajian data diarahkan agar data hasil reduksi terorganisasikan, tersusun dalam pola hubungan, sehingga makin mudah dipahami. Penyajian data dapat dilakukan dalam bentuk uraian naratif, bagan, hubungan antar kategori, diagram alur (flow chart), dan lain sejenisnya. Penyajian data dalam bentuk-bentuk tersebut akan memudahkan peneliti memahami apa yang terjadi dan merencanakan kerja penelitian selanjutnya. Pada langkah ini, peneliti berusaha menyusun data yang relevan sehingga menjadi informasi yang dapat disimpulkan dan memiliki makna tertentu. Prosesnya dapat dilakukan dengan cara menampilkan dan membuat hubungan antar fenomena untuk memaknai apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang perlu ditindaklanjuti untuk mencapai tujuan penelitian.

Langkah berikutnya dalam proses analisis data kualitatif adalah menarik kesimpulan berdasarkan temuan dan melakukan verifikasi data. Kesimpulan awal yang dikemukan masih bersifat sementara dan akan berubah bila ditemukan bukti-bukti kuat yang mendukung tahap pengumpulan data berikutnya. Proses untuk mendapatkan bukti-bukti inilah yang disebut sebagai verifikasi data.

Dalam penelitian kualitatif temuan atau data dinyatakan valid apabila tidak ada perbedaan antara yang dilaporkan peneliti dengan apa yang sesungguhnya terjadi pada objek yang diteliti. Kebenaran realitas dalam penelitian kualitatif tidak bersifat tunggal tetapi jamak dan tergantung pada kemampuan peneliti mengkontruksi fenomena yang diamati, serta dibentuk dalam diri seorang sebagai hasil proses mental tiap individu dengan latar belakangnya. Oleh karena itu jika ada lima orang peneliti dengan latar belakang berbeda meneliti objek yang sama akan mendapatkan lima temuan dan semuanya dinyatakan valid jika yang ditemukan tersebut tidak berbeda dengan apa yang terjadi sesungguhnya pada objek yang diteliti. Uji keabsahan data dalam penelitian kualitatif meliputi uji credibility (validitas internal), transferability (validitas eksternal), dependability (reliabilitas) dan conformability (objektivitas). Uji kredibilitas data atau kepercayaan terhadap data hasil penelitian kualitatif antara lain dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan dalam penelitian, triangulasi, diskusi dengan teman sejawat, analisis kasus negatif, dan member check. Transferability pada penelitian kualitatif berkenaan dengan pertanyaan, hingga dimana penelitian dapat diterapkan atau digunakan dalam situasi lain. Oleh karena itu, peneliti harus membuat laporannya dengan uraian yang rinci, jelas, sistematik sehingga dapat dipercaya. Pengujian dependability biasanya dilakukan oleh tim auditor independen, atau pembimbing untuk mengaudit keseluruhan aktivitas peneliti dalam melaksanakan penelitian. Jika peneliti tidak mempunyai atau tidak mampu menunjukkan aktivitasnya di lapangan maka dependabilitas penelitiannya patut diragukan. Uji confirmability mirip dengan uji dependability sehingga pengujiannya dapat dilakukan secara bersamaan. Uji confirmability berarti menguji hasil penelitian. Bila hasil penelitian merupakan fungsi dari proses penelitian yang dilakukan, maka penelitian tersebut telah memenuhi standar confirmabilitynya.

 

Sumber:

Milles, M.B. and Huberman, M.A. 1984. Qualitative Data Analysis. London: Sage Publication

Danim, Sudarwan. 2000. Metode Penelitian untuk Ilmu-Ilmu Perilaku. Jakarta: Bumi Aksara.

Danim, Sudarwan. 2002. Menjadi Peneliti Kualitatif . Bandung: Pustaka Setia.

Nasution, S. 1996. Metode Penelitian Naturalistik-Kualitatif. Bandung: Tarsito.

Patilima, Hamid. 2005. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 1997. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2005. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Pendidikan; Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukardi. 2003. Metodologi Penelitian Pendidikan: Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta: Bumi Aksara.

Sukmadinata, Nana Syaodih. 2005. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suryabrata, Sumadi. 1998. Metodologi Penelitian. Jakarta: RajaGrafindo

Persada.

 

TEKNIK PENGUMPULAN DATA: WAWANCARA DAN FGD (FORUM GROUP DISCUSSION)

 

 


Devania Anesya/ 070810535

Dianti Kurnianingrum/ 070810068

Ardhi Varian Nugraha/070810710

Gusti Khairunisa / 070810200

Wahyu A Perdana/ 070810516

 

 

Salah satu hal yang paling penting dalam penelitian adalah data penelitian, karena melalui data berbagai macam tujuan penelitian dapat dicapai, baik dalam hal menjawab pertanyaan, maupun pengujian hipotesis (Silalahi, 2006: 257). Oleh karenanya langkah pengumpulan data dapat dikatakan sebagai salah satu langkah paling essensial dalam penelitian. Data penelitian merupakan hasil dari pengamatan dan pengukuran yang dilakukan secara empiris, yang mengungkapkan fakta tentang karakteristik dari suatu gejala tertentu(Silalahi, 2006: 258). Dalam penelitian, kita tidak bisa hanya mengandalkan pengetahuan rasional semata, karena seringkali apa yang terlihat atau terdengar tiap harinya berbeda dengan kenyataan di lapangan. Oleh karena itu penting sekali untuk mencari dan menemukan fakta sebagai pengetahuan empiris, melalui pengumpulan data.

Pengumpulan data dapat dilakukan dengan metode-metode tertentu tergantung permasalahan yang dihadapi, walaupun tidak jarang dalam kasus-kasus tertentu, justru metode yang mempengaruhi permasalahan, entah karena sulit dan peliknya permasalahan atau karena belum ada metode yang mampu digunakan terhadap suatu permasalahan (Silalahi, 2006: 268). Namun demikian secara umum metode pengumpulan data akan selalu bergantung pada permasalahannya. Pada dasarnya metode pengumpulan data dapat diartikan sebagai cara untuk mengumpulkan data. Kemudian terdapat berbagai macam pengelompokan metode pengumpulan data, salah satu yang terkemuka adalah metode pengelompokan menurut Neuman.

Neuman mengelompokkan metode pengumpulan data menjadi metode pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif (Silalahi, 2006: 268). Pada dasarnya, data kuantitatif merupakan data yang dapat dinyatakan dengan angka, sebaliknya data kualitatif merupakan data yang tidak dapat dinyatakan atau diukur melalui angka. Data seperti ini biasanya berhubungan dengan deskripsi dan interpretasi akan suatu fenomena, dimana data-data seperti ini seringkali didapatkan melalui wawancara mendalam atau usaha dengar pendapat dan diskusi dengan pihak tertentu. Kedua cara ini bukanlah satu-satunya cara untuk mendapatkan data kualitatif, masih banyak cara lain yang dapat digunakan, namun sesuai dengan Topik yang tertera pada silabus (Silabus AHI, 2010) maka paper ini akan membahas kedua cara tersebut.

Wawancara

Wawancara adalah merupakan pertemuan antara dua orang untuk bertukar informasi dan ide melalui tanya jawab sehingga dapat dikontruksikan makna dalam suatu topik tertentu (Esterberg, 2002). Wawancara merupakan alat mengecek ulang atau pembuktian terhadap informasi atau keterangan yang diperoleh sebelumnya dan juga merupakan teknik komunikasi langsung antara peneliti dan sampel.

Dalam penelitian dikenal teknik wawancara-mendalam (Hariwijaya 2007: 73-74). Teknik ini biasanya melekat erat dengan penelitian kualitatif. Wawancara mendalam (in–depth interview) adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara dengan informan atau orang yang diwawancarai, dengan atau tanpa menggunakan pedoman (guide) wawancara di mana pewawancara dan informan terlibat dalam kehidupan sosial yang relatif lama. Keunggulannya ialah memungkinkan peneliti mendapatkan jumlah data yang banyak, sebaliknya kelemahan ialah karena wawancara melibatkan aspek emosi, maka kerjasama yang baik antara pewawancara dan yang diwawancari sangat diperlukan.

Dari sisi pewawancara, yang bersangkutan harus mampu membuat pertanyaan yang tidak menimbulkan jawaban yang panjang dan bertele-tele sehingga jawaban menjadi tidak terfokus. Sebaliknya dari sisi yang diwawancarai, yang bersangkutan dapat dengan enggan menjawab secara terbuka dan jujur apa yang ditanyakan oleh pewawancara atau bahkan dia tidak menyadari adanya pola hidup yang berulang yang dialaminya sehari-hari. Untuk itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seorang peneliti saat mewawancarai responden adalah intonasi suara, kecepatan berbicara, sensitifitas pertanyaan, kontak mata, dan kepekaan nonverbal. Dalam mencari informasi, peneliti melakukan dua jenis wawancara, yaitu autoanamnesa (wawancara yang dilakukan dengan subjek atau responden) dan aloanamnesa (wawancara dengan keluarga responden).

Metode wawancara merupakan salah satu metode pengumpulan data yang umum digunakan untuk mendapatkan data berupa keterangan lisan dari suatu narasumber atau responden tertentu. Data yang dihasilkan dari wawancara dapat dikategorikan sebagai sumber primer karena didapatkan langsung dari sumber pertama. Proses wawancara dilakukan dengan mengajukan pertanyaan kepada narasumber atau responden tertentu. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh pewawancara tersebut biasanya telah terstruktur secara sistematis agar didapatkan hasil wawancara yang lebih spesifik dan terperinci. Walaupun adakalanya wawancara berlangsung tidak terstruktur atau terbuka sehingga menjadi sebuah diskusi yang lebih bebas. Dalam kasus ini tujuan pewawancara mungkin berkisar pada sekedar memfasilitasi narasumber atau responden untuk berbicara (Blaxter et.al, 2006: 258-259). Wawancara yang lebih terbuka sering kita lihat dalam acara talkshow. Namun demikian, wawancara terstruktur tetap lebih baik untuk mendapatkan data yang lebih spesifik.

Menurut Musta’in Mashud di dalam buku Metode Penelitian Sosial Berbagai Alternatif Pendekatan (2005), secara umum wawancara dibagi menjadi dua sesuai standarisasinya yaitu wawancara berencana dan tidak berencana. Wawancara berencana biasanya telah disiapkan model-model pertanyaan yang pasti berupa kuesioner yang telah secara sistematis disusun sedemikian urut. Kuesioner tersebut nantinya diajukan kepada para responden dengan cara bisa melalui wawancara yang dalam hal ini sifatnya tertutup karena pewawancara tidak diperkenankan mengembangkan pertanyaan dan menanyakan persis dengan apa yang ada dikuesioner atau bisa juga dengan menyodorkan lembaran kuesioner dan membiarkan responden menjawab. Dalam hal ini jelas tujuannya adalah mencari keseragaman jawaban karena pertanyaan sifatnya pakem dan tidak bisa ditambah atau dikurangi. Model seperti ini seringkali digunakan dalam riset yang bersifat menguji hipotesis. Sebaliknya, wawancara yang tidak terencana tidak memiliki persiapan susunan yang mendasar. Model ini memungkinkan penanya mengembangkan pertanyaan secara spontanitas namun tidak asal-asalan.

Lebih mendetail lagi, wawancara tidak terencana dibagi lagi menjadi dua yaitu wawancara bebas dan terfokus. Wawancara bebas dikatakan bebas karena tidak terikat sistematika susunan pertanyaan tertentu namun hanya diarahkan oleh beberapa pedoman wawancara sehingga pewawancara dapat bebas mengembangkan apa yang akan ditanyakan nantinya. Bedanya dengan wawancara terfokus adalah apabila terfokus maka meskipun pewawancara terikat dengan pedoman pertanyaan, pewawancara harus tetap mengarahkan fokus pertanyaan pada satu persoalan saja. Hal ini lebih menghemat waktu karena seringkali pada wawancara bebas pewawancara terlibat pada obrolan yang sedikit keluar dari topik permasalahan utama.

Ada dua jenis wawancara jika dilihat dari sifat pertanyaannya yaitu wawancara tertutup dan terbuka. Pada wawancara tertutup, baik yang diwawancarai atau pewawancara betul-berul terikat pada struktur susunan pertanyaan wawancara. Model pertanyaan seperti ini seringkali digunakan pada survei dan tidak memberikan peluang bagi responden untuk mengembangkan jawaban lebih dalam. Sebaliknya, model pertanyaan terbuka pewawancara dapat melakukan observasi jawaban jauh lebih dalam dan leluasa karena tidak terikat pada satu struktur susunan tertentu.

Beberapa tips saat melakukan wawancara adalah mulai dengan pertanyaan yang mudah, mulai dengan informasi fakta, hindari pertanyaan multiple, jangan menanyakan pertanyaan pribadi sebelum building raport, ulang kembali jawaban untuk klarifikasi, berikan kesan positif, dan kontrol emosi negatif. Selain itu, ada beberapa hal lain yang juga perlu diperhatikan untuk menjadi pewawancara yang baik, yaitu jujur, mempunyai minat, berkepribadian dan tidak temperamental, adaptif, akurasi, dan berpendidikan (Moser & Kalton dalam Musta’in Mashud dalam Bagong & Sutinah 2005: 76).

 

Focus Group Discussion (FGD)

Selain wawancara juga dikenal Focus Group Discussion (FGD) merupakan metode penelitian di mana peneliti memilih orang-orang yang dianggap mewakili sejumlah publik yang berbeda. Misalnya, seorang Public Relations (PR) perusahaan ingin mengetahui opini publik tentang kebijakan baru perusahaan, PR bisa memilih orang yang dianggap mewakili karyawan, pimpinan dan lainnya. Mereka semua dikumpulkan dalam sebuah ruang diskusi yang dipimpin seorang moderator.

Di forum diskusi inilah moderator mengeksplorasi opini dan pandangan-pandangan responden tentang kebijakan perusahaan. Dari sini kemudian moderator memiliki peran penting bagi suksesnya diskusi. Peneliti dapat bertindak sebagai moderator atau mempercayakan kepada orang lain. Seorang moderator harus mempunyai kemampuan dalam penguasaan teknik wawancara, menjaga agar aliran diskusi terus berjalan, dan mampu bertindak sebagai wasit atau bahkan sebagai pembela yang menentang apa yang dianggap baik (devil’s advocate). Selama proses diskusi akan lebih baik dilengkapi alat-alat perekam, sehingga membantu peneliti dalam analisis data. (Hariwijaya 2007: 72-73).

FGD memungkinkan peneliti mendapatkan data yang lengkap dari informan yang biasanya dijadikan landasan suatu program (pilot study). Pelaksanaan FGD juga relatif cepat, yang terlama adalah waktu rekruitmen informan. FGD juga memungkinkan peneliti lebih fleksibel dalam menentukan desain pertanyaan, sehingga bebas bertanya kepada informan sesuai dengan tujuan penelitian. Namun FGD relatif membutuhkan biaya yang cukup besar, bahkan dalam beberapa kasus, para informan mendapat selain konsumsi juga ‘uang lelah’ karena telah mengikuti diskusi.

Secara garis besar Focus Group Discussion (FGD), bersifat lebih lebar dari wawancara. Jika wawancara menitikberatkan pada pengajuan pertanyaan kepada narasumber atau responden, maka dalam FGD, tidak terdapat pengajuan pertanyaan secara spesifik, namun lebih pada upaya mendengarkan keterangan dari berbagai sumber yang kemudian dirumuskan menjadi suatu data tertentu. Dalam kasus ini peneliti berusaha mengumpulkan data mengenai suatu Topik tertentu dari banyak pihak yang memiliki informasi mengenai Topik tersebut. Masing-masing pihak kemudian mengemukakan pendapat, persepsi dan pemikirannya masing-masing mengenai Topik tersebut dalam suatu diskusi, dimana peneliti menjadi pendengar yang bertugas mengamati dan memfasilitasi jalannya diskusi. Dari diskusi tersebut kemudian dihasilkan suatu pendapat akhir yang mewakili pendapat utama dari masing-masing pihak. Pendapat akhir inilah yang kemudian menjadi data yang lalu dikumpulkan oleh peneliti. Tentu saja dalam FGD, terdapat tingkatan persepsi dan kebiasan tertentu, sesuai dengan pemikiran masing-masing pihak. Namun dari hal ini didapatkan suatu data yang lebih bersifat deskriptif dan menyeluruh.

FGD adalah suatu metode kualitatif. Tujuannya adalah untuk memperoleh informasi mendalam pada konsep, persepsi dan gagasan untuk suatu kelompok FGD mengarahkan untuk menjadi lebih dari suatu pertanyaan-pertanyaan interaksi jawaban. Ini merupakan suatu diskusi kelompok antara 6 sampai 12 orang yang dipandu oleh seorang fasilitator dan co-fasilitator..

Kegunaan FGD antara lain untuk :

  1. Riset fokus dan pengembangan penelitian hipotesis yang relevan dengan menyelidiki kedalaman lebih besar pada masalah yang akan diselidiki dan penyebab yang mungkin terjadi.
  2. Merumuskan pertanyaan secara terstruktur, skala yang lebih besar untuk survey.
  3. Memberikan bantuan untuk memahami dan memecahkan permasalahan yang tak terduga.
  4. Mengembangkan pesan sesuai program pendidikan kesehatan dan kemudian mengevaluasi pesan agar lebih jelas.
  5. Menyelidiki topik yang pro dan kontra.

Cara mementukan kelompok diskusi:

  1. Menentukan Tujuan.
  2. mempertimbangkan peserta (criteria), situasi, dan lain-lain.
  3. Situasi analisis
  4. Mempertimbangkan pertimbangan ketika menyiapkan FGD.
  5. Memakai metode yang cocok
  6. Pelaksanaan.

Dalam pelaksanaan ini ada beberapa langkah yang harus diperhatikan antara lain :

    1. Merumuskan pertanyaan
    2. Identifikasi dan melatih assessor
    3. Melakukan Pre-test
    4. Merekrut peserta
    5. Membuat peraturan
    6. Membuat Jadwal
    7. Perkenalan
    8. Menjelaskan tujuan FGD
    9. Memberikan waktu untuk berpikir
    10. Mengatur setting
    11. Diskusi dimulai dari topik yang paling ringan
    12. Merekam setiap kejadian
    13. Menyiapkan data dan analisis
    14. Membuat laporan.

Dalam pelaksanaan sesi ada yang berperan sebagai fasilitator atau moderator untuk fokus kelompok diskusi yang bertindak sebagai perekam. Fungsi fasilitator adalah bertindak sebagai suatu ahli atas topik tertentu. Perannya adalah untuk merangsang dan mendukung diskusi. Tugasnya meliput memberikan petunjuk dan memberikan dorongan pada saat diskusi berlangsung.

FGD merupakan proses interaktif. FGD dapat digunakan sebagai alat yang kuat dalam sebuah penelitian yang menyediakan informasi secara spontan yang berharga dalam jangka waktu yang singkat dan relatif cepat. FGD merupakan salah satu metode kualitatif dan alat tunggal yang dapat menambah keuntungan misalnya dalam penelitian atau yang lain. Dalam kelompok diskusi, orang-orang cenderung memusatkan pendapatnya berdasarkan pada norma sosial. Akan tetapi pendapat-pendapat itu sebaiknya dibahas dengan ketua dan informan penting dalam FGD melalui wawancara.

Namun FGD memiliki beberapa kelemahan, di antaranya:

  1. FGD tidak dapat digunakan untuk tujuan kuantitatif, misalnya tes hipotesis atau penemuan-penemuan umum untuk lingkup yang luas, yang memerlukan penelitian-penelitian yang lebih teliti dan rumit.
  2. Dalam permasalahan sebuah topic yang sangat sensitive anggota kelompok dapat ragu-ragu dalam mengungkapkan perasaanya dan pengalamannya secara bebas. Misalnya perilaku seksual atau HIV AIDS yang dialaminya.

 

Referensi

Blaxter, Loraine., Hughes, Christina., dan Tight Malcolm. 2006. How to Research: Seluk Beluk Melakukan Riset. Jakarta: PT Indeks Kelompok Gramedia.

Faisal, Sanapiah, Penelitian Kualitatif: Dasar-Dasar dan Aplikasinya. Malang: YA3, 1990

Silabus Analisis Hubungan Internasional 2010-2011

Hariwijaya, M, Metodologi dan teknik penulisan skripsi, tesis, dan disertasi, elMatera Publishing, Yogyakarta, 2007

Silalahi, Ulber. 2006. Metode Penelitian Sosial. Bandung: UNPAR Press.

Suyanto, Bagong & Sutinah (ed), Metode penelitian sosial: berbagai alternatif pendekatan, Kencana, Jakarta, 2005

 

 

UTS KISI-KISI BERDASAR SILABUS


1. Memahami Bisnis Internasional

- Pengertian binal dan ruang lingkupnya : Bisnis Internasional adalah bisnis yang kegiatan-kegiatannya melewati batas-batas negara. Ketika pasar domestik mengalami kejenuhan dan pertumbuhan penjualan mulai melambat, → mengembangkan bisnis di negara lain→ contoh, McDonald di Rusia, Nike merancang sepatu sepak bola untuk Brasil → memperluas pasarnya, mencari peluang untuk berkembang di negara lain, mengurangi ketergantungan ekonomi di negara asalnya serta mencapai produksi dan distribusi yang ekonomis → missal: General Motor Corp, seiring dengan penurunan pangsa pasar kendaran ringan di Amerika telah mengalihkan penjualannya ke Argentina, Polandia, Cina dan Thailand untuk model-model seperti Opel Corsa.

2. Lingkungan Eksternal Binal

- Pada tahun 1990, negara demi negara mulai mengadopsi mekanisme pasar yang mereduksi peran negara dalam perekonomian, meningkatkan stabilitas makroekonomi, dan meningkatkan pendapatan personal.

- Meningkatnya kekuatan beli konsumen membawa kesuksesan bagi banyak perusahaan multinasional→ misalnya McDonald → pembukaan cabang di Rusia 1990→ lima pasar paling menguntungkan di dunia setelah Inggris, Prancis, Jerman, dan Spanyol→ McDonald memecahkan tantangan lingkungan ekonomi USSR → dengan melakukan skoring suplai negara, mengkontrak beberapa item seperti susu, keju chedar, dan daging. Untuk meyakinkan bahwa kualitas suplai cukup memadai, mereka melakukan bantuan dan pendidikan bagi petani dan peternak agar mendapatkan produk sesuai standar mereka. Bagaimanapun seseuai dengan berjalannya waktu McDonald telah membantu mengembangkan pelayanan makanan di Rusia → menarik minat konsumen: dalam perayaan pembukaannya, McDonald tak hanya merefleksikan kentang goreng dan hamburger tetapi juga dipenuhi oleh simbol-simbol politis Soviet, yang kemudian teridentifikasi sebagai usaha Mikhail Gorbachev yang berusaha menggerakkan negaranya dari negara yang state-controlled menuju sebuah ekonomi pasar. → Mendapatkan tenaga kerja di Rusia sangatlah mudah karena dipengaruhi oleh angka pengangguran yang tinggi→          Saat pembukaan pertama McDonald di Rusia, Pengunjung terus menerus berdatangan walaupun harga dari sebuah Big Mac, kentang goreng, dan soft drink sebesar dengan rata-rata penghasilan orang Rusia per 4 jam! → pada perjalanannya McDonald masih terus betahan dalam beberapa krisis Rusia, misalnya pada keruntuhan Uni Soviet di tahun 1991 → Dari sini dapat kita pahami bahwa ketika sebuah perusahaan berencana untuk membuka bisnisnya ke negara lain, ia harus memperhatikan kesejahteraan, pendapatan, stabilitas, kemiskinan, dan lain sebagainya→ dengan menemukan jalan untuk beradaptasi, memahami, dan mengintrepetasikan perubahan dalam ekonomi pasar akan membawa perusahaan multinasional pada kesuksesan besar sebab Perubahan dalam lingkungan ekonomi dapat memberi efek terhadap perubahan beberapa karakteristik. Beberapa bersifat langsung dan beberapa berhubungan dengan lingkungan, perusahaan, dan kompetitor.

- manager memperhatikan dan mengukur kemakmuran suatu negara, pendapatannya, stabilitas sosio politik dan kulturnya, sekaligus tingkat kemiskinan dan sejenisnya[1] → Salah satu indikator pertumbuhan ekonomi ialah

1. Gross National Income (GNI). GNI mengukur pendapatan berasal dari total produksti domesti dan kegiatan produktsi internasional oleh perushaan nasional. Salah satu bagian penting GNI ialah Gross National Product (GDP). GDP adalah nilai dari semua barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu batas wilayah negara dalam satu tahun, meliputi sejumlah yang dihasilkan oleh perusahaan nasional maupun perusahaan asing beroperasi lokal.

2. tingkat perubahan. Perubahan pertumbuhan ekonomi dalam kurun waktu tertentu dalam tahun menjadi indikator potensial menarik investasi asing

3. kekuatan daya beli

4. tingkat kualitas pertumbuhan manusia. Apabila perkiraan pertumbuhan manusia dinilai negatif, maka kemungkinan perusahaan itu hanya berinvestasi jangka pendek saja. Apabila sebaliknya, maka kemungkinan besar perusahaan tersebut berinvestasi jangka panjang.

- Fitur-fitur ekonomi ekonomi yang mempengarauhi investor asing dalam berinvestasi di negara tujuan.

1. inflasi. Hiperinflasi menyebabkan kecenderungan investasi jangka pendek dan mempengaruhi kemampuan daya beli konsumen

2. pengangguran. Pengangguran apabila tidak diatasi dengan insentif kebijakan yang tepat, pengguran menciptakan tekanan sosial, instabilitas politik, sekaligus menekan pertumbuhan ekonomi.

3. hutang. Hutang dideskripsikan sebagai kewajiban keuangan pemeirntah meliputi pinjaman dari warganegaranya, amaupun organsiasi asing dan pemerintah asing dan atau institusi internasional. Semakin besar kewajiban tersebut maka perekonomiannya makin tidak stabil.

4. Pertumbuhan ekonomi juga sangat ditentukan oleh pemerataan pendapatan (distribusi pendapatan). mereka berasumsi bahwa pemerataan pendapatan mencerminkan kesuksesan dan sustainbilitas pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, investor lebih positif berinvestasi di suatu negara yang mana tingkat perbedaan distribusi pendapatannya tidak terlalu signifikan.

5. kemiskinan. kemiskinan dinilai menimbulkan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Kemiskinan dapat menciptakan tindak kriminalitas sekaligus cermin berbagai dampak negatif ekonomi yang tidak bisa diantisipasi oleh negara.

6. keseimbangan pembayaran. Keseimbangan pembayaran umumnya berisi rekaman transaksi internasional suatu negara yang dilakukan oleh pemerintah, perusahaan maupun individu-individu. Balance of Payments (BOP) terdiri dari dua hal yakni current account dan capital account.

Diriview dari:

Wild, John J, Wild, Kenneth L., & Han, Jerry C.Y. 2008. International Business: The Challenges of Globalization. New Jersey: Pearson Practice Hall

3 & 4 PERDAGANGAN INTERNASIONAL I DAN II

-         Perdagangan internasional merupakan tempat di mana konsumen membeli barang dari produsen dari satu negara ke negara lain.

-         Aktivitas perdagangan internasional meliputi sekluruh kegiatan ekonomi global → Pelaku: aktor negara hingga nonegara.

-          Negara mendapatkan keuntungan berupa kenaikan pendapatan perkapita sekaligus pendapatan produk domestik (GDP)

-          Perdagangan internasional memperkenankan negara melakukan spesialisasi industri→  mengefektifkan, mengefisienkan sumber daya alamnya.

-          Bagi liberalisme: perdagangan bebas merupakan momen penting untuk pertumbuhan ekonomi. Akan tetapi, beberapa negara melihat konteks perdagangan internasional dengan konsep sebaliknya: cenderung membatasi perdagangan internasional dengan proteksionisme terhadap banjir impor, termasuk tarif import, kuota impor, antidumping, dan lainnya.

-          Globalisasi diyakini menguntungkan untuk meningkatkan ekonomi suatu negara.

-          apa yang membuat negara berkenan untuk melakukan perdagangan? Berikut penjelasannya → Perdagangan antar negara sudah merupakan bagian sejarah dunia → pertukaran kuda, teh dan budak antara China dan beebrapa daerah di Asia dan Eropa → Orang-orang ekonomi beranggapan bahwa perdangan terjadi secara natural ketika negara-negara menspesialisasikan industrinya.

-          Teori ekonomi menyatakan bahwa keuntungan komparatif di masing-masing era spesialisasi membuat negara semakin untung→ teori keuntungan komparatif, James Harrigan dan Egon Zakrajsek.

-          Apa itu perdagangan internasional: Transaksi perdagangan produsen-konsumen antarnegara (Jeff Borland, 2008), “Trading accross borders” (Donald E Ball, 2004)

-          Mengapa butuh Perdagangan?

  1. Produsen membutuhkan konsumen untuk membeli barang produksinya.
  2. Konsumen membutuhkan produsen untuk memenuhi kebutuhannya.
  3. Perbedaan endowment resourches
  4. Karena proses saling membutuhkan
  5. Perdagangan Internasional terjadi karena suatu negara tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakatnya sendiri
  6. Alasan Hubungan Antar Negara Dalam Pola Perdagangan (klasik): memperoleh strategi atau tujuan militer, mendapatkan tanah baru, dan bahkan dalam upaya menyebarkan pengaruh agama. (Jeff Borland, 2008)

-          Dasar Perkembangan Free Trade

  1. absolute advantage atau keuntungan absolut, efisiensi produksi melalui spesialisasi atas barang atau jasa akan menghasilkan harga produksi yang lebih murah dari pada kompetitor, sehingga keuntungan yang dapat diperoleh secara maksimal. (Adam Smith)
  2. keuntungan komparatif atau comparative advantage, yaitu negara masih dapat memperoleh keuntungan meskipun kompetitor mampu menghasilkan harga yang lebih murah. (David Ricardo )

-          Manfaat Fair Trade:

  1. Fair and stable prices
  2. Extra income
  3. Environmental stuff
  4. Stronger position in world markets
  5. Closer links between consumers and producers

-          Peran Negara dalam Perdagangan Internasional:

  1. Liberalis (Adam Smith) à tidak ada. Pasar sebebas-bebasnya! → Contoh kebijakan: monetaris model
  2. Neoliberalis (Keynes) à regulator, kontrol, pengawasan →  ISI (Import substitution industrialization)

REFERENSI

Borland, Jeff. 2008. ‘Internasional Trade’ dalam Microeconomics Case Studies and Application. Melbourne: Cengage Learning Australia

5. SISTEM KEUANGAN INTERNASIONAL (1)

- Fungsi Uang: 1 alat tukar, 2 sebagai store of value, dan 3 sebagai unit dalam akuntansi (Sobel, 2009: 263).

- beberapa cara dalam pengukuran suplai uang yaitu pertama,

1. M1 Money Supply (Sobel, 2009: 265), di mana dalam suatu pasar, uang tidak selalu digunakan sebagai alat tukar langsung untuk membeli barang atau jasa. Cek deposit adalah bentuk lain dari uang yang bisa digunakan untuk melakukan transaksi. Cek deposit adalah suatu alat pengganti sementara dari uang. Terdapat dua macam cek deposit yaitu unlimited deposit dan limited deposit. Jadi dalam pengukuran M1 terkait dalam tiga hal: suplai uang yang tersirkulasi saat ini, cek deposit, dan traveler’s check.

2. broader M2 money supply, yang terdiri M1 ditambah dengan saving deposit, time deposit kurang dari $100,000, dan money market mutual fund. Kemudian satu lagi inovasi yang ditemukan dalam mempermudah transaksi adalah kartu kredit – ketersediaan uang berdasarkan pinjaman.

- pentingnya Bisnis perbankan: Alokasi yang efisien yang dilakukan oleh bank untuk dana investasi merupakan sumber penting dalam pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, pengawasan terhadap para peminjam dana harus dilakukan dengan benar oleh pihak bank, agar tidak terjadi kerugian yang akan ditanggung oleh bank tersebut.

- Sistem perbankan saat ini hampir sama dengan sistem goldsmith – yang memperluas penyebaran mata uangnya melalui pinjaman. Di Amerika misalnya, saat ini ia menggunakan sistem fractional reserve bank yang memperbolehkan bank menyimpan kurang dari 100% deposit mereka untuk digunakan dalam bentuk required reserve – vault cash dan lainnya.

- Industri perbankan juga memiliki perbedaan dengan sistem goldsmiths, diantaranya adalah aksi bank-bank individual itu, saat ini, diatur oleh bank sentral. Bank sentral diharuskan untuk mengikuti kebijakan yang dibuat untuk memajukan ekonomi yang sehat. Jika suatu bank gagal dalam melaksanakan kegiatannya, maka yang dirugikan tidak hanya pemilik bank dan pegawainya saja, namun juga para debitor yang terlibat dalam kegiatan bank tersebut. Untuk mengatasi kegagalan bank tersebut, pada tahun 1930an dibentuk FDIC (Federal Deposit Insurance Corporation), di mana para nasabah akan mendapatkan garansi dari transaksi yang dilakukan apabila bank tersebut mengalami kegagalan. Akhirnya, kegagalan bank pun jarang ditemui lagi.

- Keberadaan jumlah uang di sebagian besar negara biasanya dikontrol terutama oleh pemerintah lewat bank pusat. Tujuan utamanya adalah untuk meregulasi suplai uang dan menyediakan kebijakan iklim moneter yang terbaik bagi seluruh perekonomian. Pusat dari penciptaan kebijakan adalah – biasa disebut dengan – board of governors. Ia menyediakan aturan dan regulasi yang mempengaruhi di segala insttusi deposit. Diciptakan pula federal reserve district bank yang bertanggung jawab dalam memonitori bank komersial di daerah masing-masing.

- Salah satu fungsi bank sentral khususnya di Amerika Serikat adalah meregulasi arus uang di dalam negeri, karena itu, The Fed memiliki The Federal Open Market Committee sebagai komite pelaksana tata regulasi tersebut. Komite ini yang merumuskan kebijakan yang diambil bank sentral, apakah menjual atau membeli obligasi negara sebagai upaya mengatur arus uang. Karena besarnya pengaruh kebijakan yang diambil, komite ini terdiri dari 7 anggota Board of Governors, presiden dari bank sentral di distrik New York, dan 4 dari 11 presiden di distrik lain.

- Bank sentral ini harus bebas dari kepentingan, misalnya di AS, dengan cara: pertama, panjangnya masa tugas pejabat bank yang mengharuskan pejabat bebas dari tekanan politik. Kedua, setiap pejabat baru ditunjuk dalam masa 2 tahunan dan melampaui masa kepresidenan, sehingga The Fed memiliki wewenang sendiri dalam memutuskan. Ketiga, The Fed mampu menghasilkan aset sendiri tanpa bergantung alokasi dari budget pemerintah. Keempat, The Fed terbebas dari pemeriksaan audit dari General Accounting Office. Di Jepang, Inggris, dan Kanada, peran bank sentral juga terbebas dari pengaruh eksekutif dan legislatif di dalamnya. Akan tetapi, di negara-negara seperti Amerika Latin bahkan Indonesia sendiri, kebijakan politis elit seringkali mempengaruhi secara langsung kebijakan yang diambil bank sentral.

- Bagaimanakan Fed megatur suplai uang? Ada tiga cara: pertama melalui reserve requirement, open market operations – jual beli obligasi, dan yang ketiga adalah discount rate and federal fund ratepembayaran bunga pinjaman serta pengaturan jumlah uang yang beredar dengan memainkan tingkat bunga bank sentral terhadap bank umum. Bank umum terkadang mengalami kekurangan uang sehingga harus meminjam ke bank sentral. Untuk membuat jumlah uang bertambah, pemerintah menurunkan tingkat bunga bank sentral, serta sebaliknya menaikkan tingkat bunga demi membuat uang yang beredar berkurang. Peminjaman uang kepada bank sentral sifatnya hanyalah sementara.

- Perubahan nature of money saat ini bergerak menuju kepada penggunaan mata uang yang lebih sedikit. Beberapa negara Amerika mulai mengadopsi mata uang dollar AS, beberapa negara Eropa mulai mengadopsi Euro, dan negara-negara Asia semakin bergerak ke mata uang dominan Yen Jepang dan Yuan milik Cina. Dengan demikian perlahan-lahan dunia akan menciptakan harga yang lebih stabil, dan semakin mereduksi cost transaksi. Namun keburukannya, ia juga mereduksi reliabilitas terhadap beragam pengukuran suplai uang dan juga mengaburkan meaning of money.

Diriview dari:

Sobel, Russell S. 2009. Understandng Economic: Money and Banking System. Mason: South Western Cengage Learning

Keyword:

APA ITU UANG?

ž  Uang sebagai medium of exchange

ž  Uang sebagai store of value

ž  uang sebagai unit of account

BAGAIMANA SUPLAI UANG MEMPENGARUHI VALUE-NYA?

Keberadaan jumlah uang dikontrol terutama oleh pemerintah lewat bank pusat.

BAGAIMANA SUPLAI UANG DIUKUR

ž  Suplai uang M1

  1. Sirkulasi sekarang
  2. Deposit yang tersedia dalam institusi deposit
  3. Traveler’s check

ž  Suplai uang Broader M2

  1. Deposit yang disimpan
  2. Time deposit dalam institusi
  3. Money market mutual fund shares

ž  Kartu Kredit vs Uang à uang yg didapat dari pinjaman

BISNIS PERBANKAN

ž  Sistem perbankan merupakan komponen penting dalam pasar modal.

ž  Kegiatan yang dilakukan : membantu orang- orang yang ingin menyimpan uangnya ataupun membantu orang yang ingin meminjam dana untuk melakukan investasi pada suatu perusahaan.

ž  Sumber utama pendapatan bank berasal dari pinjaman yang mereka lakukan.

ž  Alokasi yang efisien yang dilakukan oleh bank untuk dana investasi merupakan sumber penting dalam pertumbuhan ekonomi.

FRACTINAL RESERVE BANKING

ž  Secara prinsip sistem perbankan saat ini sama dengan sistem goldsmith

ž  US saat ini menggunakan sistem fractional reserve banking à sistem yang memperbolehkan bank untuk menyimpan kurang dari 100% deposit mereka dalam bentuk vault cash dan lainnya à required reserved

BANK RUNS, BANK FAILURES & INSURANSI DEPOSIT

ž  Bank runs à kepanikan nasabah menarik uangnya karena kehilangan kepercayaan à sementara dalam fractional reserve, jumlah uang tidak memadai à Bank Failure

ž   Bank Failure di AS 1920-1930 à federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) 1934 à menjamin deposit nasabah bank sampai batas 100.000 $ per akun à menambah kepercayaan

ž  Bank Failure sekarang jarang terjadi

FEDERAL RESERVE SYSTEM

ž  Structure of the Fed

ž  The Board of Governos

ž  The Federal Reserve District Banks

ž  The Federal Open market Committee

ž  The independence of the Fed

BAGAIMANA FED MENGKONTROL SUPLAI UANG

ž  Mengadakan reserve requirement

ž  Membeli dan menjual U.S Security di Open market

ž  Mengatur suku bunga  à discount rate dan federal funds rate

PERUBAHAN NATURE OF MONEY DI SELURUH DUNIA

ž  Euro à januari 2002, terdapat satu pertukaran mata uang antarnegara (12 negara) Eropa yang disebut Euro à diatur oleh bak sentral European Central Bank (ECB) à ECB juga mengatur kebijakan antar12 negara tersebut à tujuannya untuk mereduksi cost transaksi antarnegara, memciptakan harga yang stabil, dan men-challenge penggunaan dollar dan yen

ž  Pergerakan menuju currencies yang lebih sedikit à sepertinya dollar AS akan menjadi mata uang dominan di Amerika, Euro di Eropa, yen jepang dan yuan cina di Asia

Sobel, Russel S. 2009. Understanding Economic. Mason: South Western Cengage Learning

SISTEM KEUANGAN INTERNASIONAL (2)

-          Pasar uang bekerja dalam menyediakan mekanisme bagi mereka yang hendak meminjam atau mengivestasikan uang secara efisien[2]. Pasar uang bekerja dengan membantu individual maupun institusi untuk meminjam uang yang individual dan institusi lain berkenan meminjamkan[3]. Institusi tersebut dapat berbentuk bank komersial dan bank investasi.

-          Pasar uang bekerja sebagai gabungan peminjam dan pemberi pinjaman dalam pasar keuangan nasional yang berbeda.

-          Pebisnis umumnya tertarik mencermati nilai tukar dalam kurun waktu tertentu karena perubahan nilai tukar mempengaruhi secara langsung transaksi internasional[4].

-          Pasar finansial bergerak secara fenomenal sejak 1980 yang mana ideologi dominan yang berkembang saat itu berasal dari pemikiran Adam Smith tentang “invisible hand”

-          Wallstreet, Nasdaq, dan The City di London menjadi sentralisasi bursa saham dunia yang bergerak sangat dinamis. Angka transaksi uang yang beredar di pasar modal jauh lebih besar ketimbang yang berputar di masyarakat. Padahal, aset finansial hanya klaim di atas kertas atas aset riil dan aset produktif.

-          Pergerakannya yang sangat dinamis dengan ekuitas yang melebihi suplai uang yang beredar di masyarakat mengakibatkan transaksi antara konsumen dan produsen dalam dunia investasi mustahil terkontrol. Baik negara maupun organisasi internasional institusi moneter tidak memiliki kuasa dan wewenang untuk mengendalikan fluktuasi bursa saham → Greenspan (2007): terdapat keterbatasan regulasi karena regulator sering tidak mengetahui sumber krisis dan tidak tahu menahu. Bahkan bank Sentral Amerika, The Fed, tidak mampu menjelaskan apabila terjadi anomali pasar. Upaya mengatasi problema yang melanda sering dilakukan dengan data tidak lengkap, tidak akurat, tidak logis, dan tidak kuat secara hukum[5].

-          Kerja sama regulasi global dibutuhkan sebagai upaya antisipasi dampak negatif lalu lintas pasar global. Di sinilah urgensi peran pemerintah dan otoritas moneter guna memonitor dan mengendalikan pasar finansial global—seperti menetapkan capital control—untuk mendukung kebijakan ekonomi global[6].

Cahyono, Imam. 2008. Misteri Globalisasi Finansial. Kompas. [Online] 02 Januari 2008. [Dikutip: 25 Oktober 2010.] http://www.kompas.com/kompascetak/read.php?cnt=.kompascetak.xml.2008.02.01..

John D. Daniels, Lee H. radebaugh,, and Daniel P. Sullivan. 2007. International Business: environment and Operations. New Jersey : Pearson Prentice Hall, 2007.

 

7. PENANAMAN MODAL ASING LANGSUNG

Apakah FDI itu?

-       FDI (Foreign Direct Investment) atau investasi langsung luar negeri → sebuah perusahaan dari satu negara menanamkan modalnya dalam jangka panjang ke sebuah perusahaan di negara lain → perusahaan yang ada di negara asal (biasa disebut ‘home country’) bisa mengendalikan perusahaan yang ada di negara tujuan investasi (biasa disebut ‘host country’) baik sebagian atau seluruhnya→ Caranya dengan si penanam modal membeli perusahaan di luar negeri yang sudah ada atau menyediakan modal untuk membangun perusahaan baru di sana atau membeli sahamnya sekurangnya 10%.

-       FDI terkait dengan investasi aset-aset produktif, misalnya pembelian atau konstruksi sebuah pabrik, pembelian tanah, peralatan atau bangunan; atau konstruksi peralatan atau bangunan yang baru yang dilakukan oleh perusahaan asing. Penanaman kembali modal (reinvestment) dari pendapatan perusahaan dan penyediaan pinjaman jangka pendek dan panjang antara perusahaan induk dan perusahaan anak atau afiliasinya juga dikategorikan sebagai investasi langsung. Kini mulai muncul corak-corak baru dalam FDI seperti pemberian lisensi atas penggunaan teknologi tinggi.

-       Sebagian besar FDI ini merupakan kepemilikan penuh atau hampir penuh dari sebuah perusahaan. Termasuk juga perusahaan-perusahaan yang dimiliki bersama (joint ventures) dan aliansi strategis dengan perusahaan-perusahaan lokal. Joint ventures yang melibatkan tiga pihak atau lebih biasanya disebut sindikasi (atau ‘syndicates’) dan biasanya dibentuk untuk proyek tertentu seperti konstruksi skala luas atau proyek pekerjaan umum yang melibatkan dan membutuhkan berbagai jenis keahlian dan sumberdaya. Istilah FDI biasanya tidak mencakup investasi asing di bursa saham.

-       FDI memainkan peran penting dalam proses internasionalisasi bisnis. Perubahan yang sangat besar telah terjadi baik dari segi ukuran, cakupan, dan metode FDI dalam dekade terakhir. Perubahan-perubahan ini terjadi karena perkembangan teknologi, pengurangan pembatasan bagi investasi asing dan akuisisi di banyak negara, serta deregulasi dan privatisasi di berbagai industri. Berkembangnya sistem teknologi informasi serta komunikasi global yang makin murah memungkinkan manajemen investasi asing dilakukan dengan jauh lebih mudah.

-       Pengaruh terbesar FDI ini ada di negara-negara berkembang, dimana aliran FDI telah meningkat pesat dari rata-rata di bawah $10 milyar pada tahun 1970an menjadi lebih dari $200 milyar pada tahun 1999. Jumlah FDI di ‘Dunia Ketiga’ kini mencapai hampir seperempat FDI global. Di antara negara-negara lainnya, Cina adalah negara tuan rumah terbesar bagi FDI. Perusahaan-perusahaan multinasional besar dan konglomerat-konglomerat masih menjadi bagian terbesar dari FDI (sumber: UNCTAD). Negara-negara ASEAN dengan penghasilan menengah seperti Malaysia, Thailand, Indonesia, dan Filipina kini tengah menghadapi tantangan utama untuk meningkatkan daya saing dan daya tarik mereka sebagai tuan rumah bagi FDI dalam lingkungan ekonomi yang berubah dengan pesat.

-       Patut dicatat pula bahwa dana Bantuan Pembangunan Luar Negeri atau ODA (Overseas Development Assistance) dulunya adalah sumber utama dana pembangunan di banyak negara berkembang. Namun, pada tahun 2000 total ODA hanya tinggal setengah dari jumlahnya sebelum tahun 1990an. Pembiayaan swasta (privat), melalui FDI, telah menjadi sumber terbesar dari dana ‘pembangunan’. Peningkatan luarbiasa FDI ini adalah akibat dari pertumbuhan pesat perusahaan-perusahaan transnasional dalam ekonomi global. Dari hanya sekitar 7.000 perusahaan multinasional di tahun 1960, angka itu melejit melampaui 63.000 dengan sekitar 690.000 afiliasi atau cabang menjelang akhir tahun 1990an. Lebih dari 75% dari perusahaan-perusahaan ini berasal dari negara maju di Eropa Barat dan Amerika Utara, sementara perusahaan-perusahaan subsider(cabang)nya beroperasi di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Inilah gambaran sektor privat yang diperkirakan menguasai lebih dari duapertiga perdagangan internasional.

-       Pemerintah sangat memberi perhatiaan pada FDI karena aliran investasi masuk dan keluar dari negara mereka bisa mempunyai akibat yang signifikan. Para ekonom menganggap FDI sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi karena memberi kontribusi pada ukuran-ukuran ekonomi nasional seperti Produk Domestik Bruto (PDB/GDP), Gross Fixed Capital Formation (GFCF, total investasi dalam ekonomi negara tuan rumah) dan saldo pembayaran. Mereka juga berpendapat bahwa FDI mendorong pembangunan karena-bagi negara tuan rumah atau perusahaan lokal yang menerima investasi itu-FDI menjadi sumber tumbuhnya teknologi, proses, produk sistem organisasi, dan ketrampilan manajemen yang baru. Lebih lanjut, FDI juga membuka pasar dan jalur pemasaran yang baru bagi perusahaan, fasilitas produksi yang lebih murah dan akses pada teknologi, produk, ketrampilan, dan pendanaan yang baru.

-       Mereka yang menentang mencatat bahwa FDI memberi makna lain pada ungkapan “Berpikir global, bertindak lokal” (‘Think globally, act locally’). Mereka berpendapat bahwa FDI lebih menguntungkan negara asal (negara dari mana investasi itu ditanamkan) daripada negara tuan rumah (negara tujuan dimana investasi itu ditanamkan). Konglomerat-konglomerat multinasional dapat menggunakan kekuasaan mereka yang besar terhadap ekonomi-ekonomi yang lebih kecil dan lebih lemah. Mereka bisa menghabisi kompetisi lokal. FDI bisa membuat sebuah pabrik meningkatkan kapasitas produksi totalnya (seringkali juga dengan biaya yang jauh lebih rendah daripada di negara asalnya); membawa produknya lebih dekat ke pasar-pasar luar negeri; membuka kantor-kantor penjualan lokal di negara tuan rumah; berkelit dari berbagai ‘hambatan dagang’ (trade barriers) dan menghindari tekanan pemerintah luar negeri pada produksi lokal.

-       Lobi melawan FDI bisa dilakukan para pengkampanye dengan membuat perusahaan-perusahaan tersebut tahu risiko finansial atas investasi mereka dalam produksi yang tidak berkelanjutan secara sosial maupun lingkungan. Sejarah konflik atau catatan buruk pelanggaran hak asasi manusia di daerah tertentu negara tuan rumah dimana investasi asing hendak ditujukan membuat perusahaan lebih sulit mendapatkan jaminan atas risiko politik. Perusahaan multinasional seharusnya juga ditekan untuk mengadaptasi standar internasional tertinggi atas hak-hak masyarakat adat, dampak lingkungan, dan syarat-syarat kesehatan dan keselamatan kerja. Inisiatif-inisiatif PBB seperti Global Compact, Equator Principles, dan prinsip-prinsip tatakelola korporasi dari OECD bisa digunakan untuk membuat bank dan agen pembiayaan lain menghentikan pembiayaan investasi yang secara sosial atau lingkungan merusak. Banyak perusahaan lain kini mempunyai panduan tanggung jawab sosial korporasi-nya masing-masing. Aksi langsung di dalam dan di seputar berlangsungnya RUT (Rapat Umum Tahunan) pemegang saham perusahaan-perusahaan internasional juga terbukti menjadi alat yang efektif untuk menghasilkan publisitas.

-       Salah satu kemungkinan mempengaruhi investasi asing adalah dengan mendorong investasi etis atau investasi yang bertanggungjawab secara sosial, yang biasa disebut SRI (Socially Responsible Investment). Walaupun belum menjadi arus utama, pasar SRI telah meningkat secara berarti. Di Inggris, SRI telah mencapai £7,1 milyar. Di AS, skema investasi etis telah mencapai US$153 milyar menjelang tahun 2000, sebuah peningkatan pesat dari US$12 milyar pada tahun 1995. Menurut laporan, sekitar 12% dari investasi total yang dikelola di AS adalah bagian dari skema SRI.

Sumber:
www.going-global.com/articles/understanding_foreign_direct_investment.htm dan

www.jubileedebtcampaign.org.uk/

 


[1] Anonim. Environmental Economic. (unknown: unknown, 2010), p.xx.

[2] John D Daniels, et.al, (2007), International Business: Environment and Operations, Prentice hall, New Jersey, p. 248

[3] Ibid., p. 248

[4] Ibid., p. 269

[5] Ibid., Imam, (2008), Misteri Globalisasi Finansial

[6] Ibid., Imam, (2008), Misteri Globalisasi Finansial

 

KISI KISI UAS ASIA TIMUR: DEVANIA

KUL 7 KOREA UTARA DAN VIETNAM

KORUT

Ideologi  Juche, otoritarian komunis

Pemerintahan Republik Sosialis-Komunis-Juche (self reliance : percaya pada kemampuan diri sendiri. Bersifat isolasionisme) : Presiden Abadi: Kim Il-sung (telah mangkat)

Ket Presidium Majelis: Kim Jong-il

Perdana Menteri Kim: Yong-il

Democratic People’s Rep of Korea

Sejarah Korea dimulai pada 2333 SM ketika Raja Tan-gun membentuk dinasti pertama yang disebut Choson →Menjadi jajahan Jepang pada PD II → Korea perlahan terpecah menjadi dua setelah lepas dari Jepang pasca PD II → campur tangan AS dan Uni Soviet

Menurut Religious Intelligence:

Atheis: 64,31%, Shamanisme Korea: 16%, Cheondoisme: 13,50%, Buddha: 4,50%, Kristen: 1,69%

Secara rasial homogen

Satu partai → Barisan Demokratik untuk Reunifikasi Tanah Air, sebuah koalisi Partai Buruh Korea dan dua partai kecil lainnya, Partai Demokratik Sosial Korea dan Partai Chongu Chondois

wawasan orang Korut memang dibatasi karena pemerintah mengontrol media.

Pertumbuhan ekonomi Korut rata 2 1 %. Korea Utara menjalin kerjasama dengan Korea Selatan dan Vietnam… Ekspor produk pertanian, manufaktur, produk militer.

Ekonomi → menganut sistem ekonomi industrialisasi, autarki, dan sangat terpusat, membatasi perdagangan internasional, nasionalisasi perekonomian secara utuh

¢  1995 à Korea Utara melakukan kembali proyek program pengembangan nuklir secara rahasia dan memicu krisis nuklir Korea Utara lagi

¢  Pengembangan nuklir korea utara dianggap mengarah pada pengembangan senjata nuklir à dikecam dunia internasional à dikecam DK PBB

¢  Pembicaraan segi-6 à Korea Selatan, Korea Utara, AS, Jepang, RRC dan Rusia à berkali-kali menemui jalan buntu

¢  Alasan  pengembangan nuklir à menjaga keamanan rezim Korea Utara, mencegah AS tidak melakukan aksi provokasi militer, meningkatkan bargaining position Korea Utara dalam negosiasi, perbaikan hubungan dengan AS, untuk mendapatkan bantuan ekonomi

VIETNAM

Ideologi Komunisme → Pemerintahan Negara komunis: Presiden: Nguyễn Minh Triết

P. Menteri: Nguyễn Tấn Dũng

dipengaruhi Buddha Mahayana, Taoisme dan Konfusianisme → Sensus 1999: lebih dari 80% penduduk Vietnam tidak beragama.

Ras hetero: Viet/ Kihn 86,2 %, Tay 1.9%, Thai 1.7%, Muong 1.5%, Khome 1.4%,

Hoa 1.1%, Nun 1.1%, Hmong 1%, others 4.1%.

partai tunggal. → Hanya organisasi politik yang bekerjasama/ didukung Partai Komunis ikut pemilu, Barisan Tanah Air Vietnam (Vietnamese Fatherland Front), partai serikat pedagang dan pekerja.

AS sudah menarik pasukannya sejak 1969, Vietnam Selatan sudah kalah perang dari Vietnam Utara dengan komunismenya yang disokong oleh Rusia. Komunis Vietnam berlawanan dengan Komunis China.

Pada awalnya ekonomi Vietnam menganut komunisme, namun tidak membawa kemajuan yang signifikan. Pada akhirnya, Vietnam merubah kebijakannya dengan lebih membuka ekonominya (liberal).

Politburo Vietnam anggota profesional dan berpendidikan.

KUL 8 HONGKONG DAN SINGAPURA

HONGKONG

Sejarah: kekuasaan Cina → abad 19 koloni Inggris → 1980 Inggris mengembalikan pd Cina → 1997 special administration

Sistem multipartai → Banyak syarat-syarat kampanye → Democratic Party

  • Executive Council yang dikepalai oleh Chief Executive
  • Legislative Council (terdiri dari 60 orang)
  • Pengadilan Banding (Court of Appeal), Pengadilan Tinggi (High Court), Tribunal Konstitusional (Constitutional Tribunal), Pengadilan-pengadilan Yang Lebih Rendah (Subordinate Courts), Pengadilan Negeri (District Courts) dan Pengadilan Magistrat (Magistrates’ Courts), Tribunal untuk Gugatan Kecil (Small Claims Tribunals), Pengadilan Keluarga (Family Courts), Pengadilan dan Teknologi Informasi
  • prinsip “positive non-interventionism  (Kebijakan ekonomi Hong Kong semasa masih di bawah Inggris )
  • Tidak terdapat banyak perubahan setelah penyerahan kembali ke China tahun 1997. Konstitusi mini Hong Kong SAR (Special Administrative Region), Basic Law, menjamin Hong Kong akan tetap mempertahankan perdagangan bebas (free trade), usaha secara bebas (free enterprise), dan pajak yang rendah selama paling tidak 50 tahun. Hal-hal yang diatur secara khusus dalam hal ini adalah:
    • Hong Kong SAR memiliki sistem keuangan tersendiri
    • Pemerintah Hong Kong memegang pendapatannya sendiri, tidak perlu menyetor pendapatan Hong Kong kepada pemerintah pusat di Beijing
  • Dolar Hong Kong tetap dipertahankan dan terus didukung dengan cadangan devisa 100 persen (Basic Law tidak menyebutkan adanya rezim nilai tukar tertentu, seperti fixed link dengan US dollar)

èBernaung dalam CEPA  (Closer Economic Partnership Agreement ) Closer Economic Partnership Agreement (CEPA) memayungi perniagaan antara Hong Kong dan China, termasuk perdagangan barang, jasa, dan fasilitasi investasi. Pemerintah menyatakan bahwa dibawah payung CEPA, telah berhasil diciptakan 29,000 lapangan kerja pada tahun 2004 sampai 2005

èSedangkan Hong Kong tidak memilki kebijakan politik luar negeri maupun pertahanan karena berkenaan mengenai masalah tersebut telah di tangani oleh Cina

ª  Kekalahan China selama Perang Candu menyebabkan penyerahan Hong kong ke Inggris

ª  Alasan Inggris mengambalikan Hong Kong ke China, pada dasarnya New Territories disewakan oleh China ke Inggris selama 99 tahun.

SINGAPURA
kerajaan Majapahit → 1824 koloni Inggris → lepas dari Malay jadi independen

Sistem multipartai yg didominasi People’s Action Party (PAP) → Peraturan yang ketat mengenai bentuk kampanye → People’s Action Party

  • Presiden sebagai pemimpin negara
  • Perdana Menteri sebagai pemegang kekuasaan tertinggi
  • Singapore Legislature  sebagai Parlemen Singapura dan bersifat tunggal (unicameral)
  • Mahkamah Agung à terdiri dari Pengadilan Banding Singapura dan Pengadilan Tinggi dan Pengadilan-pengadilan Yang Lebih Rendah.
  • Ekonomi Singapura sangat ramah bisnis dan dianggap sebagai yang terbaik sebagai pusat keuangan.
  • Dasar ekonomi pasar yang didukung oleh barang ekspor dan impor akhirnya mendukung perekonomian Singapura sendiri.
  • Manufaktur menyumbang hampir 26% terhadap GDP negara.
  • Ekonomi di Singapura juga di dukung dengan adanya salah satu pelabuhan tersibuk di dunia  karena Singapura memiliki pusat perdagangan foreign exchange (penukaran mata uang asing) terbesar keempat ketika diurutkan setelah pusat keuangan seperti London, Tokyo dan New York.

è Singapura memiliki 14 perjanjian perdagangan bilateral dan multilateral di seluruh dunia dengan negara-negara seperti India, Cina, Asia, Korea, Eropa, Yordania, Jepang, Selandia Baru, Korea Selatan, Panama, Peru, Korea Selatan, Chili dan Amerika Serikat.

èUntuk membuat Singapura menjadi pusat komersial dan wisatawan pemerintah telah melegalkan perjudian dan dua kasino telah dibangun di Marina dan Sentosa Selatan pada tahun 2005.

èMelalui beberapa sumber, Singapura adalah negara yang tingkat korupsinya rendah, ini adalah salah satu mengapa ekonomi di Singapura berjalan baik.

KUL 9 CINA TIBET VS JEPANG

CINA

Sistem dinasti kekaisaran Cina dengan kekuasaannya yang absolut dengan berpondasikan pada mitos-mitos Budhaism, legitimasinya akan terus bertahan selama kaisar memerintah dengan baik dan menjaga keharmonisan Cina

Ortodoksi Konfusian. Ajaran ini bertahan selama kurang lebih 2000thn dan menjadi kajian mainstream dalam studi politik Cina. Ajaran tersebut memadukan antara politik, etika dan kode etik sosial, berpengaruh pada masy agraris serta menjadi nilai legal nasional pada tahun 80an

Munculnya gerakan pemberontakan pada masa dinasti Manchu yang berhadapan dengan kepentingan Barat terhadap SDA Cina & misinya membuka perdagangan & hubungan diplomatik Cina. Bangsa Cina menganggap Barat sbg barbar, hubungan diplomatik atas dasar persamaan kedaulatan tidak bisa diterima oleh Cina

Berakhirnya kekaisaran Manchu pada 1911 merupakan awal runtuhnya sistem kerajaan di Cina. Konfusian tidak lagi dipakai secara penuh. Thn 1911 Cina mengalami disintegrasi dg pelopor gerakan mayfourth movement, Cina mereformasi tulisan Cina, memperkenalkan ilmu pengetahuan & ideologi barat termasuk marxisme. Maret 1927, Chiang Kai Sek membangun pemerintahan nasionalis

Pertai komunis Stalinis Cina berkembang pesat dengan program industrialisasinya yang mengutamakan produksi manufaktur. 1958 Mao menciptakan program yakni ‘lompatan jauh kedepan’. Untuk meningkatkan perekonomian, Cina menggunakan tenaga manusia yang berakibat pada terjadinya bencana ekonomi dan krisis kemanusiaan pada tahun 1959-1960

Parliamentary Vs Presidential

  • NPC (national people congress) merupakan lembaga tertinggi pemerintahan, kekuasaannya memnuat amandemen konstitusi, membuat hukum dan mengawasinya, merencanakan pembangunan di segala bidang, memiliki hak prerogratif
  • Birokrasi: Elit: kepemimpinan atau posisi administratif dalam susunan organisasi

Top Elit: kader senior dalam partai dan pemerintahan

Mid Level: staf partai dan kantor pemerintahan

Basic level: kader lapangan yg meng handle massa

  • Partai Komunis mengatur proses pemilu pada semua level →Pemilihan lokal untuk kongres diperbolehkan→ 1971-1981 pemilihan umum dengan menggunakan surat suara → Frekuensi pemilu dibuat oleh hakim
  • Hanya ada satu partai yang berkuasa, yakni Chinese Communist Party

TIBET

  • Tibet adalah daerah otonom resmi Cina → One country two system tidak berlaku
  • merupakan daerah yang termasuk ke dalam bagian Barat daya di China
  • Bentuk pemerintahan internal Tibet menganut sistem Teokrasi dimana negara diatur oleh para pemimpin agama dibawah kepemimpinan para Bhiksu Budha.
  • Terjadi Akulturasi budaya Cina dan India di Tibet, atau perpaduan antara Confucianisme dan Buddhisme.
  • Mayoritas orang di Tibet adalah etnis Tibet, dan minoritas terbesar adalah Han Cina, mayoritas kelompok etnis Cina.
  • Tibet Buddhisme adalah agama mayoritas penduduk
  • Hub China dan Tibet dimulai waktu masa Genghis Khan (mongol). Waktu dinasti Qing, China mulai mencampuri urusan dalam negeri Tibet. China menilai Tibet memiliki letak yang strategis dan potensial untuk melakukan ekspansi ke negara-negara lain. Hal itu didukung dengan pemerintahan Tibet yang kurang stabil.

JEPANG

  • Sistem Pemerintahan: monarki konstitusional dengan bentuk pemerintahan parlementer
  • Kaisar sebagai Kepala Negara (Kaisar Akihito) dan Perdana Menteri sebagai Kepala Pemerintahan (Perdana Menteri Taro Aso)
  • Kaisar merupakan simbol lambang negara dan pemersatu rakyat à tidak memiliki otoritas dalam pemerintahan
  • 3 prinsip dasar Konstitusi Jepang: kedaulatan rakyat, penghormatan terhadap hak-hak asasi manusia, dan penolakan perang
  • Pemilu: Rakyat Jepang memilih langsung anggota parlemen à anggota parlemen memilih salah seorang di antara mereka untuk menjadi perdana menteri (partai mayoritas) à perdana menteri terpilih menunjuk menteri-menteri dalam kabinetnya (eksekutif)
  • Partai politik: Democratic Party of Japan (DPJ), Japan Communist Party (JPC), Komeito, Liberal Democratic Party (LDP), dan Sosial Democratic Party (SDP)
  • Jepang berupaya untuk menjadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB à tentangan dari China

KUL 10 HONGKONG, MONGOLIA, TAIWAN

HONGKONG

lalala

MONGOLIA

Secara rasial homogen → Mongol : 94.9% , Turki :5%

menganut aliran politik demokrasi

sistem pemerintahan    : parlementer

Sistem pemilu              : langsung, 4 tahun sekali

kepala negara              : presiden (Tsakhiagiin Elbegdorj)

Kepala pemerintahan: PM (Sukhbatar Batbold)

Mongolia menganut sistem Multi Partai Multi Partai

partai terbesar : Mongolian’s People Revolutionary Party (MPRP) à beraliran komunis dan Democratic Party à berhaluan demokrasi

TAIWAN

Lalla…

KUL 11 KORUT VS KORSEL

KORSEL

  • Republic of Korea
  • Agama             : Budha (20%), Protestan (16%), Katolik (5%), dan sisanya menganut aliran kepercayaan (Shamanisme, Daoisme, dan Konfusianisme)
  • Tiga kerajaan pertama :

- Kerajaan Koguryo (utara Semenanjung Korea)

- Kerajaan Baekje (barat Semenanjung Korea)

- Kerajaan Shilla (timur Semenanjung Korea)

  • Kerajaan Koguryo yang merupakan kerajaan terkuat terlibat pertikaian dengan kerajaan Su → Kerajaan Baekje menghadapi persoalan serupa dengan Kerajaan Koguryo →Kerajaan Shilla mampu menguasai keadaan dan mengambil alih kekuasaan 2 kerajaan tersebut → Korea dapat tersatukan dibawah kekuasaan Kerajaan Shilla pada tahun 668-935→ Dinasti Silla yang runtuh digantikan oleh Dinasti Koryo (abad 10) →Mulai mendapat serangan dari pihak luar, salah satunya dari tentara Mongol →Korea menjadi bagian dari Kekaisaran Mongol →Runtuhnya kekaisaran Mongol membuat Korea kembali memiliki kekuasaan penuh dan membentuk Kerajaan Chosun (1392-1910) →Terlalu fanatiknya pada Konfusianisme justru melemahkan kekuatannya dan lambat laun semakin tertinggal dari dunia modern →Mulai menjadi objek penjajahan negara-negara besar → Pada 1945 penjajahan negara-negara besar berakhir atas bentuan PBB → Pada bulan Juli 1953 terjadi pembagian wilayah antara Korea Utara dan Korea Selatan
  • Bentuk pemerintahan : Republik semi presidensiil
  • Kepala negara : presiden
  • Kepala pemerintahan : perdana menteri
  • Eksekutif: Presiden →Pemilu dilaksanakan setiap 5 tahun sekali →Memiliki hak veto → Fungsi : Simbol kemerdekaan, Penjamin jalannya institusi, Komandan tertinggi angkatan bersenjata
  • Legislatif: Unicameral (single-chamber) National Assembly →Masa jabatan 4 tahun → Dipilih melalui dua system: kandidat professional & kandidat partai politik
  • Yudikatif: peradilan tertinggi Supreme Court membawahi lima pengadilan banding appelatte court
  • Multipartai
  • Kasus dengan Korea Utara yang semakin memanas terkait dengan peristiwa kapal Korea Selatan dihantam oleh torpedo yang dilakukan oleh Korea Utara .

KORUT

Lalalalala///

ISU INTERNAL

Cina→ bunuh diri bunuh → pengangguran

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 151 other followers