Blog Archives

UTS Kosmopolitanisme, Nasionalisme, dan Fundamentalisme

Ujian Akhir Semester Semester Genap 2010/2011

Mata Kuliah Geopolitik dan Geostrategi

Dosen: B.W.S. Wardhani, Ph.D dan  Anne F Guttinger, DEA

Soal:

Saudara buat tulisan analisis-sintesis mengenai geopolitik negara2 Asia Tengah dnan Kawasan Laut Kaspia. Mengapa banyak negara besar berkepnentingan? Jelaskan dengan perspektif yang relevan hubungan timbal balik di antara negara2 tersebut

Ujian Tengah Semester Genap 2010/2011

Soal

  1. How can you define cosmopolitanism? Nationalism? Fundamentalism?
  2. What are the origins of cosmopolitanism?
  3. What is according to you an area of cosmopolitanisme? On which criteria?
  4. Are cosmopolitanism and globalization compatible?
  5. What are the interconnections between nationalism and globalization?

UTS Globalisasi dan Strategi

Ujian Tengah Semester

Mata Kuliah Globalisasi dan Strategi Senin 25 April 2010/ 100 menit

Dosen Pemangku: Visensio Dugis, Ph.D dan J Susanto, M.Sc/ A. Safril Mubah, SIP

Petunjuk:

Silakan tulisakan jawaban atau komentar anda terkait dua di antara pertanyaan atau pernyataan berk\ikut dalam essai argumentatif masing=-masing sekurangnya 750 kata. Essai argumentatif adalah karya yang terstruktur jelas, terjustifikasi dalam dukungan-dukung proposisi-proposisi berdasar, dan terjangkarkan dalam rujukan kasus serta referensi penjelas. Jangan lupa mencantumkan jumlah kata. Pergunakan waktu sebaik2nya

Soal:

  1. Bahwa hipotesis Bhagwati terkait relasi globalisasi, pertumbuhan, dan pemertaan ekonomi merupakan optimisme yang berlebihan
  2. Bahwa diantara tiga skenario Robert Holton terkait relasi budaya dan identitas dalam globalisasi, skenario konvergensi merupakan skenario yang paling mungkin
  3. Bahwa tesis Mary Kaldor tentang Perang Baru tidak sepenuhnya terbukti dalam globalisasi
  4. Bahwa di antara tiga pendekatan lingkungan dalam globalisasi sebagaimana dkemukan oleh Herman Daly, skenario adjustment merupakan skenario pendekatan yang paling sesuai

UTS “Kebijakan Publik”

Ujian Tengah Semester Mata Kuliah Kebijakan Publik

Senin 25 April 2011

Semester Genap 2010/2011

  1. Apa arti/ definisi kebijakan publik, dan berikan contoh yang menekati perumusan tersebut
  2. Jelaskan tiga dari 5 pengeritian kebijakan publik, dan berikan contoh2 masihng-masing
  3. Perumusan Masalah Kebijakan Publik menempati posisi sangat penting. Apa akibatnya jika terjadi kesalahan dalam menentukan prioritas masalah kebijakan, jelaskan dan berikan contoh satu kebijaknnya.
  4. Jelaskan dan berikan 5 cotoh fatkor konteks dalam kebijakan publik
  5. Konflik dalam kebijakan publik akan selalu ada, tergantung dari Level of Saliency & Level of conflict- nya. Berikan contoh kebijakan “Best Chance” dan jelaskan bagiaamana kedua level tersebut berinteraksi, serta mengapa demikian
  6. Gambarkan dan jelaskan skema tentang Strategiv Policy Program
  7. Tuliskan resume dari tugas kelompok masing2 yang bersumber dari buku Oxford Handbook of Public Policy (Michael Moran, 2008), maksimal 200 kata

Globalisasi dan Masyarakat Informasi

UTS Mata Kulaih SOH 406 Globalisasi dan Masyarakat informasi

selasa, 1 November 2011

jawablah tiga dari delapan pertanyaan di bawah ini. susunlah jawaban anda dalam bentuk tiga esai pendek. Kuatkan argumentasi Anda dengan hubungan antarkonsep, serta ilustrasi yang memadai

  1. Apa yang membedakan Sutid Globalisasi dan Masyarakat Informasi dari Studi Komunikasi Internasional? Sebut dan jelaskan beberapa teori atau perspektif yang dapat menjelaskan munculnya masyarakat informasi global;
  2. Jelaskan bagaimana perspektif ekonomi politik menjelaskan terjadinya revolusi teknologi informasi. Revolusi apakah yang dimaksdu dan apakah yang berebda dari revolusi baru ini dibanding dngan revolusin Industri sebelumnya;
  3. Apakah konsep2 ekonomi pengetahuan dan Kapitalisme Informasi hanya dapat disintesiskan dalam argumen yang mendukung perpektif neoliberal? Bagaimana dan sejauhmana sintesis itu bisa dilakukan? bila terdapat hubungan antrakonsep alternatif, bagaimana juga sinstesi alternatif ini dibuat?
  4. apakah dampak revolusi teknologi informasi terhadap struktur kemasyarakatan? setujukah Anda dengan argumen Daniel Bell (2002) bahwa masyarakat informasi merupakan pengganti sistem kemasyaraktan era industri? bila setuju, jelaskan beda masyarakat informasi saat ini dengan struktur masyarakat era industri. Bila tidak, jelaskan pola atay struktur sosial yg sedang berlangsung;
  5. apa beda virtual reality dari real virtuality? sejauhmana virtualisasi masyarakat informasi terjadi? apa dampaknya terhadap lingkungan sekitar Anda? bagaimana globalisasi merubah pola hubungan sosial dan struktur masyrakat?
  6. dampak digitalisasi terasa dengan adanya perubahan cara pengelolaan diplomasi dan perang di era informasi ini. Mengapa dan bilmana perubahan terjadi, sejauhmana perubahan tersebut terjadi, dan pola2 apa yang terus berlangsung dalam pengelolaan diplomasi dan perang?
  7. apa saja bentukan2 baru dalam hubungan antara masyarakat-pemrintah dan pengusaha yang merupakan dampak revolusi teknologi informasi? apakah demokratissasi mencapi momentumnya melalui media global saat ini? bila ya, sejauhmana, dadn bila tidak, pola2 lama apa yang amsih berlangsung?
  8. sejak kapan dan bagaimana opini dunia itu terbentuk? bila ada dinamika perubahan, kapan saja, dan mengapa perubahan itu terjadi? kapan dan bagiamana media global ikut mempengaruhi dinamika perubahan opini dunia itu? apa pengaruh opini dunia dan media global terhadap dinamika negara2 sedang berkembang?
>.< hohohohoooo bisa dijadikan topik skripsi bagi yang belum menemukan masalah _,,_

KISI KISI UTS METAN/ ANALISIS HUBUNGAN INTERNASIONAL

KISI2 UTS

SELUK BELUK RISET

Blaxter, Loraine, et. al. 2001. How to Research (terj.). Jakarta: Indeks

-          Blaxter (2001: 6) riset adalah cara yang terencana, yang penuh kehati-hatian, yang sistematis, dan dapat diandalkan untuk menemukan atau mendalami suatu pemahaman.

-          riset pada esensinya bersifat siklis sehingga dapat dimasuki dalam titik manapun dan oleh karenanya merupakan proses yang tiada akhir.

-          beberapa jenis riset, meliputi:

  1. Riset yang murni, terapan, dan strategis
  2. Riset yang deskriptif, penuh penjelasan, serta evaluasi
  3. Riset pasar dan akademis
  4. Riset yang menelusuri, mencoba, dan menyelesaikan permasalahan
  5. Riset yang samar-samar, adversarial, dan berkolaborasi
  6. Riset yang mendasar, terapan, instrumental. Bersifat partisipatif dan juga tindakan.

-          Metode merupakan cara tertata guna mencapai suatu maksud yang diinginkan. Metode penelitian adalah ilmu yang mempelajari cara yang digunakan untuk menyelidiki masalah yang memerlukan pemecahan.

-          Metodologi penelitian menuntun dan mengarahkan pelaksanaan penelitian agar hasil penelitian sesuai dengan realitas yang terjadi selama riset dilakukan.

-          Motivasi…

DASAR2 FILOSOFI RISET

Walliman, Nicholas. 2006. Your Graduate Dissertation. London: Sage

-          positivisme, relativisme, atau rekonsiliasisme

-          Dalam positivisme terdapat pula beberapa asumsi yang mengikutinya, yakni:

  1. Order: terdapat banyak pendapat bahwa jagad raya ini adalah sejenis order dan karenanya mungkin bagi kita untuk mencapai sebuah pemahaman dan mengijinkan kita untuk memprediksi. Namun harus diakui pula bahwa suatu fenomena seringkali terlalu rumit untuk dicari informasi yang cukup dan dipahami.
  2. Realitas eksternal: bahwa setiap orang berbagi realitas yang sama dan bahwa kita semua tidak hidup di dunia yang berbeda yang mengikuti aturan yang berbeda pula. Meskipun banyak yang memperdebatkan nature of reality ini, positivis percaya bahwa ilmu pengetahuan selalu dapat diverifikasi dan dibagikan.
  3. Reliabelitas: bahwa intelek manusia dan persepsinya bersifat reliable. Masing-masing dapat bergantung pada perasaan dan metode berpikir mereka.
  4. 4. Parsimony: bahwa penjelasan probability tersederhana adalah yang terbaik. Formula Einstein E= mc2 adalah contoh teori yang bagus.
  5. 5. Generalitas: bahwa hasilnya harus relevan tidak hanya satu kasus tertentu dalam satu waktu namun juga merupakan generalisasi dari lainnya.

-          Relativisme berpendapat bahwa manusia terikat dengan kejadian-kejadian di dunia dan itu membuatnya mungkin bagi setiap orang untuk berdiri di suatu sisi dan mengamati sebagian “dari kejauhan”.

-          parsimoni, relativis percaya hidup dan masyarakat tidak sesederhana dan seragam yang membuat penjelasan sederhana menjadi mungkin sebab simplikasi biasanya menyiratkan oversimplikasi. Sebab keunikan dari masing-masing manusia sangat sulit untuk memprediksikan masa depan dengan kondisi serupa.

-          rekonsiliasionisme mencoba menemukan jalan tengah. Mereka menegaskan bahwa kita dapat mengetahui sesuatu tertentu yang membuat prediksi menjadi mungkin, misalnya teknologi dan subjek sains, namun mereka masih tidak dapat mengelak bahwa manusia–dengan segala komplikasi dan kegagalan inherensinya–begitu banyak subjek yang masih perlu diperdebatkan dan dipandang dengan intrepretasi yang berbeda pula.

-          induksi dan deduksi

ETIKA DALAM RISET

Walliman, Nicholas. 2006. “What’s All This About Ethics?” dalam Your Undrgraduate Dissertation. London: Sage

common sense atau tindakan yang sopan, Beberapa memiliki karakter yang lebih formal dan membutuhkan usaha organisasional yang nyata untuk memenuhi requirement-nya

  1. Berterima kasih atas karya orang lain → sistem referensi dan acknowledgment → paraphrase dan plagiarism?
  2. Menghargai orang lain → 1alasan memewawancara, 2perizinan, 3anonimitas, 4perizinan 5pencantuman identitas, 6cek draft, 7keadilan, bias gender, 8tepat waktu, 9hidari 10perselisihan, 11terima kasih
  3. Kejujuran dan subyektivitas ilmuwan→ kesalahan atau mungkin “tindakan yang harus dihindari” oleh periset lain

 

 

 

PENELITIAN KUANTITATIF

Silalahi, Ulber. 2006. “Paradigma Penelitian” dalam Metode Penelitian Sosial. Bandung: Unpar Press

Blaxter, Loraine, et.al. 2001. “Tentang Metode-Metode” dalam How to Research : Seluk Beluk Melakukan Riset. Jakarta: Gramedia

-          metode riset kuantitatif digunakan dalam upaya untuk membangun hukum-hukum atau prinsip-prinsip umum. (Burns, 2002: 3).

-          Riset kuantitatif merupakan riset empiris di mana data adalah dalam bentuk sesuatu yang dapat dihitung/ angka (Punch, 1988: 4).

-          Paradigma kuantitatif terdapat dalam:

1. mencari fakta-fakta atau sebab-sebab dari fenomena nasional,

2. menggunakan cara-cara yang menonjol dan terkendali,

3. berjarak dengan data/ objek/ perspektif “orang luar”,

4. tidak mendasar dalam arti berorientasi untuk memverifikasi,

5. cenderung “mengurangi” minoritas, sebab berasal dari paradigma deduktif-hipotesis.

6. Paradigma kuantitatif berorientasi pada hasil,

7. dapat dipercaya sebab diikuti oleh data yang kuat dan dapat ditiru,

8. dapat digeneralisasikan – terkait dengan studi-studi multimasalah –,

9. partikularistik, dan

10. mengasumsikan realitas sebagai sesuatu yang stabil (Oakley, 1999: 156).

- kuantitatif: paradigma positivis ; penelitian kualitatif : paradigma fenomologis atau naturalistis.

- Paradigma postivis dinyatakan sebagai paradigma tradisional, eksperimental, atau paradigma empirisistis yang dikembangkan oleh para ahli sosiologi seperti Comte, Durkheim, dan Mill.

- Sementara paradigma naturalistik/ fenomologis → pendekatan konstruktivis, interpretatif, atau pasca-positivisme atau pasca-modern→ dianggap sebagai paradigma countermovement terhadap tradisi positivis pada abad ke-19 yang dikembangkan ahli sosiologi seperti Weber dan Kant (Creswell, 1994 : 49-50).

-          fenomena sosial itu memiliki pola dan tunduk pada hukum-hukum determinis seperti layaknya hukum-hukum yang mengatur ilmu alam

-          Proses penelitian kuantitatif menurut Bryman (2005: 63) : 1dari teori, 2hipotesis, 3research design, 4memilih research site(s), 5memilih subjek/ responden riset, 6mengumpulkan data, hipotesis, 7memproses data, 8menganalisa data, dan 9menuliskan kesimpulan – 10untuk kemudian kembali menjadi awal dari segalanya, teori.

-          Menurut Creswell memilih paradigma penelitian → peeliti merasa cocok dengan fokus masalah dan masalah penelitian (Hussey dan Hussey, 1977: 115) → jika sifat masalah yang diteliti oleh periset pernah diteliti oleh peneliti lain sehingga tersedia banyak bahan bacaan, variabel diketahui, dan tersedia teori-teori, maka paradigma kuantitatif jauh lebih cocok digunakan.

-          Sementara bagi sifat permasalahan yang bersifat eksploratif, variabel tidak diketahui, konteks penting, dan kurang teori dasar, paradigma kualitatif akan menjadi pilihan sangat tepat bagi periset.

 

 

 

 

 

PENELITIAN KUALITATIF

Blaxter, Loraine, et.al. 2001. “Tentang Metode-Metode” dalam How to Research : Seluk Beluk Melakukan Riset. Jakarta: Gramedia

-          kualitatif dapat diartikan sebagai penelitian yang menghasilkan data deskriptif menganai kata-kata lisan maupun tertulis, dan tingkah laku yang dapat diamati dari orang-orang yang diteliti (Taylor dan Bogdan, 1984: 5).

-          metode riset kualitatif menggunakan pendekatan naturalistik yang menekankan pentingnya pengalaman subjektif individu→ Fokus yang tertuju pada kasus individual dan bukan pada pembuatan hukum umum  (Burns, 2002: 3).

-          Paradigma kualitatif terdapat dalam:1 melihat pada perilaku pemahaman dari kerangka referensi milik para aktor-aktornya sendiri, 2observasi yang bersifat alamiah dan tidak terkendali, 3subjektif, dekat dengan data perspektif “orang dalam”, mendasar, 4beriorientasi terhadap penemuan, 5berhubungan dengan penyelidikan, 6cenderung melakukan ekspansi, deskriptif, dan induktif, 7berorientasi lebih pada prosesnya ketimbang hasil, data bersifat syah (nyata, kaya, dan mendalam), 8tidak dapat digeneralisasikan, 9bersifat holistik, dan 10mengasumsikan realitas yang dinamis (Oakley, 1999: 156).

MEMBANGUN KERANGKA TEORITIS

Silalahi, Ulber. 2006. “Paradigma Penelitian” dalam Metode Penelitian Sosial. Bandung: Unpar Press

-          kerangka teoritis adalah penjelasan teoritis atas maslah empiris dalam rumusan masalah penelitian.

-          Teori adalah suatu set proposisi yang menyatakan secara logis saling hubungan antara dua atau lebih konsep (variabel) untuk tujuan menjelaskan suatu fenomena atau hubungan antara satu fenomena tertentu untuk menjelaskan atau bahkan memprediksi gejala-gejala tersebut (Kerlinger, 1994).

-          Karakteristik teori menurut Creswell (1994) adalah : pertama, berisi konsep atau konstruk dan variabel ; kedua, dinyatakan dalam satu bentuk pernyataan hubungan yang secara umum dikenal sebagai proposisi ; ketiga, secara sistematis menunjukkan pola, sifat, arah, dan bentuk hubungan antarkonsep atau variabel ; dan keempat, bertujuan menjelaskan dan memprediksi suatu fenomena sosial tertentu.

-          peran teori:

1. memberi kerangka pemikiran

2. mengkonstruksi hipotesis penelitian,

3. sebagai dasar atau landasan dalam menjelaskan dan memaknai data atau fakta yang telah dikumpulkan,

4. dalam perumusan masalah penelitian, teori akan membantu mendudukkan permasalahan penelitian secara nalar dan runtut.

5. membantu mengkonstruksi ide-ide yang diperoleh dari hasil penelitian, sehingga konsep dan wawasannya menjadi lebih mendalam dan bermakna.

6. teori memberikan acuan dan menunjukkan jalan berdasarkan pengalaman-pengalaman yang telah dilakukan para ahli

7. teori memberikan dasar-dasar konseptual dalam menyusun definisi operasional. Dari definisi operasional tersebut akan melahirkan indikator-indikator, dan dari indikator-indikator tersebut akan menghasilkan deskriptor-deskriptor, sampai pada akhirnya menghasilkan butir-butir pertanyaan atau pernyataan yang dipakai sebagai alat pengumpul data.

-          Teori yang ditulis oleh peneliti untuk menjelaskan gejala atau hubungan antara gejala yang menadi perhatian dinamakan kerangka teoritis atau kerangka pemikiran teoritis (Hussey dan Hussey, 1997)

-          Variabel independen dinamakan pula dengan variabel yang diduga sebagai sebab (presumed couse variabel) dari variabel dependen

-          Variabel dependen adalah tipe variabel yang dijelaskan atau dipengaruhi oleh variabel independen.

 

 

UTS KISI-KISI BERDASAR SILABUS


1. Memahami Bisnis Internasional

- Pengertian binal dan ruang lingkupnya : Bisnis Internasional adalah bisnis yang kegiatan-kegiatannya melewati batas-batas negara. Ketika pasar domestik mengalami kejenuhan dan pertumbuhan penjualan mulai melambat, → mengembangkan bisnis di negara lain→ contoh, McDonald di Rusia, Nike merancang sepatu sepak bola untuk Brasil → memperluas pasarnya, mencari peluang untuk berkembang di negara lain, mengurangi ketergantungan ekonomi di negara asalnya serta mencapai produksi dan distribusi yang ekonomis → missal: General Motor Corp, seiring dengan penurunan pangsa pasar kendaran ringan di Amerika telah mengalihkan penjualannya ke Argentina, Polandia, Cina dan Thailand untuk model-model seperti Opel Corsa.

2. Lingkungan Eksternal Binal

- Pada tahun 1990, negara demi negara mulai mengadopsi mekanisme pasar yang mereduksi peran negara dalam perekonomian, meningkatkan stabilitas makroekonomi, dan meningkatkan pendapatan personal.

- Meningkatnya kekuatan beli konsumen membawa kesuksesan bagi banyak perusahaan multinasional→ misalnya McDonald → pembukaan cabang di Rusia 1990→ lima pasar paling menguntungkan di dunia setelah Inggris, Prancis, Jerman, dan Spanyol→ McDonald memecahkan tantangan lingkungan ekonomi USSR → dengan melakukan skoring suplai negara, mengkontrak beberapa item seperti susu, keju chedar, dan daging. Untuk meyakinkan bahwa kualitas suplai cukup memadai, mereka melakukan bantuan dan pendidikan bagi petani dan peternak agar mendapatkan produk sesuai standar mereka. Bagaimanapun seseuai dengan berjalannya waktu McDonald telah membantu mengembangkan pelayanan makanan di Rusia → menarik minat konsumen: dalam perayaan pembukaannya, McDonald tak hanya merefleksikan kentang goreng dan hamburger tetapi juga dipenuhi oleh simbol-simbol politis Soviet, yang kemudian teridentifikasi sebagai usaha Mikhail Gorbachev yang berusaha menggerakkan negaranya dari negara yang state-controlled menuju sebuah ekonomi pasar. → Mendapatkan tenaga kerja di Rusia sangatlah mudah karena dipengaruhi oleh angka pengangguran yang tinggi→          Saat pembukaan pertama McDonald di Rusia, Pengunjung terus menerus berdatangan walaupun harga dari sebuah Big Mac, kentang goreng, dan soft drink sebesar dengan rata-rata penghasilan orang Rusia per 4 jam! → pada perjalanannya McDonald masih terus betahan dalam beberapa krisis Rusia, misalnya pada keruntuhan Uni Soviet di tahun 1991 → Dari sini dapat kita pahami bahwa ketika sebuah perusahaan berencana untuk membuka bisnisnya ke negara lain, ia harus memperhatikan kesejahteraan, pendapatan, stabilitas, kemiskinan, dan lain sebagainya→ dengan menemukan jalan untuk beradaptasi, memahami, dan mengintrepetasikan perubahan dalam ekonomi pasar akan membawa perusahaan multinasional pada kesuksesan besar sebab Perubahan dalam lingkungan ekonomi dapat memberi efek terhadap perubahan beberapa karakteristik. Beberapa bersifat langsung dan beberapa berhubungan dengan lingkungan, perusahaan, dan kompetitor.

- manager memperhatikan dan mengukur kemakmuran suatu negara, pendapatannya, stabilitas sosio politik dan kulturnya, sekaligus tingkat kemiskinan dan sejenisnya[1] → Salah satu indikator pertumbuhan ekonomi ialah

1. Gross National Income (GNI). GNI mengukur pendapatan berasal dari total produksti domesti dan kegiatan produktsi internasional oleh perushaan nasional. Salah satu bagian penting GNI ialah Gross National Product (GDP). GDP adalah nilai dari semua barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu batas wilayah negara dalam satu tahun, meliputi sejumlah yang dihasilkan oleh perusahaan nasional maupun perusahaan asing beroperasi lokal.

2. tingkat perubahan. Perubahan pertumbuhan ekonomi dalam kurun waktu tertentu dalam tahun menjadi indikator potensial menarik investasi asing

3. kekuatan daya beli

4. tingkat kualitas pertumbuhan manusia. Apabila perkiraan pertumbuhan manusia dinilai negatif, maka kemungkinan perusahaan itu hanya berinvestasi jangka pendek saja. Apabila sebaliknya, maka kemungkinan besar perusahaan tersebut berinvestasi jangka panjang.

- Fitur-fitur ekonomi ekonomi yang mempengarauhi investor asing dalam berinvestasi di negara tujuan.

1. inflasi. Hiperinflasi menyebabkan kecenderungan investasi jangka pendek dan mempengaruhi kemampuan daya beli konsumen

2. pengangguran. Pengangguran apabila tidak diatasi dengan insentif kebijakan yang tepat, pengguran menciptakan tekanan sosial, instabilitas politik, sekaligus menekan pertumbuhan ekonomi.

3. hutang. Hutang dideskripsikan sebagai kewajiban keuangan pemeirntah meliputi pinjaman dari warganegaranya, amaupun organsiasi asing dan pemerintah asing dan atau institusi internasional. Semakin besar kewajiban tersebut maka perekonomiannya makin tidak stabil.

4. Pertumbuhan ekonomi juga sangat ditentukan oleh pemerataan pendapatan (distribusi pendapatan). mereka berasumsi bahwa pemerataan pendapatan mencerminkan kesuksesan dan sustainbilitas pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, investor lebih positif berinvestasi di suatu negara yang mana tingkat perbedaan distribusi pendapatannya tidak terlalu signifikan.

5. kemiskinan. kemiskinan dinilai menimbulkan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Kemiskinan dapat menciptakan tindak kriminalitas sekaligus cermin berbagai dampak negatif ekonomi yang tidak bisa diantisipasi oleh negara.

6. keseimbangan pembayaran. Keseimbangan pembayaran umumnya berisi rekaman transaksi internasional suatu negara yang dilakukan oleh pemerintah, perusahaan maupun individu-individu. Balance of Payments (BOP) terdiri dari dua hal yakni current account dan capital account.

Diriview dari:

Wild, John J, Wild, Kenneth L., & Han, Jerry C.Y. 2008. International Business: The Challenges of Globalization. New Jersey: Pearson Practice Hall

3 & 4 PERDAGANGAN INTERNASIONAL I DAN II

-         Perdagangan internasional merupakan tempat di mana konsumen membeli barang dari produsen dari satu negara ke negara lain.

-         Aktivitas perdagangan internasional meliputi sekluruh kegiatan ekonomi global → Pelaku: aktor negara hingga nonegara.

-          Negara mendapatkan keuntungan berupa kenaikan pendapatan perkapita sekaligus pendapatan produk domestik (GDP)

-          Perdagangan internasional memperkenankan negara melakukan spesialisasi industri→  mengefektifkan, mengefisienkan sumber daya alamnya.

-          Bagi liberalisme: perdagangan bebas merupakan momen penting untuk pertumbuhan ekonomi. Akan tetapi, beberapa negara melihat konteks perdagangan internasional dengan konsep sebaliknya: cenderung membatasi perdagangan internasional dengan proteksionisme terhadap banjir impor, termasuk tarif import, kuota impor, antidumping, dan lainnya.

-          Globalisasi diyakini menguntungkan untuk meningkatkan ekonomi suatu negara.

-          apa yang membuat negara berkenan untuk melakukan perdagangan? Berikut penjelasannya → Perdagangan antar negara sudah merupakan bagian sejarah dunia → pertukaran kuda, teh dan budak antara China dan beebrapa daerah di Asia dan Eropa → Orang-orang ekonomi beranggapan bahwa perdangan terjadi secara natural ketika negara-negara menspesialisasikan industrinya.

-          Teori ekonomi menyatakan bahwa keuntungan komparatif di masing-masing era spesialisasi membuat negara semakin untung→ teori keuntungan komparatif, James Harrigan dan Egon Zakrajsek.

-          Apa itu perdagangan internasional: Transaksi perdagangan produsen-konsumen antarnegara (Jeff Borland, 2008), “Trading accross borders” (Donald E Ball, 2004)

-          Mengapa butuh Perdagangan?

  1. Produsen membutuhkan konsumen untuk membeli barang produksinya.
  2. Konsumen membutuhkan produsen untuk memenuhi kebutuhannya.
  3. Perbedaan endowment resourches
  4. Karena proses saling membutuhkan
  5. Perdagangan Internasional terjadi karena suatu negara tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakatnya sendiri
  6. Alasan Hubungan Antar Negara Dalam Pola Perdagangan (klasik): memperoleh strategi atau tujuan militer, mendapatkan tanah baru, dan bahkan dalam upaya menyebarkan pengaruh agama. (Jeff Borland, 2008)

-          Dasar Perkembangan Free Trade

  1. absolute advantage atau keuntungan absolut, efisiensi produksi melalui spesialisasi atas barang atau jasa akan menghasilkan harga produksi yang lebih murah dari pada kompetitor, sehingga keuntungan yang dapat diperoleh secara maksimal. (Adam Smith)
  2. keuntungan komparatif atau comparative advantage, yaitu negara masih dapat memperoleh keuntungan meskipun kompetitor mampu menghasilkan harga yang lebih murah. (David Ricardo )

-          Manfaat Fair Trade:

  1. Fair and stable prices
  2. Extra income
  3. Environmental stuff
  4. Stronger position in world markets
  5. Closer links between consumers and producers

-          Peran Negara dalam Perdagangan Internasional:

  1. Liberalis (Adam Smith) à tidak ada. Pasar sebebas-bebasnya! → Contoh kebijakan: monetaris model
  2. Neoliberalis (Keynes) à regulator, kontrol, pengawasan →  ISI (Import substitution industrialization)

REFERENSI

Borland, Jeff. 2008. ‘Internasional Trade’ dalam Microeconomics Case Studies and Application. Melbourne: Cengage Learning Australia

5. SISTEM KEUANGAN INTERNASIONAL (1)

- Fungsi Uang: 1 alat tukar, 2 sebagai store of value, dan 3 sebagai unit dalam akuntansi (Sobel, 2009: 263).

- beberapa cara dalam pengukuran suplai uang yaitu pertama,

1. M1 Money Supply (Sobel, 2009: 265), di mana dalam suatu pasar, uang tidak selalu digunakan sebagai alat tukar langsung untuk membeli barang atau jasa. Cek deposit adalah bentuk lain dari uang yang bisa digunakan untuk melakukan transaksi. Cek deposit adalah suatu alat pengganti sementara dari uang. Terdapat dua macam cek deposit yaitu unlimited deposit dan limited deposit. Jadi dalam pengukuran M1 terkait dalam tiga hal: suplai uang yang tersirkulasi saat ini, cek deposit, dan traveler’s check.

2. broader M2 money supply, yang terdiri M1 ditambah dengan saving deposit, time deposit kurang dari $100,000, dan money market mutual fund. Kemudian satu lagi inovasi yang ditemukan dalam mempermudah transaksi adalah kartu kredit – ketersediaan uang berdasarkan pinjaman.

- pentingnya Bisnis perbankan: Alokasi yang efisien yang dilakukan oleh bank untuk dana investasi merupakan sumber penting dalam pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, pengawasan terhadap para peminjam dana harus dilakukan dengan benar oleh pihak bank, agar tidak terjadi kerugian yang akan ditanggung oleh bank tersebut.

- Sistem perbankan saat ini hampir sama dengan sistem goldsmith – yang memperluas penyebaran mata uangnya melalui pinjaman. Di Amerika misalnya, saat ini ia menggunakan sistem fractional reserve bank yang memperbolehkan bank menyimpan kurang dari 100% deposit mereka untuk digunakan dalam bentuk required reserve – vault cash dan lainnya.

- Industri perbankan juga memiliki perbedaan dengan sistem goldsmiths, diantaranya adalah aksi bank-bank individual itu, saat ini, diatur oleh bank sentral. Bank sentral diharuskan untuk mengikuti kebijakan yang dibuat untuk memajukan ekonomi yang sehat. Jika suatu bank gagal dalam melaksanakan kegiatannya, maka yang dirugikan tidak hanya pemilik bank dan pegawainya saja, namun juga para debitor yang terlibat dalam kegiatan bank tersebut. Untuk mengatasi kegagalan bank tersebut, pada tahun 1930an dibentuk FDIC (Federal Deposit Insurance Corporation), di mana para nasabah akan mendapatkan garansi dari transaksi yang dilakukan apabila bank tersebut mengalami kegagalan. Akhirnya, kegagalan bank pun jarang ditemui lagi.

- Keberadaan jumlah uang di sebagian besar negara biasanya dikontrol terutama oleh pemerintah lewat bank pusat. Tujuan utamanya adalah untuk meregulasi suplai uang dan menyediakan kebijakan iklim moneter yang terbaik bagi seluruh perekonomian. Pusat dari penciptaan kebijakan adalah – biasa disebut dengan – board of governors. Ia menyediakan aturan dan regulasi yang mempengaruhi di segala insttusi deposit. Diciptakan pula federal reserve district bank yang bertanggung jawab dalam memonitori bank komersial di daerah masing-masing.

- Salah satu fungsi bank sentral khususnya di Amerika Serikat adalah meregulasi arus uang di dalam negeri, karena itu, The Fed memiliki The Federal Open Market Committee sebagai komite pelaksana tata regulasi tersebut. Komite ini yang merumuskan kebijakan yang diambil bank sentral, apakah menjual atau membeli obligasi negara sebagai upaya mengatur arus uang. Karena besarnya pengaruh kebijakan yang diambil, komite ini terdiri dari 7 anggota Board of Governors, presiden dari bank sentral di distrik New York, dan 4 dari 11 presiden di distrik lain.

- Bank sentral ini harus bebas dari kepentingan, misalnya di AS, dengan cara: pertama, panjangnya masa tugas pejabat bank yang mengharuskan pejabat bebas dari tekanan politik. Kedua, setiap pejabat baru ditunjuk dalam masa 2 tahunan dan melampaui masa kepresidenan, sehingga The Fed memiliki wewenang sendiri dalam memutuskan. Ketiga, The Fed mampu menghasilkan aset sendiri tanpa bergantung alokasi dari budget pemerintah. Keempat, The Fed terbebas dari pemeriksaan audit dari General Accounting Office. Di Jepang, Inggris, dan Kanada, peran bank sentral juga terbebas dari pengaruh eksekutif dan legislatif di dalamnya. Akan tetapi, di negara-negara seperti Amerika Latin bahkan Indonesia sendiri, kebijakan politis elit seringkali mempengaruhi secara langsung kebijakan yang diambil bank sentral.

- Bagaimanakan Fed megatur suplai uang? Ada tiga cara: pertama melalui reserve requirement, open market operations – jual beli obligasi, dan yang ketiga adalah discount rate and federal fund ratepembayaran bunga pinjaman serta pengaturan jumlah uang yang beredar dengan memainkan tingkat bunga bank sentral terhadap bank umum. Bank umum terkadang mengalami kekurangan uang sehingga harus meminjam ke bank sentral. Untuk membuat jumlah uang bertambah, pemerintah menurunkan tingkat bunga bank sentral, serta sebaliknya menaikkan tingkat bunga demi membuat uang yang beredar berkurang. Peminjaman uang kepada bank sentral sifatnya hanyalah sementara.

- Perubahan nature of money saat ini bergerak menuju kepada penggunaan mata uang yang lebih sedikit. Beberapa negara Amerika mulai mengadopsi mata uang dollar AS, beberapa negara Eropa mulai mengadopsi Euro, dan negara-negara Asia semakin bergerak ke mata uang dominan Yen Jepang dan Yuan milik Cina. Dengan demikian perlahan-lahan dunia akan menciptakan harga yang lebih stabil, dan semakin mereduksi cost transaksi. Namun keburukannya, ia juga mereduksi reliabilitas terhadap beragam pengukuran suplai uang dan juga mengaburkan meaning of money.

Diriview dari:

Sobel, Russell S. 2009. Understandng Economic: Money and Banking System. Mason: South Western Cengage Learning

Keyword:

APA ITU UANG?

ž  Uang sebagai medium of exchange

ž  Uang sebagai store of value

ž  uang sebagai unit of account

BAGAIMANA SUPLAI UANG MEMPENGARUHI VALUE-NYA?

Keberadaan jumlah uang dikontrol terutama oleh pemerintah lewat bank pusat.

BAGAIMANA SUPLAI UANG DIUKUR

ž  Suplai uang M1

  1. Sirkulasi sekarang
  2. Deposit yang tersedia dalam institusi deposit
  3. Traveler’s check

ž  Suplai uang Broader M2

  1. Deposit yang disimpan
  2. Time deposit dalam institusi
  3. Money market mutual fund shares

ž  Kartu Kredit vs Uang à uang yg didapat dari pinjaman

BISNIS PERBANKAN

ž  Sistem perbankan merupakan komponen penting dalam pasar modal.

ž  Kegiatan yang dilakukan : membantu orang- orang yang ingin menyimpan uangnya ataupun membantu orang yang ingin meminjam dana untuk melakukan investasi pada suatu perusahaan.

ž  Sumber utama pendapatan bank berasal dari pinjaman yang mereka lakukan.

ž  Alokasi yang efisien yang dilakukan oleh bank untuk dana investasi merupakan sumber penting dalam pertumbuhan ekonomi.

FRACTINAL RESERVE BANKING

ž  Secara prinsip sistem perbankan saat ini sama dengan sistem goldsmith

ž  US saat ini menggunakan sistem fractional reserve banking à sistem yang memperbolehkan bank untuk menyimpan kurang dari 100% deposit mereka dalam bentuk vault cash dan lainnya à required reserved

BANK RUNS, BANK FAILURES & INSURANSI DEPOSIT

ž  Bank runs à kepanikan nasabah menarik uangnya karena kehilangan kepercayaan à sementara dalam fractional reserve, jumlah uang tidak memadai à Bank Failure

ž   Bank Failure di AS 1920-1930 à federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) 1934 à menjamin deposit nasabah bank sampai batas 100.000 $ per akun à menambah kepercayaan

ž  Bank Failure sekarang jarang terjadi

FEDERAL RESERVE SYSTEM

ž  Structure of the Fed

ž  The Board of Governos

ž  The Federal Reserve District Banks

ž  The Federal Open market Committee

ž  The independence of the Fed

BAGAIMANA FED MENGKONTROL SUPLAI UANG

ž  Mengadakan reserve requirement

ž  Membeli dan menjual U.S Security di Open market

ž  Mengatur suku bunga  à discount rate dan federal funds rate

PERUBAHAN NATURE OF MONEY DI SELURUH DUNIA

ž  Euro à januari 2002, terdapat satu pertukaran mata uang antarnegara (12 negara) Eropa yang disebut Euro à diatur oleh bak sentral European Central Bank (ECB) à ECB juga mengatur kebijakan antar12 negara tersebut à tujuannya untuk mereduksi cost transaksi antarnegara, memciptakan harga yang stabil, dan men-challenge penggunaan dollar dan yen

ž  Pergerakan menuju currencies yang lebih sedikit à sepertinya dollar AS akan menjadi mata uang dominan di Amerika, Euro di Eropa, yen jepang dan yuan cina di Asia

Sobel, Russel S. 2009. Understanding Economic. Mason: South Western Cengage Learning

SISTEM KEUANGAN INTERNASIONAL (2)

-          Pasar uang bekerja dalam menyediakan mekanisme bagi mereka yang hendak meminjam atau mengivestasikan uang secara efisien[2]. Pasar uang bekerja dengan membantu individual maupun institusi untuk meminjam uang yang individual dan institusi lain berkenan meminjamkan[3]. Institusi tersebut dapat berbentuk bank komersial dan bank investasi.

-          Pasar uang bekerja sebagai gabungan peminjam dan pemberi pinjaman dalam pasar keuangan nasional yang berbeda.

-          Pebisnis umumnya tertarik mencermati nilai tukar dalam kurun waktu tertentu karena perubahan nilai tukar mempengaruhi secara langsung transaksi internasional[4].

-          Pasar finansial bergerak secara fenomenal sejak 1980 yang mana ideologi dominan yang berkembang saat itu berasal dari pemikiran Adam Smith tentang “invisible hand”

-          Wallstreet, Nasdaq, dan The City di London menjadi sentralisasi bursa saham dunia yang bergerak sangat dinamis. Angka transaksi uang yang beredar di pasar modal jauh lebih besar ketimbang yang berputar di masyarakat. Padahal, aset finansial hanya klaim di atas kertas atas aset riil dan aset produktif.

-          Pergerakannya yang sangat dinamis dengan ekuitas yang melebihi suplai uang yang beredar di masyarakat mengakibatkan transaksi antara konsumen dan produsen dalam dunia investasi mustahil terkontrol. Baik negara maupun organisasi internasional institusi moneter tidak memiliki kuasa dan wewenang untuk mengendalikan fluktuasi bursa saham → Greenspan (2007): terdapat keterbatasan regulasi karena regulator sering tidak mengetahui sumber krisis dan tidak tahu menahu. Bahkan bank Sentral Amerika, The Fed, tidak mampu menjelaskan apabila terjadi anomali pasar. Upaya mengatasi problema yang melanda sering dilakukan dengan data tidak lengkap, tidak akurat, tidak logis, dan tidak kuat secara hukum[5].

-          Kerja sama regulasi global dibutuhkan sebagai upaya antisipasi dampak negatif lalu lintas pasar global. Di sinilah urgensi peran pemerintah dan otoritas moneter guna memonitor dan mengendalikan pasar finansial global—seperti menetapkan capital control—untuk mendukung kebijakan ekonomi global[6].

Cahyono, Imam. 2008. Misteri Globalisasi Finansial. Kompas. [Online] 02 Januari 2008. [Dikutip: 25 Oktober 2010.] http://www.kompas.com/kompascetak/read.php?cnt=.kompascetak.xml.2008.02.01..

John D. Daniels, Lee H. radebaugh,, and Daniel P. Sullivan. 2007. International Business: environment and Operations. New Jersey : Pearson Prentice Hall, 2007.

 

7. PENANAMAN MODAL ASING LANGSUNG

Apakah FDI itu?

-       FDI (Foreign Direct Investment) atau investasi langsung luar negeri → sebuah perusahaan dari satu negara menanamkan modalnya dalam jangka panjang ke sebuah perusahaan di negara lain → perusahaan yang ada di negara asal (biasa disebut ‘home country’) bisa mengendalikan perusahaan yang ada di negara tujuan investasi (biasa disebut ‘host country’) baik sebagian atau seluruhnya→ Caranya dengan si penanam modal membeli perusahaan di luar negeri yang sudah ada atau menyediakan modal untuk membangun perusahaan baru di sana atau membeli sahamnya sekurangnya 10%.

-       FDI terkait dengan investasi aset-aset produktif, misalnya pembelian atau konstruksi sebuah pabrik, pembelian tanah, peralatan atau bangunan; atau konstruksi peralatan atau bangunan yang baru yang dilakukan oleh perusahaan asing. Penanaman kembali modal (reinvestment) dari pendapatan perusahaan dan penyediaan pinjaman jangka pendek dan panjang antara perusahaan induk dan perusahaan anak atau afiliasinya juga dikategorikan sebagai investasi langsung. Kini mulai muncul corak-corak baru dalam FDI seperti pemberian lisensi atas penggunaan teknologi tinggi.

-       Sebagian besar FDI ini merupakan kepemilikan penuh atau hampir penuh dari sebuah perusahaan. Termasuk juga perusahaan-perusahaan yang dimiliki bersama (joint ventures) dan aliansi strategis dengan perusahaan-perusahaan lokal. Joint ventures yang melibatkan tiga pihak atau lebih biasanya disebut sindikasi (atau ‘syndicates’) dan biasanya dibentuk untuk proyek tertentu seperti konstruksi skala luas atau proyek pekerjaan umum yang melibatkan dan membutuhkan berbagai jenis keahlian dan sumberdaya. Istilah FDI biasanya tidak mencakup investasi asing di bursa saham.

-       FDI memainkan peran penting dalam proses internasionalisasi bisnis. Perubahan yang sangat besar telah terjadi baik dari segi ukuran, cakupan, dan metode FDI dalam dekade terakhir. Perubahan-perubahan ini terjadi karena perkembangan teknologi, pengurangan pembatasan bagi investasi asing dan akuisisi di banyak negara, serta deregulasi dan privatisasi di berbagai industri. Berkembangnya sistem teknologi informasi serta komunikasi global yang makin murah memungkinkan manajemen investasi asing dilakukan dengan jauh lebih mudah.

-       Pengaruh terbesar FDI ini ada di negara-negara berkembang, dimana aliran FDI telah meningkat pesat dari rata-rata di bawah $10 milyar pada tahun 1970an menjadi lebih dari $200 milyar pada tahun 1999. Jumlah FDI di ‘Dunia Ketiga’ kini mencapai hampir seperempat FDI global. Di antara negara-negara lainnya, Cina adalah negara tuan rumah terbesar bagi FDI. Perusahaan-perusahaan multinasional besar dan konglomerat-konglomerat masih menjadi bagian terbesar dari FDI (sumber: UNCTAD). Negara-negara ASEAN dengan penghasilan menengah seperti Malaysia, Thailand, Indonesia, dan Filipina kini tengah menghadapi tantangan utama untuk meningkatkan daya saing dan daya tarik mereka sebagai tuan rumah bagi FDI dalam lingkungan ekonomi yang berubah dengan pesat.

-       Patut dicatat pula bahwa dana Bantuan Pembangunan Luar Negeri atau ODA (Overseas Development Assistance) dulunya adalah sumber utama dana pembangunan di banyak negara berkembang. Namun, pada tahun 2000 total ODA hanya tinggal setengah dari jumlahnya sebelum tahun 1990an. Pembiayaan swasta (privat), melalui FDI, telah menjadi sumber terbesar dari dana ‘pembangunan’. Peningkatan luarbiasa FDI ini adalah akibat dari pertumbuhan pesat perusahaan-perusahaan transnasional dalam ekonomi global. Dari hanya sekitar 7.000 perusahaan multinasional di tahun 1960, angka itu melejit melampaui 63.000 dengan sekitar 690.000 afiliasi atau cabang menjelang akhir tahun 1990an. Lebih dari 75% dari perusahaan-perusahaan ini berasal dari negara maju di Eropa Barat dan Amerika Utara, sementara perusahaan-perusahaan subsider(cabang)nya beroperasi di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Inilah gambaran sektor privat yang diperkirakan menguasai lebih dari duapertiga perdagangan internasional.

-       Pemerintah sangat memberi perhatiaan pada FDI karena aliran investasi masuk dan keluar dari negara mereka bisa mempunyai akibat yang signifikan. Para ekonom menganggap FDI sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi karena memberi kontribusi pada ukuran-ukuran ekonomi nasional seperti Produk Domestik Bruto (PDB/GDP), Gross Fixed Capital Formation (GFCF, total investasi dalam ekonomi negara tuan rumah) dan saldo pembayaran. Mereka juga berpendapat bahwa FDI mendorong pembangunan karena-bagi negara tuan rumah atau perusahaan lokal yang menerima investasi itu-FDI menjadi sumber tumbuhnya teknologi, proses, produk sistem organisasi, dan ketrampilan manajemen yang baru. Lebih lanjut, FDI juga membuka pasar dan jalur pemasaran yang baru bagi perusahaan, fasilitas produksi yang lebih murah dan akses pada teknologi, produk, ketrampilan, dan pendanaan yang baru.

-       Mereka yang menentang mencatat bahwa FDI memberi makna lain pada ungkapan “Berpikir global, bertindak lokal” (‘Think globally, act locally’). Mereka berpendapat bahwa FDI lebih menguntungkan negara asal (negara dari mana investasi itu ditanamkan) daripada negara tuan rumah (negara tujuan dimana investasi itu ditanamkan). Konglomerat-konglomerat multinasional dapat menggunakan kekuasaan mereka yang besar terhadap ekonomi-ekonomi yang lebih kecil dan lebih lemah. Mereka bisa menghabisi kompetisi lokal. FDI bisa membuat sebuah pabrik meningkatkan kapasitas produksi totalnya (seringkali juga dengan biaya yang jauh lebih rendah daripada di negara asalnya); membawa produknya lebih dekat ke pasar-pasar luar negeri; membuka kantor-kantor penjualan lokal di negara tuan rumah; berkelit dari berbagai ‘hambatan dagang’ (trade barriers) dan menghindari tekanan pemerintah luar negeri pada produksi lokal.

-       Lobi melawan FDI bisa dilakukan para pengkampanye dengan membuat perusahaan-perusahaan tersebut tahu risiko finansial atas investasi mereka dalam produksi yang tidak berkelanjutan secara sosial maupun lingkungan. Sejarah konflik atau catatan buruk pelanggaran hak asasi manusia di daerah tertentu negara tuan rumah dimana investasi asing hendak ditujukan membuat perusahaan lebih sulit mendapatkan jaminan atas risiko politik. Perusahaan multinasional seharusnya juga ditekan untuk mengadaptasi standar internasional tertinggi atas hak-hak masyarakat adat, dampak lingkungan, dan syarat-syarat kesehatan dan keselamatan kerja. Inisiatif-inisiatif PBB seperti Global Compact, Equator Principles, dan prinsip-prinsip tatakelola korporasi dari OECD bisa digunakan untuk membuat bank dan agen pembiayaan lain menghentikan pembiayaan investasi yang secara sosial atau lingkungan merusak. Banyak perusahaan lain kini mempunyai panduan tanggung jawab sosial korporasi-nya masing-masing. Aksi langsung di dalam dan di seputar berlangsungnya RUT (Rapat Umum Tahunan) pemegang saham perusahaan-perusahaan internasional juga terbukti menjadi alat yang efektif untuk menghasilkan publisitas.

-       Salah satu kemungkinan mempengaruhi investasi asing adalah dengan mendorong investasi etis atau investasi yang bertanggungjawab secara sosial, yang biasa disebut SRI (Socially Responsible Investment). Walaupun belum menjadi arus utama, pasar SRI telah meningkat secara berarti. Di Inggris, SRI telah mencapai £7,1 milyar. Di AS, skema investasi etis telah mencapai US$153 milyar menjelang tahun 2000, sebuah peningkatan pesat dari US$12 milyar pada tahun 1995. Menurut laporan, sekitar 12% dari investasi total yang dikelola di AS adalah bagian dari skema SRI.

Sumber:
www.going-global.com/articles/understanding_foreign_direct_investment.htm dan

www.jubileedebtcampaign.org.uk/

 


[1] Anonim. Environmental Economic. (unknown: unknown, 2010), p.xx.

[2] John D Daniels, et.al, (2007), International Business: Environment and Operations, Prentice hall, New Jersey, p. 248

[3] Ibid., p. 248

[4] Ibid., p. 269

[5] Ibid., Imam, (2008), Misteri Globalisasi Finansial

[6] Ibid., Imam, (2008), Misteri Globalisasi Finansial

 

UTS KISI-KISI EKONOMI PEMBANGUNAN

pendahuluan krisis pembangunan….

1. di negara berkembang, pembangunan sebagai “pedang bermata dua” (two-edged sword), memberikan manfaat sekaligus membawa kerugian & menciptakan konflik nilai (goulet, 1992). 2. pemaksaan false paradigm di negara-negara dunia ketiga. 3. negara maju, ekspansi produksi kapitalisme diiringi industrialisasi yg. eksesif menyebabkan kemunduran kehidupan sosbud. 4. dalam konteks global: ketimpangan ekonomi internasional, saling unjuk kekuatan militer antar negara, bencana lingkungan, dsb.. kritik thd. pembangunan… 1. pembangunan sebagai alat legitimasi berbagai intervensi di negara berkembang. (wolfgang sachs, 1992) 2. neo-marxist: pembangunan sebagai alat untuk melegitimasi dan mendukung kepentingan para borjuis birokrasi (birokrat level atas) dan kelas dominan lain. 3. apakah teori-teori pemb. masih memiliki masa depan ketika tidak ada lagi krisis di dunia ketiga? 4. ketika pembangunan menciptakan masalah global, apakah teori pembangunan berlaku pula bagi negara maju? 5. strategi pengurangan kemiskinan: old wine in new bottles? 6. orang lapar bukan karena kekurangan pangan, tapi sebagai “kegagalan pemberian hak”. 7. perlunya rekonstruksi pembangunan esensi pembangunan… 1. sebagai means atau ends??? 2. transformasi struktural yg mengandaikan perubahan kultural, politik, sosial, dan ekonomi. (hettne) 3. proses perubahan; sesuatu yang natural, berkelanjutan, dan direksional. nilai inti pembangunan… 1. pembangunan harus melihat: i. tingkat kemiskinan? ii. tingkat pengangguran? iii. ketidaksetaraan? (seers, 1977). 2. 3 inti pembangunan: i. kecukupan ii. harga diri iii. kebebasan (goulet) dimensi-dimensi pembangunan 1. economic growth 2. equity 3. capacity 4. authenticity 5. empowerment. (esman, 1991) paradigma pembangunan… 1. negara (era 1950-an) (state-centered strategy); – negara penggerak utama pembangunan ekonomi. – kurang tepat untuk konteks negara berkembang karena terbatasnya kapasitas pemerintah & birokrasi. 2. paradigma pasar (market-based strategy): – profit pendorong pertumbuhan ekonomi. – intervensi pemerintah mereduksi efisiensi ekonomi; terjadi korupsi, & favoritisasi politik. 3. pembangunan dari bawah (development from below). – ada pembangunan partisipatoris; – proses demokrasi ditegakkan; – ada proses pemberdayaan beberapa isu kontemporer… 1. pembangunan manusia 2. brain drain 3. ketahanan pangan 4. jebakan utang 5. transfer teknologi & transformasi pertanian 6. peran lembaga donor (imf) 7. jender & pembangunan 8. globalisasi 9. migrasi & pengangguran kebijakan pembangunan:kompleksitas persoalan 1. muatan politik dalam setiap kebijakan pembangunan 2. ketidaksiapan administrator dalam proses pelaksanaan kebijakan pembangunan 3. lemahnya netralitas birokrasi 4. minimnya informasi tentang kebijakan ttt. kebijakan pembangunan seringkali gagal karena merumuskan masalah yang salah (formulate the wrong problem), ketimbang memilih solusi yang salah (choose the wrong solution). pertumbuhan (growth) ekonomi hanya instrumen – tujuan akhir pembangunan adalah eliminasi kemiskinan dan pemberdayaan kaum miskin. (amartya sen, 1983, 1999) pergeseran paradigma dlm ekpem • era 1950-an: theoretical innovations in de. • era 1960-an: the golden period & era optimisme dalam ekpem. • era 1970-an: a decade of reappraisal. • era 1980-an: a lost decade in development economics. • era 1990-an: the decade of new vision and new direction. mengkaji kinerja ekpem 1. tidak ada kebijakan, strategi, solusi atau teori yg. berlaku universal. 2. tidak ada one-size-fits-all approach sebagai solusi pasti terhadap keterbelakangan. 3. ekpem punya banyak faset & dimensi; karenanya dapat dikaji dari perspektif ekonomi, sosial, politik, dan sebagainya. 4. ekpem menengahi perbedaan antara mitos & realitas melalui epistemik empirisnya. misal teori maltus: overpopulasi mrp. sebab kemiskinan. ekpem: justru overpopulasi menjadi akibat dari kemiskinan. • masuknya isu ttg. human development dalam ekpem. masa depan ekpem… • amartya k. sen: di dekade lalu, ruang lingkup ekpem terlalu sempit, terbatas pada konsep pertumbuhan & sedikit pada pembangunan. • terjadi parokialisme teoritis dalam diskursus pembangunan: kebijakan pro-pasar (privatisasi, liberalisasi, deregulasi, dsb..) • ke depan ekpem harus menaruh perhatian pada isu: hegemoni kultural, represi politik, ketimpangan pendapatan, dan ketergantungan eksternal. • ekpem mencari solusi thd. sindrom keterbelakangan (underdevelopment) & kemiskinan. • pembangunan = modernitas? • perilaku masy. terjebak oleh budaya tradisional. • disain kebijakan pembangunan yang baik saja tidak cukup. kepemimpinan dan komitmen menjadi esensial dalam proses pembangunan. • good governance & institusi yg. handal hanya satu bagian strategi mendukung pembangunan. • pada akhirnya, harus ada upaya peningkatan mutu sdm dan kapasitas institusi untuk mencapai dan mempertahankan pembangunan ekonomi. • inilah yang harus dipahami sebagai pembangunan.

SEJARAH & KONSEP PEMBANGUNAN PEMBANGUNAN (EROPASENTRISME) 1. era westphalian - abad 15 dan 16 → dominasi eko dan ketidaksetaraan negara (core) dan (periphery). - tahun 1648: Westphalia → state-formation nation-building →pembangunan = kepentingan nasional. - peniruan bangsa industri oleh bangsa eropa yang lain→ tidak meniru = ketergantungan. - hanya terjadi melalui revolusi yang radikal. 2. penemuan kembali pembangunan - setelah pd ii, eropa hancur → butuh pembangunan → amerika (marshall aid) → tujuannya: menjalankan bretton woods, menahan komunisme, membayar hutang ke AS → keputusan konferensi, keynes: tidak hanya memperhatikan kondisi perekonomian mikro tp jg makro; pembentukan imf dan ibrd (kini bank dunia). - perekonomian dunia terbagi menjadi blok kapitalis (negara barat) dan blok timur (komunisme). - di sini lahir ilmu ekonomi pembangunan → cara pandang negara maju thd negara dunia ketiga. - akhir PD ii, muncul konsep dunia ketiga dg ciri-ciri: 1. pendapatan per kapita rendah; 2. angka harapan hidup rendah; 3. tingkat pendidikan rendah; 4. mayoritas penduduknya petani; dan 5. angka populasi tinggi. 3. akhir era 60-an, muncul perspektif modernisasi. o pembangunan = proses yang evolusioner menuju tahap modern. o modernisasi = transformasi total dari masyarakat tradisional (pre-modern) menjadi organisasi sosial yang dicirikan dengan tingkat kesejahteraan yang tinggi dan kestabilan politik seperti yang ada di dunia barat (moore, 1963). - pertumbuhan ekonomi diyakini sebagai driving force. → perubahan sosial dan institusi politik secara simultan akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. - sayangnya, hasil tidak seperti yang diharapkan → akhir 60-an, kemiskinan meningkat, utang semakin tumbuh subur, terjadi represi politik, stagnasi ekonomi dan sebagainya. - pembangunan diredefinisi→ ditunjukan oleh reformulasi kaum liberal dan neo-marxist. - pandangan liberal: pembangunan mrp kemajuan menuju tercapainya tujuan (seperti mengeliminasi kemiskinan, ketersediaan tenaga kerja, pengurangan tingkat ketidaksetaraan, dan adanya jaminan bagi ham). - kaum neo-marxist: mengapa sebagian besar negara dunia ketiga gagal membuat transisi menuju ekonomi kapitalis? → lebih pada analisis ekonomi politik →aliran dependensi, misalnya. 1. struktur ekonomi global = sistem yang eksploitatif, “the development of underdevelopment”. 2. negara (core) memaksakan sistem dominasi yang tidak setara terhadap negara periphery→ mel: ancaman, restriksi pasar, dan proteksi industri. - pendekatan neo-populist (kitching, 1982) → berfokus pada usaha berskala kecil, pertanian pangan, dan wilayah pedesaan dan kota-kota kecil ketimbang kota industri → (equity) dikedepankan. →bernard nairobi (1983) dan penolakannya akan westernisasi dan dukungannya kepada budaya lokal di png dan kepulauan pasifik lain. - neo-clasiccal: menolak intervensi pemerintah, alokasi risorsis akan optimal jika bergantung pada pasar. - pembangunan perlu dimaknai kembali dan direjuvenasi. 4. hettne:  pembangunan= transformasi struktural, mengandaikan perubahan kultural, politik, sosial, dan ekonomi → teori pembangunan: 1.erat dg perubahan struktur ek dan pranata sosial, 2. negara sebagai aktor, 3. pembangunan sebagai persoalan nasional, 4. sehingga perhatian dititikberatkan pada pemerintah.

MENGAPA MODEL PEMBANGUNAN BARAT SULIT DITERAPKAN DI NEGARA BERKEMBANG?

1. perbedaan tradisi, sejarah, kondisi masyarakat, dan pola-pola kultural. 2. persoalan yg. dihadapi negara dunia ketiga di abad 20 berbeda dg. yang dialami negara maju di abad 19. karenanya, respon yg. diberikan pun berbeda. 3. dari segi tahap pembangunan, kapitalisme menggantikan feodalisme. kenyataan di negara dunia ketiga bahwa kapitalisme & feodalisme berjalan side by side. 4. berubahnya peta lingkungan internasional. di abad 19, inggris, jepang, dan amerika mampu membangun secara mandiri. namun untuk saat ini hal tersebut tidak memungkinkan. 5. eropasentrisme dalam model pembangunan telah melenceng, bias, dan mendistorsi 6. perspektif pembangunan barat dianggap untuk menjaga agar dunia ketiga tetap berada dalam orbit barat.

REDEFINISI PEMBANGUNAN

1. peningkatan perhatian terhadap sifat pembangunan yang cenderung dekonstruktif. 2. momentum dari munculnya konsep globalisasi. 3. semua masy harus menyesuaikan dengan ekonomi global yang imperatif. IMPLIKASI 1. pemb dilihat sebagai suatu proses global, tidak hanya menyangkut satu dua masyarakat saja. 2. sbg proses global, ada hubungan diantara dinamika endogeneous dan eksogeneous dalam pembangunan.

PEMBANGUNAN SBG PROSES PERUBAHAN - robert nisbet dlm “social change and history”:  konsepsi ttg perubahan selalu didominasi oleh pemikiran barat (1969:21).  pemb mrp hal yang alamiah dan dipengaruhi oleh faktor endogen bagi masy.  pemb di abad 19 cenderung dilahirkan oleh pengaruh dan kondisi eksogen dan proses difusi. mis: pengaruh internasional dan globalisasi. teori ini memandang perubahan sbg sesuatu yg natural, imanent, berkelanjutan, dan direksional.

HAMBATAN PEMBANGUNAN - hambatan internal 1. ketimpangan distribusi pendapatan dan kesejahteraan, kepemilikan lahan 2. rendahnya derajat & efisiensi pemb infrastruktur 3. peran dan tingkat perkembangan sektor perbankan dan pasar finansial 4. sistem pendidikan masih belum efektif 5. ideologi & pengaruhnya pada pola pikir & perilaku 6. faktor endowment sda negara 7. kekuasaan, pengaruh, dan peran pusat, termasuk derajat kebebasan politik dan kekuatan proses demokrasi 8. korupsi politik dan sistem patronasi 9. “kegagalan pasar” yang mendistorsi alokasi risorsis, pembuatan keputusan, & pola pengeluaran. - hambatan eksternal: 1. korporasi transnasional dan multinasional. 2. pembagian kerja internasional dan pola-pola perdagangan internasional. 3. berfungsinya lembaga keuangan internasional, termasuk juga bank dunia dan imf. 4. pengaruh kepentingan geopolitik dan strategis dari kekuasaan ekonomi yang lebih besar. 5. kebijakan ekonomi negara maju, misal: penentuan tarif dalam sistem ekonomi global.

TEORI MODERNISASI karl marx ekonom klasik→ pembangunan ibarat ”fotografi”. → modern: gambar bergerak → dengan mengkaji ”tempat” dan ”proses” perubahannya → sejarah bergerak dari satu tahap ke tahap yang lain → kapitalisme hanyalah satu tahap perkembangan historis masyarakat yang pada akhirnya menuju pada sosialisme. john maynard keynes pasar bebas tidak selamanya menjadi kekuatan positif. kunci utama pertumbuhan adalah investasi → pentingnya peran pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. teori modernisasi - perubahan sosial (social change) - ada continuity dan progress - ada advancement - interelasi nilai ekonomi & sosial melalui nilai individu (misalnya etika kerja) - social differentiation - secularization - cultural modernization: particularism vs universalism; ascribed status vs achieved status; affectivity vs neutraliy; diffuseness vs specificity - bagaimana menjaga sistem sosial agar tetap sehat? Adaptation, goal attainment, integration, pattern maintenance. (parsons) teori modernisasi: teori pembagian kerja internasional - pembangungan harus meleburkan diri ke dalam kegiatan ekonomi dunia agar menguntungkan semua pihak. - spesialisasi produksi sesuai dengan keungulan komparatif → spesialisasi dlm perdagangan internasional. teori modernisasi: teori tabungan & investasi (harrod-domar) - tabungan & investasi menentukan pertumbuhan ekonomi. - pembangunan tentang masalah menambahkan investasi modal. ada keterbelakangan karena kekurangan modal. - tidak mempersoalkan masalah manusia. masalah manusia dianggap sudah tersedia. teori modernisasi: virus an-ach (david mcclelland) - kinerja pekerjaan tergantung pada sikap terhadap pekerjaan. - apakah ada semangat baru yang sempurna? apakah ada keinginan untuk berhasil? - kalau dalam masyarakat ada banyak orang yang memiliki n-ach yang tinggi, diharapkan akan ada pertumbuhan ekonomi yang tinggi. balanced vs unbalanced growth balanced growth: modal/investasi harus ada dalam berbagai sektor yang saling mendukung satu sama lain. unbalanced growth: investasi hanya ditanam dalam sektor strategis tertentu yang merupakan leading sector; ini akan menciptakan peluang investasi lebih lanjut. (albert o. hirschman, 1958). teori modernisasi: faktor non-ekonomi (bert f. hoselitz) - perubahan kelembagaan sangat penting untuk mendukung proses lepas landas. perubahan ini penting agar pasokan modal menjadi produktif. - pembangunan butuh: o pemasokan modal besar dan perbankan o pemasokan tenaga ahli dan terampil teori manusia modern (alex inkeles & david h. smith) - pembangunan bukan sekadar modal & teknologi. dibutuhkan manusia yang dapat mengembangkan sarana material tersebut supaya jadi produktif. - pendidikan merupakan faktor yang paling efektif teori ketergantungan o raul prebisch: industri subtitusi impor→ amerika latin o negara-negara terbelakang harus melakukan industrialisasi bila mau membangun dirinya. TEORI-TEORI PEMBANGUNAN teori klasik: 1700 – 1800 1. adam smith:  perhatian ditujukan pada “produksi” bukan “perdagangan”.  pelaksanaan sistem diatur oleh “the invisible hand of market”. 2. 2. david ricardo: comparative advantage spesialisasi → produksi lebih efisien → pertumbuhan → risorsis efektif. 3. karl marx • ekonom klasik: pembangunan ibarat ”fotografi”. sebaliknya, pembangunan dianalogikan gambar bergerak: amati fenomena sosial dengan mengkaji ”tempat” dan ”proses” perubahannya. • sejarah bergerak dari satu tahap ke tahap yang lain; karenanya kapitalisme hanyalah satu tahap perkembangan historis masyarakat yang pada akhirnya menuju pada sosialisme. 4. john maynard keynes (1920-an – 1930-an): • pasar bebas tidak selamanya menjadi kekuatan positif. kunci utama pertumbuhan adalah investasi. • pentingnya peran pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. teori pasca-ketergantungan teori liberal – banyak mengkritik teori ketergantungan. – teori liberal mengikuti asumsi bahwa modal dan investasi adalah masalah utama dalam mendorong pembangunan ekonomi. bill warren: – muncul karena tidak puas dengan teori ketergantungan. – kritiknya: bahwa ada “negara tergantung” yang menunjukkan kemajuan pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi setelah pd ii. bahkan kemajuan mengarah pada pembangunan yang mandiri. apa yang diramalkan oleh teori ketergantungan tidak benar. ia membantah inti dari teori ketergantungan bahwa kapitalisme di pusat dan pinggiran berbeda. teori artikulasi – muncul karena ketidakpuasan kepada teori ketergantungan. – sebetulnya kapitalisme di negara pinggiran tidak bisa berkembang karena artikulasi/kombinasi unsur-unsurnya tidak efisien. ada banyak unsur penghambat. – kapitalisme gagal di negara pinggiran karena koeksistensi cara produksi kapitalisme dng cara produksi lainnya bersifat saling menghambat. immanuel wallerstein: teori sistem dunia – dulu dunia dikuasai oleh sistem-sistem kecil atau sistem mini dalam bentuk kerajaan atau bentuk pemerintahan lainnya. – kemudian terjadi penggabungan baik melalui penaklukan secara militer maupun sukarela. – perkembangan teknologi dan bidang lain kemudian memunculkan sistem perekonomian dunia yang menyatu dan merupakan satu-satunya sistem dunia yang ada. – sistem dunia inilah yang merupakan kekuatan yang menggerakkan negara-negara di dunia. teori pembangunan neo-klasik para neoklasik berpendapat bahwa pertumbuhan yang lambat atau negatif merupakan akibat dari alokasi risorsis yang lemah dari harga non pasar serta adanya intervensi yang eksesif dari pemerintah ldcs. kebijakan neoklasik terwujud dalam washington consensus, istilah yang dibuat oleh ekonom john williamson.

UTS KISI-KISI BERDASAR SILABUS


1. Memahami Bisnis Internasional

- Pengertian binal dan ruang lingkupnya : Bisnis Internasional adalah bisnis yang kegiatan-kegiatannya melewati batas-batas negara. Ketika pasar domestik mengalami kejenuhan dan pertumbuhan penjualan mulai melambat, → mengembangkan bisnis di negara lain→ contoh, McDonald di Rusia, Nike merancang sepatu sepak bola untuk Brasil → memperluas pasarnya, mencari peluang untuk berkembang di negara lain, mengurangi ketergantungan ekonomi di negara asalnya serta mencapai produksi dan distribusi yang ekonomis → missal: General Motor Corp, seiring dengan penurunan pangsa pasar kendaran ringan di Amerika telah mengalihkan penjualannya ke Argentina, Polandia, Cina dan Thailand untuk model-model seperti Opel Corsa.

2. Lingkungan Eksternal Binal

- Pada tahun 1990, negara demi negara mulai mengadopsi mekanisme pasar yang mereduksi peran negara dalam perekonomian, meningkatkan stabilitas makroekonomi, dan meningkatkan pendapatan personal.

- Meningkatnya kekuatan beli konsumen membawa kesuksesan bagi banyak perusahaan multinasional→ misalnya McDonald → pembukaan cabang di Rusia 1990→ lima pasar paling menguntungkan di dunia setelah Inggris, Prancis, Jerman, dan Spanyol→ McDonald memecahkan tantangan lingkungan ekonomi USSR → dengan melakukan skoring suplai negara, mengkontrak beberapa item seperti susu, keju chedar, dan daging. Untuk meyakinkan bahwa kualitas suplai cukup memadai, mereka melakukan bantuan dan pendidikan bagi petani dan peternak agar mendapatkan produk sesuai standar mereka. Bagaimanapun seseuai dengan berjalannya waktu McDonald telah membantu mengembangkan pelayanan makanan di Rusia → menarik minat konsumen: dalam perayaan pembukaannya, McDonald tak hanya merefleksikan kentang goreng dan hamburger tetapi juga dipenuhi oleh simbol-simbol politis Soviet, yang kemudian teridentifikasi sebagai usaha Mikhail Gorbachev yang berusaha menggerakkan negaranya dari negara yang state-controlled menuju sebuah ekonomi pasar. → Mendapatkan tenaga kerja di Rusia sangatlah mudah karena dipengaruhi oleh angka pengangguran yang tinggi→          Saat pembukaan pertama McDonald di Rusia, Pengunjung terus menerus berdatangan walaupun harga dari sebuah Big Mac, kentang goreng, dan soft drink sebesar dengan rata-rata penghasilan orang Rusia per 4 jam! → pada perjalanannya McDonald masih terus betahan dalam beberapa krisis Rusia, misalnya pada keruntuhan Uni Soviet di tahun 1991 → Dari sini dapat kita pahami bahwa ketika sebuah perusahaan berencana untuk membuka bisnisnya ke negara lain, ia harus memperhatikan kesejahteraan, pendapatan, stabilitas, kemiskinan, dan lain sebagainya→ dengan menemukan jalan untuk beradaptasi, memahami, dan mengintrepetasikan perubahan dalam ekonomi pasar akan membawa perusahaan multinasional pada kesuksesan besar sebab Perubahan dalam lingkungan ekonomi dapat memberi efek terhadap perubahan beberapa karakteristik. Beberapa bersifat langsung dan beberapa berhubungan dengan lingkungan, perusahaan, dan kompetitor.

- manager memperhatikan dan mengukur kemakmuran suatu negara, pendapatannya, stabilitas sosio politik dan kulturnya, sekaligus tingkat kemiskinan dan sejenisnya[1] → Salah satu indikator pertumbuhan ekonomi ialah

1. Gross National Income (GNI). GNI mengukur pendapatan berasal dari total produksti domesti dan kegiatan produktsi internasional oleh perushaan nasional. Salah satu bagian penting GNI ialah Gross National Product (GDP). GDP adalah nilai dari semua barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu batas wilayah negara dalam satu tahun, meliputi sejumlah yang dihasilkan oleh perusahaan nasional maupun perusahaan asing beroperasi lokal.

2. tingkat perubahan. Perubahan pertumbuhan ekonomi dalam kurun waktu tertentu dalam tahun menjadi indikator potensial menarik investasi asing

3. kekuatan daya beli

4. tingkat kualitas pertumbuhan manusia. Apabila perkiraan pertumbuhan manusia dinilai negatif, maka kemungkinan perusahaan itu hanya berinvestasi jangka pendek saja. Apabila sebaliknya, maka kemungkinan besar perusahaan tersebut berinvestasi jangka panjang.

- Fitur-fitur ekonomi ekonomi yang mempengarauhi investor asing dalam berinvestasi di negara tujuan.

1. inflasi. Hiperinflasi menyebabkan kecenderungan investasi jangka pendek dan mempengaruhi kemampuan daya beli konsumen

2. pengangguran. Pengangguran apabila tidak diatasi dengan insentif kebijakan yang tepat, pengguran menciptakan tekanan sosial, instabilitas politik, sekaligus menekan pertumbuhan ekonomi.

3. hutang. Hutang dideskripsikan sebagai kewajiban keuangan pemeirntah meliputi pinjaman dari warganegaranya, amaupun organsiasi asing dan pemerintah asing dan atau institusi internasional. Semakin besar kewajiban tersebut maka perekonomiannya makin tidak stabil.

4. Pertumbuhan ekonomi juga sangat ditentukan oleh pemerataan pendapatan (distribusi pendapatan). mereka berasumsi bahwa pemerataan pendapatan mencerminkan kesuksesan dan sustainbilitas pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, investor lebih positif berinvestasi di suatu negara yang mana tingkat perbedaan distribusi pendapatannya tidak terlalu signifikan.

5. kemiskinan. kemiskinan dinilai menimbulkan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Kemiskinan dapat menciptakan tindak kriminalitas sekaligus cermin berbagai dampak negatif ekonomi yang tidak bisa diantisipasi oleh negara.

6. keseimbangan pembayaran. Keseimbangan pembayaran umumnya berisi rekaman transaksi internasional suatu negara yang dilakukan oleh pemerintah, perusahaan maupun individu-individu. Balance of Payments (BOP) terdiri dari dua hal yakni current account dan capital account.

Diriview dari:

Wild, John J, Wild, Kenneth L., & Han, Jerry C.Y. 2008. International Business: The Challenges of Globalization. New Jersey: Pearson Practice Hall

3 & 4 PERDAGANGAN INTERNASIONAL I DAN II

-         Perdagangan internasional merupakan tempat di mana konsumen membeli barang dari produsen dari satu negara ke negara lain.

-         Aktivitas perdagangan internasional meliputi sekluruh kegiatan ekonomi global → Pelaku: aktor negara hingga nonegara.

-          Negara mendapatkan keuntungan berupa kenaikan pendapatan perkapita sekaligus pendapatan produk domestik (GDP)

-          Perdagangan internasional memperkenankan negara melakukan spesialisasi industri→  mengefektifkan, mengefisienkan sumber daya alamnya.

-          Bagi liberalisme: perdagangan bebas merupakan momen penting untuk pertumbuhan ekonomi. Akan tetapi, beberapa negara melihat konteks perdagangan internasional dengan konsep sebaliknya: cenderung membatasi perdagangan internasional dengan proteksionisme terhadap banjir impor, termasuk tarif import, kuota impor, antidumping, dan lainnya.

-          Globalisasi diyakini menguntungkan untuk meningkatkan ekonomi suatu negara.

-          apa yang membuat negara berkenan untuk melakukan perdagangan? Berikut penjelasannya → Perdagangan antar negara sudah merupakan bagian sejarah dunia → pertukaran kuda, teh dan budak antara China dan beebrapa daerah di Asia dan Eropa → Orang-orang ekonomi beranggapan bahwa perdangan terjadi secara natural ketika negara-negara menspesialisasikan industrinya.

-          Teori ekonomi menyatakan bahwa keuntungan komparatif di masing-masing era spesialisasi membuat negara semakin untung→ teori keuntungan komparatif, James Harrigan dan Egon Zakrajsek.

-          Apa itu perdagangan internasional: Transaksi perdagangan produsen-konsumen antarnegara (Jeff Borland, 2008), “Trading accross borders” (Donald E Ball, 2004)

-          Mengapa butuh Perdagangan?

  1. Produsen membutuhkan konsumen untuk membeli barang produksinya.
  2. Konsumen membutuhkan produsen untuk memenuhi kebutuhannya.
  3. Perbedaan endowment resourches
  4. Karena proses saling membutuhkan
  5. Perdagangan Internasional terjadi karena suatu negara tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakatnya sendiri
  6. Alasan Hubungan Antar Negara Dalam Pola Perdagangan (klasik): memperoleh strategi atau tujuan militer, mendapatkan tanah baru, dan bahkan dalam upaya menyebarkan pengaruh agama. (Jeff Borland, 2008)

-          Dasar Perkembangan Free Trade

  1. absolute advantage atau keuntungan absolut, efisiensi produksi melalui spesialisasi atas barang atau jasa akan menghasilkan harga produksi yang lebih murah dari pada kompetitor, sehingga keuntungan yang dapat diperoleh secara maksimal. (Adam Smith)
  2. keuntungan komparatif atau comparative advantage, yaitu negara masih dapat memperoleh keuntungan meskipun kompetitor mampu menghasilkan harga yang lebih murah. (David Ricardo )

-          Manfaat Fair Trade:

  1. Fair and stable prices
  2. Extra income
  3. Environmental stuff
  4. Stronger position in world markets
  5. Closer links between consumers and producers

-          Peran Negara dalam Perdagangan Internasional:

  1. Liberalis (Adam Smith) à tidak ada. Pasar sebebas-bebasnya! → Contoh kebijakan: monetaris model
  2. Neoliberalis (Keynes) à regulator, kontrol, pengawasan →  ISI (Import substitution industrialization)

REFERENSI

Borland, Jeff. 2008. ‘Internasional Trade’ dalam Microeconomics Case Studies and Application. Melbourne: Cengage Learning Australia

5. SISTEM KEUANGAN INTERNASIONAL (1)

- Fungsi Uang: 1 alat tukar, 2 sebagai store of value, dan 3 sebagai unit dalam akuntansi (Sobel, 2009: 263).

- beberapa cara dalam pengukuran suplai uang yaitu pertama,

1. M1 Money Supply (Sobel, 2009: 265), di mana dalam suatu pasar, uang tidak selalu digunakan sebagai alat tukar langsung untuk membeli barang atau jasa. Cek deposit adalah bentuk lain dari uang yang bisa digunakan untuk melakukan transaksi. Cek deposit adalah suatu alat pengganti sementara dari uang. Terdapat dua macam cek deposit yaitu unlimited deposit dan limited deposit. Jadi dalam pengukuran M1 terkait dalam tiga hal: suplai uang yang tersirkulasi saat ini, cek deposit, dan traveler’s check.

2. broader M2 money supply, yang terdiri M1 ditambah dengan saving deposit, time deposit kurang dari $100,000, dan money market mutual fund. Kemudian satu lagi inovasi yang ditemukan dalam mempermudah transaksi adalah kartu kredit – ketersediaan uang berdasarkan pinjaman.

- pentingnya Bisnis perbankan: Alokasi yang efisien yang dilakukan oleh bank untuk dana investasi merupakan sumber penting dalam pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, pengawasan terhadap para peminjam dana harus dilakukan dengan benar oleh pihak bank, agar tidak terjadi kerugian yang akan ditanggung oleh bank tersebut.

- Sistem perbankan saat ini hampir sama dengan sistem goldsmith – yang memperluas penyebaran mata uangnya melalui pinjaman. Di Amerika misalnya, saat ini ia menggunakan sistem fractional reserve bank yang memperbolehkan bank menyimpan kurang dari 100% deposit mereka untuk digunakan dalam bentuk required reserve – vault cash dan lainnya.

- Industri perbankan juga memiliki perbedaan dengan sistem goldsmiths, diantaranya adalah aksi bank-bank individual itu, saat ini, diatur oleh bank sentral. Bank sentral diharuskan untuk mengikuti kebijakan yang dibuat untuk memajukan ekonomi yang sehat. Jika suatu bank gagal dalam melaksanakan kegiatannya, maka yang dirugikan tidak hanya pemilik bank dan pegawainya saja, namun juga para debitor yang terlibat dalam kegiatan bank tersebut. Untuk mengatasi kegagalan bank tersebut, pada tahun 1930an dibentuk FDIC (Federal Deposit Insurance Corporation), di mana para nasabah akan mendapatkan garansi dari transaksi yang dilakukan apabila bank tersebut mengalami kegagalan. Akhirnya, kegagalan bank pun jarang ditemui lagi.

- Keberadaan jumlah uang di sebagian besar negara biasanya dikontrol terutama oleh pemerintah lewat bank pusat. Tujuan utamanya adalah untuk meregulasi suplai uang dan menyediakan kebijakan iklim moneter yang terbaik bagi seluruh perekonomian. Pusat dari penciptaan kebijakan adalah – biasa disebut dengan – board of governors. Ia menyediakan aturan dan regulasi yang mempengaruhi di segala insttusi deposit. Diciptakan pula federal reserve district bank yang bertanggung jawab dalam memonitori bank komersial di daerah masing-masing.

- Salah satu fungsi bank sentral khususnya di Amerika Serikat adalah meregulasi arus uang di dalam negeri, karena itu, The Fed memiliki The Federal Open Market Committee sebagai komite pelaksana tata regulasi tersebut. Komite ini yang merumuskan kebijakan yang diambil bank sentral, apakah menjual atau membeli obligasi negara sebagai upaya mengatur arus uang. Karena besarnya pengaruh kebijakan yang diambil, komite ini terdiri dari 7 anggota Board of Governors, presiden dari bank sentral di distrik New York, dan 4 dari 11 presiden di distrik lain.

- Bank sentral ini harus bebas dari kepentingan, misalnya di AS, dengan cara: pertama, panjangnya masa tugas pejabat bank yang mengharuskan pejabat bebas dari tekanan politik. Kedua, setiap pejabat baru ditunjuk dalam masa 2 tahunan dan melampaui masa kepresidenan, sehingga The Fed memiliki wewenang sendiri dalam memutuskan. Ketiga, The Fed mampu menghasilkan aset sendiri tanpa bergantung alokasi dari budget pemerintah. Keempat, The Fed terbebas dari pemeriksaan audit dari General Accounting Office. Di Jepang, Inggris, dan Kanada, peran bank sentral juga terbebas dari pengaruh eksekutif dan legislatif di dalamnya. Akan tetapi, di negara-negara seperti Amerika Latin bahkan Indonesia sendiri, kebijakan politis elit seringkali mempengaruhi secara langsung kebijakan yang diambil bank sentral.

- Bagaimanakan Fed megatur suplai uang? Ada tiga cara: pertama melalui reserve requirement, open market operations – jual beli obligasi, dan yang ketiga adalah discount rate and federal fund ratepembayaran bunga pinjaman serta pengaturan jumlah uang yang beredar dengan memainkan tingkat bunga bank sentral terhadap bank umum. Bank umum terkadang mengalami kekurangan uang sehingga harus meminjam ke bank sentral. Untuk membuat jumlah uang bertambah, pemerintah menurunkan tingkat bunga bank sentral, serta sebaliknya menaikkan tingkat bunga demi membuat uang yang beredar berkurang. Peminjaman uang kepada bank sentral sifatnya hanyalah sementara.

- Perubahan nature of money saat ini bergerak menuju kepada penggunaan mata uang yang lebih sedikit. Beberapa negara Amerika mulai mengadopsi mata uang dollar AS, beberapa negara Eropa mulai mengadopsi Euro, dan negara-negara Asia semakin bergerak ke mata uang dominan Yen Jepang dan Yuan milik Cina. Dengan demikian perlahan-lahan dunia akan menciptakan harga yang lebih stabil, dan semakin mereduksi cost transaksi. Namun keburukannya, ia juga mereduksi reliabilitas terhadap beragam pengukuran suplai uang dan juga mengaburkan meaning of money.

Diriview dari:

Sobel, Russell S. 2009. Understandng Economic: Money and Banking System. Mason: South Western Cengage Learning

Keyword:

APA ITU UANG?

ž  Uang sebagai medium of exchange

ž  Uang sebagai store of value

ž  uang sebagai unit of account

BAGAIMANA SUPLAI UANG MEMPENGARUHI VALUE-NYA?

Keberadaan jumlah uang dikontrol terutama oleh pemerintah lewat bank pusat.

BAGAIMANA SUPLAI UANG DIUKUR

ž  Suplai uang M1

  1. Sirkulasi sekarang
  2. Deposit yang tersedia dalam institusi deposit
  3. Traveler’s check

ž  Suplai uang Broader M2

  1. Deposit yang disimpan
  2. Time deposit dalam institusi
  3. Money market mutual fund shares

ž  Kartu Kredit vs Uang à uang yg didapat dari pinjaman

BISNIS PERBANKAN

ž  Sistem perbankan merupakan komponen penting dalam pasar modal.

ž  Kegiatan yang dilakukan : membantu orang- orang yang ingin menyimpan uangnya ataupun membantu orang yang ingin meminjam dana untuk melakukan investasi pada suatu perusahaan.

ž  Sumber utama pendapatan bank berasal dari pinjaman yang mereka lakukan.

ž  Alokasi yang efisien yang dilakukan oleh bank untuk dana investasi merupakan sumber penting dalam pertumbuhan ekonomi.

FRACTINAL RESERVE BANKING

ž  Secara prinsip sistem perbankan saat ini sama dengan sistem goldsmith

ž  US saat ini menggunakan sistem fractional reserve banking à sistem yang memperbolehkan bank untuk menyimpan kurang dari 100% deposit mereka dalam bentuk vault cash dan lainnya à required reserved

BANK RUNS, BANK FAILURES & INSURANSI DEPOSIT

ž  Bank runs à kepanikan nasabah menarik uangnya karena kehilangan kepercayaan à sementara dalam fractional reserve, jumlah uang tidak memadai à Bank Failure

ž   Bank Failure di AS 1920-1930 à federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) 1934 à menjamin deposit nasabah bank sampai batas 100.000 $ per akun à menambah kepercayaan

ž  Bank Failure sekarang jarang terjadi

FEDERAL RESERVE SYSTEM

ž  Structure of the Fed

ž  The Board of Governos

ž  The Federal Reserve District Banks

ž  The Federal Open market Committee

ž  The independence of the Fed

BAGAIMANA FED MENGKONTROL SUPLAI UANG

ž  Mengadakan reserve requirement

ž  Membeli dan menjual U.S Security di Open market

ž  Mengatur suku bunga  à discount rate dan federal funds rate

PERUBAHAN NATURE OF MONEY DI SELURUH DUNIA

ž  Euro à januari 2002, terdapat satu pertukaran mata uang antarnegara (12 negara) Eropa yang disebut Euro à diatur oleh bak sentral European Central Bank (ECB) à ECB juga mengatur kebijakan antar12 negara tersebut à tujuannya untuk mereduksi cost transaksi antarnegara, memciptakan harga yang stabil, dan men-challenge penggunaan dollar dan yen

ž  Pergerakan menuju currencies yang lebih sedikit à sepertinya dollar AS akan menjadi mata uang dominan di Amerika, Euro di Eropa, yen jepang dan yuan cina di Asia

Sobel, Russel S. 2009. Understanding Economic. Mason: South Western Cengage Learning

SISTEM KEUANGAN INTERNASIONAL (2)

-          Pasar uang bekerja dalam menyediakan mekanisme bagi mereka yang hendak meminjam atau mengivestasikan uang secara efisien[2]. Pasar uang bekerja dengan membantu individual maupun institusi untuk meminjam uang yang individual dan institusi lain berkenan meminjamkan[3]. Institusi tersebut dapat berbentuk bank komersial dan bank investasi.

-          Pasar uang bekerja sebagai gabungan peminjam dan pemberi pinjaman dalam pasar keuangan nasional yang berbeda.

-          Pebisnis umumnya tertarik mencermati nilai tukar dalam kurun waktu tertentu karena perubahan nilai tukar mempengaruhi secara langsung transaksi internasional[4].

-          Pasar finansial bergerak secara fenomenal sejak 1980 yang mana ideologi dominan yang berkembang saat itu berasal dari pemikiran Adam Smith tentang “invisible hand”

-          Wallstreet, Nasdaq, dan The City di London menjadi sentralisasi bursa saham dunia yang bergerak sangat dinamis. Angka transaksi uang yang beredar di pasar modal jauh lebih besar ketimbang yang berputar di masyarakat. Padahal, aset finansial hanya klaim di atas kertas atas aset riil dan aset produktif.

-          Pergerakannya yang sangat dinamis dengan ekuitas yang melebihi suplai uang yang beredar di masyarakat mengakibatkan transaksi antara konsumen dan produsen dalam dunia investasi mustahil terkontrol. Baik negara maupun organisasi internasional institusi moneter tidak memiliki kuasa dan wewenang untuk mengendalikan fluktuasi bursa saham → Greenspan (2007): terdapat keterbatasan regulasi karena regulator sering tidak mengetahui sumber krisis dan tidak tahu menahu. Bahkan bank Sentral Amerika, The Fed, tidak mampu menjelaskan apabila terjadi anomali pasar. Upaya mengatasi problema yang melanda sering dilakukan dengan data tidak lengkap, tidak akurat, tidak logis, dan tidak kuat secara hukum[5].

-          Kerja sama regulasi global dibutuhkan sebagai upaya antisipasi dampak negatif lalu lintas pasar global. Di sinilah urgensi peran pemerintah dan otoritas moneter guna memonitor dan mengendalikan pasar finansial global—seperti menetapkan capital control—untuk mendukung kebijakan ekonomi global[6].

Cahyono, Imam. 2008. Misteri Globalisasi Finansial. Kompas. [Online] 02 Januari 2008. [Dikutip: 25 Oktober 2010.] http://www.kompas.com/kompascetak/read.php?cnt=.kompascetak.xml.2008.02.01..

John D. Daniels, Lee H. radebaugh,, and Daniel P. Sullivan. 2007. International Business: environment and Operations. New Jersey : Pearson Prentice Hall, 2007.

 

7. PENANAMAN MODAL ASING LANGSUNG

Apakah FDI itu?

-       FDI (Foreign Direct Investment) atau investasi langsung luar negeri → sebuah perusahaan dari satu negara menanamkan modalnya dalam jangka panjang ke sebuah perusahaan di negara lain → perusahaan yang ada di negara asal (biasa disebut ‘home country’) bisa mengendalikan perusahaan yang ada di negara tujuan investasi (biasa disebut ‘host country’) baik sebagian atau seluruhnya→ Caranya dengan si penanam modal membeli perusahaan di luar negeri yang sudah ada atau menyediakan modal untuk membangun perusahaan baru di sana atau membeli sahamnya sekurangnya 10%.

-       FDI terkait dengan investasi aset-aset produktif, misalnya pembelian atau konstruksi sebuah pabrik, pembelian tanah, peralatan atau bangunan; atau konstruksi peralatan atau bangunan yang baru yang dilakukan oleh perusahaan asing. Penanaman kembali modal (reinvestment) dari pendapatan perusahaan dan penyediaan pinjaman jangka pendek dan panjang antara perusahaan induk dan perusahaan anak atau afiliasinya juga dikategorikan sebagai investasi langsung. Kini mulai muncul corak-corak baru dalam FDI seperti pemberian lisensi atas penggunaan teknologi tinggi.

-       Sebagian besar FDI ini merupakan kepemilikan penuh atau hampir penuh dari sebuah perusahaan. Termasuk juga perusahaan-perusahaan yang dimiliki bersama (joint ventures) dan aliansi strategis dengan perusahaan-perusahaan lokal. Joint ventures yang melibatkan tiga pihak atau lebih biasanya disebut sindikasi (atau ‘syndicates’) dan biasanya dibentuk untuk proyek tertentu seperti konstruksi skala luas atau proyek pekerjaan umum yang melibatkan dan membutuhkan berbagai jenis keahlian dan sumberdaya. Istilah FDI biasanya tidak mencakup investasi asing di bursa saham.

-       FDI memainkan peran penting dalam proses internasionalisasi bisnis. Perubahan yang sangat besar telah terjadi baik dari segi ukuran, cakupan, dan metode FDI dalam dekade terakhir. Perubahan-perubahan ini terjadi karena perkembangan teknologi, pengurangan pembatasan bagi investasi asing dan akuisisi di banyak negara, serta deregulasi dan privatisasi di berbagai industri. Berkembangnya sistem teknologi informasi serta komunikasi global yang makin murah memungkinkan manajemen investasi asing dilakukan dengan jauh lebih mudah.

-       Pengaruh terbesar FDI ini ada di negara-negara berkembang, dimana aliran FDI telah meningkat pesat dari rata-rata di bawah $10 milyar pada tahun 1970an menjadi lebih dari $200 milyar pada tahun 1999. Jumlah FDI di ‘Dunia Ketiga’ kini mencapai hampir seperempat FDI global. Di antara negara-negara lainnya, Cina adalah negara tuan rumah terbesar bagi FDI. Perusahaan-perusahaan multinasional besar dan konglomerat-konglomerat masih menjadi bagian terbesar dari FDI (sumber: UNCTAD). Negara-negara ASEAN dengan penghasilan menengah seperti Malaysia, Thailand, Indonesia, dan Filipina kini tengah menghadapi tantangan utama untuk meningkatkan daya saing dan daya tarik mereka sebagai tuan rumah bagi FDI dalam lingkungan ekonomi yang berubah dengan pesat.

-       Patut dicatat pula bahwa dana Bantuan Pembangunan Luar Negeri atau ODA (Overseas Development Assistance) dulunya adalah sumber utama dana pembangunan di banyak negara berkembang. Namun, pada tahun 2000 total ODA hanya tinggal setengah dari jumlahnya sebelum tahun 1990an. Pembiayaan swasta (privat), melalui FDI, telah menjadi sumber terbesar dari dana ‘pembangunan’. Peningkatan luarbiasa FDI ini adalah akibat dari pertumbuhan pesat perusahaan-perusahaan transnasional dalam ekonomi global. Dari hanya sekitar 7.000 perusahaan multinasional di tahun 1960, angka itu melejit melampaui 63.000 dengan sekitar 690.000 afiliasi atau cabang menjelang akhir tahun 1990an. Lebih dari 75% dari perusahaan-perusahaan ini berasal dari negara maju di Eropa Barat dan Amerika Utara, sementara perusahaan-perusahaan subsider(cabang)nya beroperasi di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Inilah gambaran sektor privat yang diperkirakan menguasai lebih dari duapertiga perdagangan internasional.

-       Pemerintah sangat memberi perhatiaan pada FDI karena aliran investasi masuk dan keluar dari negara mereka bisa mempunyai akibat yang signifikan. Para ekonom menganggap FDI sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi karena memberi kontribusi pada ukuran-ukuran ekonomi nasional seperti Produk Domestik Bruto (PDB/GDP), Gross Fixed Capital Formation (GFCF, total investasi dalam ekonomi negara tuan rumah) dan saldo pembayaran. Mereka juga berpendapat bahwa FDI mendorong pembangunan karena-bagi negara tuan rumah atau perusahaan lokal yang menerima investasi itu-FDI menjadi sumber tumbuhnya teknologi, proses, produk sistem organisasi, dan ketrampilan manajemen yang baru. Lebih lanjut, FDI juga membuka pasar dan jalur pemasaran yang baru bagi perusahaan, fasilitas produksi yang lebih murah dan akses pada teknologi, produk, ketrampilan, dan pendanaan yang baru.

-       Mereka yang menentang mencatat bahwa FDI memberi makna lain pada ungkapan “Berpikir global, bertindak lokal” (‘Think globally, act locally’). Mereka berpendapat bahwa FDI lebih menguntungkan negara asal (negara dari mana investasi itu ditanamkan) daripada negara tuan rumah (negara tujuan dimana investasi itu ditanamkan). Konglomerat-konglomerat multinasional dapat menggunakan kekuasaan mereka yang besar terhadap ekonomi-ekonomi yang lebih kecil dan lebih lemah. Mereka bisa menghabisi kompetisi lokal. FDI bisa membuat sebuah pabrik meningkatkan kapasitas produksi totalnya (seringkali juga dengan biaya yang jauh lebih rendah daripada di negara asalnya); membawa produknya lebih dekat ke pasar-pasar luar negeri; membuka kantor-kantor penjualan lokal di negara tuan rumah; berkelit dari berbagai ‘hambatan dagang’ (trade barriers) dan menghindari tekanan pemerintah luar negeri pada produksi lokal.

-       Lobi melawan FDI bisa dilakukan para pengkampanye dengan membuat perusahaan-perusahaan tersebut tahu risiko finansial atas investasi mereka dalam produksi yang tidak berkelanjutan secara sosial maupun lingkungan. Sejarah konflik atau catatan buruk pelanggaran hak asasi manusia di daerah tertentu negara tuan rumah dimana investasi asing hendak ditujukan membuat perusahaan lebih sulit mendapatkan jaminan atas risiko politik. Perusahaan multinasional seharusnya juga ditekan untuk mengadaptasi standar internasional tertinggi atas hak-hak masyarakat adat, dampak lingkungan, dan syarat-syarat kesehatan dan keselamatan kerja. Inisiatif-inisiatif PBB seperti Global Compact, Equator Principles, dan prinsip-prinsip tatakelola korporasi dari OECD bisa digunakan untuk membuat bank dan agen pembiayaan lain menghentikan pembiayaan investasi yang secara sosial atau lingkungan merusak. Banyak perusahaan lain kini mempunyai panduan tanggung jawab sosial korporasi-nya masing-masing. Aksi langsung di dalam dan di seputar berlangsungnya RUT (Rapat Umum Tahunan) pemegang saham perusahaan-perusahaan internasional juga terbukti menjadi alat yang efektif untuk menghasilkan publisitas.

-       Salah satu kemungkinan mempengaruhi investasi asing adalah dengan mendorong investasi etis atau investasi yang bertanggungjawab secara sosial, yang biasa disebut SRI (Socially Responsible Investment). Walaupun belum menjadi arus utama, pasar SRI telah meningkat secara berarti. Di Inggris, SRI telah mencapai £7,1 milyar. Di AS, skema investasi etis telah mencapai US$153 milyar menjelang tahun 2000, sebuah peningkatan pesat dari US$12 milyar pada tahun 1995. Menurut laporan, sekitar 12% dari investasi total yang dikelola di AS adalah bagian dari skema SRI.

Sumber:
www.going-global.com/articles/understanding_foreign_direct_investment.htm dan

www.jubileedebtcampaign.org.uk/

 


[1] Anonim. Environmental Economic. (unknown: unknown, 2010), p.xx.

[2] John D Daniels, et.al, (2007), International Business: Environment and Operations, Prentice hall, New Jersey, p. 248

[3] Ibid., p. 248

[4] Ibid., p. 269

[5] Ibid., Imam, (2008), Misteri Globalisasi Finansial

[6] Ibid., Imam, (2008), Misteri Globalisasi Finansial

 

UJIAN TENGAH SEMESTER MBP ASIA TENGGARA

UJIAN TENGAH SEMESTER MBP ASIA TENGGARA

DEVANIA ANNESYA

I: Mengapa ASTENG perlu dipelajari?

Fokusnya pada sisi perekonomian, ASTENG strategis, pasar perekonomian yang bagus karena masyarakat ASTENG merupakan pangsa pasar yang besar, tenaga kerja banyak, punya potensi.

II: Imperialisme, kolonialisme, dan nasionalisme

Ada dua metode mempelajari ini:

  1. Metode induktif

Indonesia→ knapa terjadi penjajahan? → kaya SDA, strategis (jalur benioff : selat malaka), lemah militer dan nasionalisme → penjajah masuk (mulanya) untuk berdagang → berpotensi, ingin memiliki → politik adu domba → missal di Malaysia: inggris mengadudomba raja meeka dan belanda di Indonesia (pola yang sama)

  • Satu2nya negara yang tidak terjajah → Thailand krn Thailand dijadikan batas dae jajahan antara Inggris dan Perancis. Alasan lainnya, yaitu adanya keutuhan penduduk yg kuat, mendukung seluruh kebijakan raja. Para penjajah boleh msk Thailand, tapi para penjajah hrs memberikan suatu ilmu untuk Thailand.
  1. Metode deduktif

Berikut ini teori2 yang mendasari penjajahan:

  1. Teori Push and Pull, muncul krn adanya suatu kepentingan dr negara yg punya kekuasaan lebih dan faktor penariknya krn adanya peluang di wilayah koloni, ex: krn potensi SDAà AS di Indonesia melalui Freeport → melahirkan kebijakan di daerah jajahan
  2. Teori Lebensraum: suatu negara membutuhkan ruang gerak, baik dalam aspek ekonomi atau yg lain
  3. Teori Ultranasionalisme: para penjajah merasa superior sehingga menjajah ke wilayah tertentu, ex: Bangsa Israel terhadap Pelestina
  4. Adanya kebutuhan dari para kaum Kapitalisme melalui Marxis: imperialis → kapitalis → kolonialis

Munculnya nasionalisme dan implikasinya:

Nasionalisme muncul 1920-an di eropa → Renaissance: zaman pencerahan setelah terjadinya imperialisme-kolonialisme → membangkitkan → nasionalisme di negara2 terjajah. Ex: Indonesia dengan Budi Utomo dan tiga Serangkai → pasca PD II kepentingan AS memasuki Asteng → ideologi paling berkembang pasca PD a/ komunisme (ada gerakan komunisme di semua negara kan) → karena kolonialisme dan imperialisme menyebabkan kesengsaraan → gerakan perlawanan →kehendak perubahan kesamaan kedudukan

Implikasinya:

(-) negara terjajah akan merasa sangat menderita. Mis: Indonesia atas jajahan Belanda dan Jepang

Konflik terpendam regional (sebab neg penjajah neniliki perbatasan sendiri diantara negara2 penjajah)

(+) timbulnya nasionalisme

Lahirnya konferensi negara2 terjajah, mis: Konf New Delhi (untuk kemerdekaan Burma/ Myanmar) dan KAA

Contoh kasus:

  1. Filipina dijajah Spanyol → muncul gerakan nasionalisme seperti liga Filipina (1982) oleh Jose Rizal dan gerakan Andreas banifacio → 1998 merdeka dari Spanyol lalu dijajah AS→ 1946 merdeka sungguhan
  2. Kamboja dijajah prancis mulai 1863 → nasionalisme muncul dari elite berpendidikan di bawah Sihonouk → merdeka 1953
  3. Indonesia dijajah Portugis, belanda, inggris, jepang, prancis → nasionalisme muncul dari kaum inelektual → budi utomo → merdeka 17 Agustus 1945
  4. Malaysia dijajah Inggris sebagai negara koloni → gerakan nasionalis oleh partai komunis Malaya dan pan Islamic reform →merdeka 1957
  5. Vietnam dijajah prancis → gerakan nasionalis Ho Chi minh → merdeka 2 Juli 1976

Pembagian jajahan di Asteng:

¢  Inggris = Burma, Malaysia, beberapa wil. Borneo (Indon)

¢  Perancis = Indocina (Vietnam, Kamboja, Laos)

¢  Belanda = Hindia Belanda (Indonesia)

¢  AS = Filipina

¢  Portugis = Timor-Timur (Indon)

¢  Jepang = Indonesia

karakteristik negara di kawasan asia tenggara

  • Sebagian besar negara anggotanya adalah negara berkembang
  • Multietnis
  • Politik Demoratis menggejala
  • Kaya bahan mentah
  • Rawan “ Pencaplokan Negara  Maju ”
  • Sebagian besar adalah negara agraris
  • Beberapa merupakan negara penghasil minyak
  • Pernah dijajah
  • Posisi strategis

III. Konflik Perbatasan Asia Tenggara

Pembentukan ASEAN berawal dari 3 dimensi:

  1. internal: msg2 negara ASEAN msh punya mslhà legitimasi. Negara2 tdk bsa memiliki legitimasi dlm melakukan kegiatan negaranya krn adanya pengaruh bangsa asing, sehingga kebijakan negara2 Asteng dpt terpengaruh

Scr politisà penjajah meninggalkan negara Asteng scr serta merta, sehingga tdk menyisahkan administrasi dan birokrasi yg tdk signifikan bg wilayah koloninya→ Masalah legitimasi krn adanya perbedaaan pemikiran dr msg individu dlm menyikapi suatu persoalan tertentu ex: Pemerintahan Thailand yg ditentang oleh masyarakat yg pro Thaksin. Selain itu, adanya anggapan ideologi dr msg negara sbg ideologi yg paling benar (Ideologi komunisme Soviet terhadap Amiir Musso). Negaradi Asteng mengalami pluralisme ideologi. Problem legitimasi terkait dgn persoalan ekonomi krn adanya distribusi yg tdk merata, adanya kelas bourgeoise dan proletar. Selain itu, adanya persoalan internal dr msg2 negara pasca kolonialisme, sehingga memunculkan konflik perbatasan, ex: konflik Spratly yg melibatkan China, Vietnam dan Malaysia,.. Hal ini jg terjadi thd Sipadan-Ligitan..

  1. regionalà adanya persepsi ancaman dari masing-masing negara
  2. internasionalà masalah internal sering melibatkan campur tangan asing dari negara di luar kawasan ASTENG → Persoalan-persoalan yang ada saat ini menjadi tantangan bagi terwujudnya ASEAN Community →Negara-negara di ASEAN masih terlalu individualistis

Faktor umum penyebab konflik transboundary:

  • Perbedaan penggunaan bukti sejarah → missal Spratly oleh Cina, Vietnam, Taiwan, Malaysia, dan filipina
  • Kekayaan sumber daya alam
  • Persengketaan lintas perdagangan
  • Konflik patroli laut
  • Penyelundupan barang ilegal
  • Adanya terror transboundary

IV. Demokratisasi vs Militarisasi

Apakah militerisasi mendukung proses demokrasi?? Atau tidak?? Sementara negara ASTENg masih relatif tidak stabil dalam pemerintahannya???

Burma→intensitas militer sangat tinggiàlegislatif, yudikatif,eksekutif diduduki oleh militer. Indonesiaàera Soeharto

Perpolitikan AsTeng pada umumnya masih diintervensi oleh militer, why?à terkait dengan kestabilan dan keamanan negara. Jika terjadi suatu kekacauan dalam sipil yang tidak bisa diselesaikan dan mengganggu kestabilan negara, maka militer mencoba mengambil alih pemerintahan.

Militer harus selalu mendukung rezim yang sahà fungsi hanya menjaga keamanan negara→ profesionalisme militer klasik (Samuel Huntington)

Militer terlibat dalam perpolitikan→ Ini disebut profesionalisme modern → Militer intervensi perpolitikan karena merasa lebih mampu, lebih bertanggung jawab untuk mengamankan negara (faktor inheren)Victor Albert atau militer intervensi karena merasa lembaga politik tidak mampu menjalankan pemerintahan degan baik

Intervensi militer memiliki beberapa tingkatan: tingkat tinggi, tingkat menengah, tingkat rendah

Tingkat tinggi:, Burma (Junta militer)

Sedang: Thailand, Indonesia (era soeharto)

Rendah: Indonesia (sekarang), Brunei

Kenapa militerisasi terjadi?

-          Permintaan masyarakat → budaya politik

-          Warisan colonial

-          Adanya ketidakstabilan

V. Strategi pembangunan negara asia tenggara

Teori pembagunan ada dua aliran:

  1. Historis → sejarh → negara core mengeksploitasi periperi sehingga dibutuhkan sentralistik → marx
  2. Analitik → melihat pada realitas struktur masyarakat
  1. Pertumbuhan (R.R rostow) → pertumbuhan ekonomi → pembangunan negara: tradisional, lepas landas, kematangan
  2. Pemerataan → missal di malaysia ada New economy policy guna menyejajari etnis cina
  3. Sustainable development: menekankan pada keselarasan pembangunan (setelah  2 di atas terpenuhi)
  4. Etno-development: adanya pembinaan secara cultural

Strategi pembangunan

  1. Vietnam: marxis klasik (1975-1980) → neoliberalis (1980-sekarang) melalui reformasi Doi Moi
  2. Isu Burma/ Myanmar: komunisme, etnis, perbatasan dengan Thailand juga Indochina, perekonomian mati, kondisi rakyat tidak stabil →militerisasi
  3. Malaysia: pemerataan dengan etnis Cina → goal: leader di Asia Tenggara dengan motto Malaysia Trully Asia

VI. Ketenagakerjaan Asia Tenggara

persoalan Tenaga kerja terutama yang berkaitan dengan TKI sebagai penyumbang devisa Negara.

Kondisi TK di asia Tenggara:

  1. Indonesia: ppengangguran tinggi, kualitas SDM rendah, ubah buruh kecil, kurang perhatian dari pemerintah, penganiayaan TKI, standarisasi CBT krg maksimal, implementasi kebjakan krg efektif
  2. Brunei: kurangnya tenaga kerja buruh → impor buruh → isu gender (pemberdayaan yg p sektr2 yg seharusnya diisi pria) →pengangguran krn persaingan buruh impor
  3. Thailand: organisir lemah, kebijakan belum sepenuhnya diimplementasikan, buruh kurang pendidikan, peyelewengan upah, persaingan dengan pekerja asing, parpol kurang berkonsentrasi pada TK, kekerasan fisik
  4. Vietnam: upah rendah
  1. Filipina: Menfokuskan pada pengiriman tenaga kerja → pemerintah memperlakukan TKF seperti diplomat dan pahlawan devisa, Memiliki Philippine Employment Overseas Agency (PEOA) → Filipina telah menerapkan sisitem CBT untuk tenaga kerjanya, Terimplementasi dalam TESDA (Technical Education & Skill Development Authority) → Upah tenaga kerja Filipina tinggi → jumlah tenaga kerja yang bermasalah kurang dari satu persen → Negara pertama yang meratifikasi ILO
  2. Malaysia: bergantug pd impor buruh, perlakuan buruk pada buruh impor
  3. Kamboja: gaji minim, ekspor TK minim krn krisis
  4. Myanmar: terdapat TK paksa pada proyek pemerintah yang didukung rezim militer, buruh dibawah umur, blm ada standar upah minim, aktif ekspor TK, tdk ada perlindungan HAM
  5. Laos: banyak ekspor TK, perlindungan TK krg baik

10.  Singapura: bergantung impor TK, TKW tereksploitasi, kekerasan, gaji rendah

Implikasi ketenagakerjaan:

(+) memajukan negara → devisa & perbaikan standar hidup→ pembangunan

(-) menimbulkan masalah baru → HAM, penganiayaan, upah rendah

Masalah umum TK di Asteng: pendidikan rendah, gaji rendah, TK Ilegal, ekploitasi, pengangguran tinggi

VII. ASEAN Community

Latar Belakang:

(Eksternal): Globalisasi, Perdagangan bebas, Terorisme,  Homogenitas budaya, Isu-isu Transnasional lainnya

Internal: Kesenjangan pertumbuhan ekonomi, Upaya demokratisasi

→ Dibentuk pada saat pertemuan APEC tanggal 18 November 2004

Terdiri dari Tiga Pilar: AEC, ASC, ASCC

ASEAN Economic Community

TUJUAN : Menciptakan pasar bebas ASEAN pada tahun 2015 lewat programnya Asean Free Trade Area → Rencana-rencana pemotongan tarif dan adanya standarisasi produk

ASEAN SECURITY COMMUNITY

Tujuan : Perdamaian dan stabilitas regional lewat implementasi keadilan dan supremasi hukum, menyeleseikan masalah-masalah keamanan Seperti contohnya sindikat narkotika, terorisme, bajak laut dikawasan perairan ASEAN, dll → Implementasinya kerjasama regional

ASEAN SOCIO CULTURAL COMMUNITY

TUJUAN: meningkatkan integrasi ASEAN melalui terciptanya “a caring and sharing community”, yaitu sebuah masyarakat ASEAN yang saling peduli dan berbagi

empat elemen utama:

  1. Pengelolaan dampak-dampak sosial dari integrasi ekonomi.
  2. Membentuk masyarakat yang lebih peduli dan berbagi untuk mengatasi isu-isu kemiskinan, keadilan, dan pengembangan sumber daya manusia.
  3. Meningkatkan perlindungan lingkungan.
  4. Memperkuat dasar-dasar bagi ikatan sosial kawasan.

UJIAN TENGAH SEMESTER geopol: CHRONICLED BY SILABUS

devania ANNESYA

Pengertian geopolitik:

Geopolitics à Rudolf Kjellen in 1899 → Geo (eath), polls (an independent united society), teia (affair) à ilmu penyelenggaraan negara-yang setiap kebijakannya dikaitkan dengan masalah-masalah geografi atau tempat tinggal suatu bangsa

Geostrategy (turunan geopol) →how does state reach its national interest using its geographical conditions

TEORI-TEORI GEOPOLITIK

—  Origins of geopolitics: Scientism & Darwinisn

—  Origins: space, time, struggle →Golden age of geopolitics: second half of the 19th century first part of the 20th century → Hausofer’s death put a shift in the geopolitics history →End of Geopolitik →geopolitics was assimilated to a science to achieve political goals →Geopolitics and strategy = political decisions

—  Scientism: a way to get explanation about facts→ Religion lost its importance, understand humanity →Men is the main center of topics and can dominate everything →Geopolitics  got its roots from scientism → New theories : Positivism, Marxism, Psychoanalysis

—  Social Darwinism: Human  is under the evolution law →Human has to fight to survive, has to conquer territories to settle→Territories became a object of desire (Jerusalem)→ Human gets different with animals because he masters→ Tools (weapons, navy = colonies), Writings, Power

—  Facts:

  1. The first WW offers a new vision of geopolitics
  2. Competition between European Nations and emergence of US and Japan
  3. Colonization
  4. Imperialism
  5. 1920 treaties follow the logic of Darwin
  6. End of empires
  7. Sanction of Germany
  8. The two second world wars illustrates the vision of Darwinism. Cold war : more geopolitical approach than ideological. Ex: Viet-Nam war:hegemonic vision of US against soviet expansionism and Viet-Name.se Nationalism, Alliance between  China and US to counter USSR
  • Pemikir klasik:
  1. Halford J Mackinder: heartland, The  role of techniques, Who rules the Heartland commands the World-Island; Who rules the World-Island commands the World → dlm p napoleon, rusia mengincar KA Siberia
  2. Mahan: Economical and financial approach of conflict, Control of the sea
  3. Spykman: rimland a/ arena kunci, Amerika harus menjaga BOP di old war
  4. Ratzel: lebensraum, negara sbg makhluk hidup, ekspansi Nazi jerman
  5. Karl Haushofer: Lebensraum, Germany-Japan, Fighting maritime power → untuk menghadang maritime Amerika dan Inggris, jerman harus membuat blok intercontinental jerman-russia-jepang→pakta nazi-soviet 1939
  6. Burnham: geopol antikomunisme di CW
  7. Seversky: air power → Russian-born, American aeronautical engineer
  8. Wallerstein: World System Theory (dunia a/ sist sosial; legitimasi, batasan, grup), modern world system 1974, 1980, 1989 → core, periperi, semiper
  9. Cohen: sistem ketergantungan dan nation-state, power bersifat desentralisasi  → maritime, Eurasia, shatterbelt
  • Ciri geopol classic: 1. State constant evolution, 2. Power based masses: teritori, SDA, population, 3. War as a regulation mechanism

GEOPOLITIK, GEOSTRATEGI, DAN TATANAN DUNIA BARU

  1. Uneven  development: adanya perkembangan tiap-tiap negara yang menyebabkan ketidakseimbangan perkembangan sistem politik dunia karena perbedaan sumber daya, geografi, SDM,dll
  2. Rise and fall of the supremacy: terdapat dua kali fase hegemoni, inggris dan amerika. Inggris lebih kepada bagaimana masuk dalam persatuan dagang mereka dan menerima sekuriti, amerika lebih kepada kemajuan industri dan pereknomian
  3. The multipolar world order: munculnya aktor-aktor baru (negara2) yang diluar hegemoni amerika dan rusia  dan negara dengan sekuriti kuat →jerman dan jepang → peran teknologi

EMPIRE, CITIES, NATION-STATES

  1. Empire and geopolitics → an empire is a geographically extensive group of states and peoples (ethnic groups) united and ruled either by a monarch (emperor, empress) or an oligarchy → empire builts according to an appropriation of territories → Territories  reflect the power of an empire BUT can’t predict  its future → Raise, top, decline and collapse→ ex: rome abad 5, ottoman abad 6, british raya abad 5

Ekspansi diikuti dengan bahaya kejatuhan lalu diletakkan “batas”, ex: tembok besar China

Hirarki →emperor, harus respect dalam diversitas empire

  1. States → unique leadership, borders (semetara ada unsure emperor, raja, sub teritori, states, cities, dan juga ekspansi) → bangkit di abad pertengahan dengan unsure border, kedaulatan, leaderhip/ social contract, relations with other states, protection, bentuk kingdom/ republik)

Nation (social+cultural)+state (juridical+political) → bangsa, ancaman, batas, pemeritahan, armies, sekuriti tercapai, state (bangsa mendemand state)

  1. Cities →small but strong, depend on network, on trade, & exchanges → today: Singapore, hong kong → Greece: atena, Sparta

Dilemma: dekomposisi internal, invasi ekternal

MINYAK DAN GAS SEBAGAI PENYEBAB DAN PENGHENTI PERANG

Minyak sebagai penyebab perang → gulf war

Alan H Gelb: rich resource endowment is more a curse than a blessing

Minyak menjadi senjata politik pertama kali terjadi  pada tahun 1973-74 saat perang Arab– Israel→ harga minyak tak terkendali →First Oil Shock → stabilitas dan keamanan kawasan

Different structure between oil and gas:

Oil→ oligopolistic, lebih terkontrol, mel MNC, state…

Gas → no agreement, masih akan dibangun organisasi dari rusia

Hegemoni oil: Arab, Rusia, Venezuela

Minyak sebagai Penyebab Perang

  • Kebutuhan negara akan minyak meningkat seiring meningkatnya industri
  • Keterbatasan persediaan minyak hingga menimbulkan konflik

GEOPOLITIK DAN GEOSTRATEGI DI ERA KEKINIAN

Post CW

1989 → Kennan “containment policy” → prevent nuclear war

1943 → Mackinder “counterbalance heartland power” → “midland ocean”: encompassing the West European peninsula, Britain, the Atlantic Ocean and the eastern portion of North America → reality: 1949 NATO

In 21st century

Geopolitics=history → muncul “globalization” (Thomas Friedman), the microchip (George Gilder) or “geo-economics” (Edward Luttwak) → nation’s power replaced by trade relations, environmental cooperation and global information networks → interdependent → less military & political conflict → but Colin S. Gray observed world politics is still keyed to territorially based and defined state: geography defined the actor and defined the term which they measured security → that’s why meski CW berakhir Saddam Husein tetap menginvasi Iraq untuk akses minyak, perang Rusia melawan separatis Chechen, Serbia yg ingin menguasau eksYugos, North Korea development missile, China mengintimidasi Taiwan, konflik Israel-Palestin dan nuklir India-Pakistan atas Khasmir.

Geopolitics perspective in new century? Masih seputar teori klasik spykman-Mackider→hertland, Rimland, Eurasia → AS masih berusaha menjalin kerjasama dengan negara rimland (NATO, Israel, arab, mesir, jepang, nort korea, Aussie, dll), mengatur posisi military power, sea, and air power di dae tsb.

GEOSTRATEGI RUSIA DI EX YUGOS DAN CIS

Pokoke Rusia mah sibuk sama kecurigaan negara2 sekitar dia yg ikut NATO dan rencana defense misile NATO di Eropa Timur, lalu Minyak, lalu konflik etnis diantara mereka (Kosovo). Begitu deh…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 151 other followers