REVIEW FOR MID TERM EXAM: KEY POINTS


Perbandingan politik luar negeri (Foreign Policy—FP)

“CARA BELAJAR, ADA BEBERAPA KEY POINTS YANG MESTI DIHAPAL (METODE RENI) DAN DIPELAJARI, DIPAHAMI (METODE DEVA)”

  1. Definisi PLN dan ruang lingkupnya (the Nature of Foreign Policy)
    1. Jack Plano, FP menghadirkan dan mencerminkan kepentingan nasional
      1. i.      KEY POINTS: FP dan kepentingan nasional
  2. Henry Kissinger, FP dimulai ketika kepentingan domestik berakhir
    1. i.      KEY POINTS: FP dan domestik politik
  3. Raymond Hopkins, FP merupakan “arising influence of international system cross into domestic arena”
    1. i.      KEY POINT: FP berwujud INFLUENCE (pengaruh)

Wujud FP adalah pengaruh. Pengaruh sistem internasional kepada arena domestik dan sebaliknya, yang ditransformasikan ke dalam perilaku internasional

  1. Rosenau, FP merupakan

KEY POINTS

  1. i.      “Bridging discipline” yang menghubungkan semua negara satu sama lain dalam ruang lingkup sistem internasional yang lebih luas
  2. ii.      FP merupakan specific actions by government / staff
  3. iii.      FP merupakan aksi otoritatif pemerintah
  4. K.J. Holsti
    1. i.      FP: “perencanaan ide dan gagasan untuk solusi” permasalahan antarnegara, kebijakan, politik dan perilaku negara

Menganalisa FP menggunakan definisi yang digunakan oleh

  1. Modelski:
    1. FP adalah sistem (kesatuan) aktivitas yang muncul oleh komunitas “negara2” dengan tujuan mengubah perilaku negara lain dan penyesuaian aktivitas mereka ke dalam sistem internasional
    2. Key poin
      1. i.      Input & output
      2. ii.      Capability (power)
      3. iii.      Context of FP
      4. iv.      Prinsip khusus FP sebagai panduan (guidance)
      5. v.      Konsep dasar FP
      6. Rosenau
        1. Specific action
        2. Aksi otoritatif pemerintah
        3. Bridging disiplin
        4. Key Point
          1. i.      Cluster (group) orientations
          2. ii.      Set of plans and commitments actions
          3. iii.      Foreign policy sebagai bagian dari “PERILAKU”

Orientasi yang dilengkapi dengan perencanaan dan komitmen, mempengaruhi PERILAKU NEGARA

  1. Holsti:
    1. seperangkat ide terencana untuk solusi berkaitan permasalahan internasional
      1. i.      Orientasi FP
      2. ii.      Peranan nasional
      3. iii.      Objectives
      4. iv.      Actions

Tradisi FP

Menurut Hudson

Kerangka tradisi FP dibedakan menjadi dua

  1. unit analysis : apa yang dijelaskan
  2. unit of explanation : apa yang menjadi sumber penjelasan

dari keduany, Hudson, membuat klasifikasi perkembangan Studi FP, menegaskan letak FPA (Foreign policy analisis itu dimana)

klasifikasi yang dibuat

  1. Groups Decision Making (unit analisis)
    1. Dinamika group kecil (sebagai unit eksplanasi)
      1. i.      Terdiri dari kelompok orang yang punya kedudukan tinggi—highest position in Government, sifat kelompok temporer (sementara), sewaktu-waktu dibutuhkan sewaktu-waktu tidak (inilah arti dari istilah “dinamika”)
      2. Comparative Foreign Policy—(unit analisis)
        1. i.      Events data (unit eksplanasi)
          1. FP dipelajari dengan metodologi yang sistematis, guna menjelaskan fenomena politik, khususnya berhubungan dengan FP.
            1. Membuat generalisasi empiris fenomena politik luar negeri
            2. ii.      Penjelasan terintegrasi (integrasi=menyatu)—unit eksplanasi
            3. Psychological & Societal Milieu (unit analisis)
              1. i.      Individual Characteristic—mempertimbangkan faktor intern individu itu sendiri (unit eksplanasi)
              2. ii.      National & Societal characteristic—mempertimbangkan faktor eksternal yang mempengaruhi gagasan individu tersebut
              3. Klasifikasi oleh Walter Carlsnaes
                1. Innenpolitik (INTERN)
                  1. i.      Policy—kebijakan, sebagai variabel utama dalam FPA
                  2. ii.      Kebijakan=didominasi faktor internal oleh studi terhadap kepentingan nasional, utamanya DOMESTIK
                  3. CFP=Comparative Foreign Policy, perbandingan politik luar negeri (EKSTERN)
                    1. i.      Policy—menitikberatkan pada studi behavioral, studi behavioral menggunakan generalisasi empiris
                    2. ii.      Mempertimbangkan faktor eksternal
                  4. FPA
                    1. i.      Fokus pada FPA
                    2. ii.      FPA yang menggabungkan INTERN dan EKSTERN

INDIVIDUAL DECISION MAKING

Kegley

  1. Mengungkapkan bahwa kepemimpinan menjadi faktor dominan utama yang vital
  2. Tingkat pengaruh pemimpin terhadap pengambilan keputusan FP
    1. Otoritas dan legitimasi
    2. Cermin diri (self image) baik di mata internasional maupun domestik
    3. Jumlah informasi yang tersedia
    4. Posisi pemimpin di kancah politik
    5. Situasi krisis nasional

Rosati

  1. Belief & images
  2. Kemampuan berpikir rasional
  3. Keterbukaan (open minded) & ketertutupan (close-minded)
  4. Psikologi politik

Hudson

  1. Intern
    1. Minat thp FP
    2. Kapabilitas—kemampuan
    3. Style kepemimpinan
    4. Keahlian dalam FP
    5. Ekstern
      1. Situasi krisis
      2. Situasi tidakt terduga
      3. Tipe rezim yang sedang berkuasa
      4. Interaksi group yang ikut ambil bagian mempengaruhi keputusan

About JurnalPhobia

Graduate of International Relations of Airlangga University currently master candidate in Gadjah Mada University

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s